KPKL Turun Tanam Mangrov

0
407
Foto relawan KPKL tanam bibit mangrov

 

Aksi tanam bibit mangrov di lakukan oleh LANAL Tegal gabungan dengan Komunitas peduli lingkungan dan pelajar di Desa Meduri Kecamatan Tirto Kab. Pekalongan

Kab. Pekalongan– Pemberdayaan lingkungan dan penanggulangan abrasi di daerah muara pesisir Meduri Kecamatan Tirto. Kamis (25/11) Lanal Tegal beserta komunitas relawan KPKL,FRPB, Tagana,Perhutani dan Rexal Adventure Wonokerto serta pelajar, serentak melakukan penanaman ribuan bibit Mangrov.

Desa Meduri Kecamatan Tirto, lokasi yang menjadi target adalah merupakan wilayah tepi laut yang sering menjadi langganan Rob. Daerah yang menjadi prioritas utama yang semestinya diperhatikan oleh Pemkab, dimana daerah tersebut masih banyak terdapat tambak tambak petani ikan dan udang dan cukup luas area yang berada tak jauh dari pemukiman warga.

Hadir dan membuka pelaksanaan penanaman bibit mangrov Bupati Amat Antono, wilayah Meduri perlu diperhatikan dan benar benar terjaga dari kondisi yang ada. Upaya menjaga kelestarian lingkungan dan penanggulangan rob juga ancaman abrasi adalah menjadi tanggung jawab kita semua.

Terutama masyarakat setempat agar senantiasa sadar dalam memperhatikan menjaga lingkungan secara kebersamaan (Gotong Royong )
Tidak hanya terbatas pada wilayah Meduri, melainkan wilayah wilayah lain di pemukiman pesisir utara kabupaten Pekalongan menjadi prioritas yang harus di perhatikan, papar Antono.

Dalam kesempatan itu hadir pula Kapolres Pekalongan turut berpartisipasi melakukan penanaman bibit Mangrov. Sementara Komunitas Peduli Kali Loji ( KPKL ) yang merupakan komunitas relawan lingkungan juga kemitraan serentak menerjunkan relawannya berbaur dengan ratusan relawan relawan lain peduli lingkungan.

Ketua KPKL, Titik Nuraini mengatakan bahwa keberadaan Komunitas Peduli Kali Loji ( KPKL ) adalah merupakan wadah independen yang berorientasi pada kegiatan sosial, kepedulian terhadap sumber daya lingkungan.

Yang semata mata sebagai pemerhati dan penggerak untuk bersama sama melakukan tanggung jawab kebersihan lingkungan, terutama pemberdayaan fungsi sebuah sungai. Yang juga merupakan sentra kebutuhan hidup masyarakat di berbagai bidang .

Untuk itu KPKL menempatkan eksistensinya tak lain adalah mitra pengusaha industri pabrik dan secara luas masyarakat.
Termasuk gerakan sosial lain seperti penanaman bibit mangrov ini juga merupakan bagian dari bentuk eksistensi KPKL , papar titik Nuraini (*)

loading...