Kota Pekalongan- Budaya yang penting dalam pengkajian adalah kesinambungan dalam menjaga ekosistem menata alam dan menjaga lingkungan agar tetap terkondisi bersih dan sehat. Dan peran ini tak lepas dari masyarakat secara luas turut bertanggung jawab terhadap alam dan lingkungan sebagai penopang kelangsungan hidup bersih dan sehat.

Komunitas Peduli Kali Loji menempatkan sebagai komunitas relawan akan kepedulian terhadap alam dan lingkungan, menyikapi dampak terhadap kelestarian terutama kondisi sungai sungai di wilayah Kota Pekalongan. Kali Loji merupakan preoritas yang perlu disikapi secara serius dengan dampak sampah ,limbah kini sangat mengancam pencemaran kondisi kali loji.

Menyongsong Festival Kali Loji 2016, Jumat pagi  (25/11) KPKL juga menggelar Lomba aksi bersih sungai, pada minggu ke dua ini aksi bersih sungai berlanjut cukup banyak mendapat respon dari masyarakat untuk ikut terjun dalam aksi bersih.

Sebanyak 27 Kelurahan se Kota Pekalongan, Komunitas pemuda peduli lingkungan, Karang Taruna, Mahasiswa hingga Napi binaan Lembaga Permasyarakatan Kota Pekalongan pun tak lepas diterjunkan. Disisi lain untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi, panitia juga menerjunkan relawan PMI Kota Pekalongan.

Dengan kesemangatan mengembalikan sungai loji bersih, kurang lebih 500 peserta berlomba menciptakan keindahan dengan membuat taman taman di bantaran sepanjang sungai loji yang langsung mendapatkan penilaian dari juri lomba aksi bersih sungai.

Sebagai sarana kelancaran kegiatan tersebut panitia juga menyediakan sebanyak 5 perahu untuk menempatkan peserta antar jemput dan pengangkutan sampah sampah. Demikian di paparkan oleh ketua koordinatur aksi bersih sungai Dicko Handono.

loading...