Kondisi Pasar Arga Makmur Makin Hari Kian Semrawut

0
259
Pasar Arga Makmur

Bengkulu Utara,(GC) – Kondisi Pasar dan terminal Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara makin hari kian semrawut. Semua akses menuju dalam pasar, baik jalan atau gangnya, semakin sempit dengan keberadaan pedagang yang jualannya berjubel melewati batas.Sempitnya akses jalan di pasar dan terminal arga makmur ini, membuktikan lemahnya perhatian dari pihak pemerintah daerah Setempat. Kemudian sejumlah fasilitas umum (fasum) di lokasi pasar dan terminal seperti dibiarkan dikuasai oleh pedagang. Bahkan trotoar yang digunakan untuk pembeli, ternyata hanya dijadikan tempat alas lapak berjualan.

Berdasarkan pantauan Garudacitizen.Com, Semrawutnya kondisi pasar dan terminal Arga Makmur saat ini juga akibat dari banyaknya sampah yang berserakan dan tidak tertatanya tempat para pedagang dan tempat parkir kendaraan. Begitu pula dengan bangunan yang ada diterminal arga makmur terlihat sudah banyak yang rusak dan sudah selayaknya untuk dilakukan renovasi.Keluhan kondisi ini sudah kerap disuarakan masyarakat kecamatan kota arga makmur yang rutinitasnya mengunjungi pasar. Namun, pembenahan dari pihak pemerintah daerah setempat tak kunjung direalisasikan.

Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang pedagang, Tammar (50), Minggu (18/3/2018)  di lokasi pasar dengan wartawan media ini mengatakan, dalam 2 tahun terakhir ini, kondisi pasar dan terminal arga makmur bukannya bertambah indah dan rapi, tetapi malah semakin amburadul. Padahal, sebagai pedagang yang berjualan di lokasi pasar, dirinya (Tammar,Red) setiap bulanya hampir Rp.500 ribu lebih mengeluarkan biaya untuk pembayaran sewa lapak dan retribusi pasar.

“Kondisi pasar dan terminal kita ini Sudah belasan tahun belum ada perubahan, bahkan dalam 2 tahun terakhir ini, bukanya bertambah bagus dan tertata rapi, malah lebih semrawut lagi dari kondisi tahun-tahun sebelumnya,” jelas Tammar.

Lebih Jauh Tammar juga mengatakan, seharusnya pihak pemerintah daerah setempat lebih memperhatikan pasar dan terminal yang berada di Arga Makmur. Selain yang katanya menjadi daerah pusat kota kabupaten Bengkulu Utara,  Kecamatan Arga Makmur juga katanya tempat tujuan utama para pejabat dari tingkat pusat yang ingin berkunjung dengan kepala daerah.

Sehingga dengan kondisi pasar dan terminal Arga Makmur yang demikian, Sudah seharusnya ada upaya dari pemerintah daerah kabupaten Bengkulu Utara melalui instansi terkait untuk melakukan penataan ulang.

“Katanya Arga Makmur ini pusat kota kabupaten Bengkulu Utara, tapi nyatanya saya lihat kondisi pasar dan terminalnya kalah dengan kondisi pasar dan terminal yang berada di kecamatan. Coba lihat, mau masuk pasar aja sempit, mana di luar bau sampah lagi. Semoga hal ini segera dicarikan solusinya oleh pihak pemerintah setempat,” kata Tammar.(Ben)