Ketua Panwascam Arga Makmur Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

1
1095

Bengkulu Utara,(GC) – Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) kota Arga Makmur Berinisial IWN yang saat ini juga selaku PNS yang bekerja di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Bengkulu Utara akan dilaporkan oleh salah seorang kuasa hukum kepada pihak Kepolisian, terkait diduga telah melakukan pelecehan seksual kepada salah seorang stafnya berinisial LZA (22) warga desa Dam Kuro Tidur Kecamatan Arga Makmur.

Informasi yang dihimpun dari salah seorang kuasa hukum, Julisti Anuar,SH dengan media ini, Senin (6/8/2018) melalui Via Handponenya (HP) mengatakan, awalnya kejadian, IWN yang selaku pimpinannya ini selalu mengajak LZA ketemuan di salah satu tempat yang sepi. Ajakan tersebut terus dikirim melaui SMS maupun WA nya LZA. Bahkan, mengancam ketika LZA tidak ingin menuruti kehendaknya.

Karena di ancam, sehingga permintaan untuk ketemuan masih dituruti oleh LZA, tetapi kalau di ajak untuk berhubungan badan LZA tidak mau, bahkan sempat lari dari lokasi ketemuan ketika IWN mulai keras memaksa,”terang Listi.

Karena selalu ditolak, dan nafsu birahi yang tidak tertahan lagi, bahkan sempat meneteskan air liur ketika melihat tubuh LZA, sehingga menurut keterangan kuasa hukum, tepat pada tanggal 25 Juni 2018 sekitar pukul 16:30 WIB lalu, IWN pada waktu itu disalah satu ruangan tempat kerjanya ( Sekretariat Panwascam, Red ) Akhirnya diduga sempat beberapa kali melancarkan perbuatannya, dengan melakukan pelecehan seksual terhadap LZA selaku stafnya tersebut.

“Kalau kita telusuri dari keterangan LZA, perkara dugaan melakukan pelecehan seksual ini tampaknya memang sudah direncanakan oleh IWN, sebab selain diancam, pada waktu kejadian itu yang lain sudah pada pulang, namun LZA belum disuruh oleh IWN selaku pimpinannya untuk pulang, dengan alasan karena ada yang sangat penting yang harus diselesaikan,” jelas Listi.

Atas kejadian ini, menurut kuasa hukum LZA, dalam waktu dekat dirinya bersama LZA akan segera melaporakan dengan pihak kepolisian Polres Bengkulu Utara. Agar perbuatan IWN yang diduga telah melakukan pelecehan seksual itu dikenakan sanksi pidana sesuai aturan yang sudah ditentukan.

“Besok selasa (7/8/2018) kami akan melaporkan hal ini Ke Polres Bengkulu Utara, karena saat ini kami masih mengumpulkan bukti-bukti yang ada,” tutup Listi.

BPKAD
Benner PUPR Bengkulu Utara copy
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here