Hari Pertama KCC, Persaingan Ketat di Nomor Kids Putra dan Kids Putri

0
665
Kualifikasi Kids Putra Putri KCC 2019
Atlit cilik asal Mukomuko melakukan pemanjatan di babak kualifikasi Kids Putra

Semua Tim Masih Berpeluang

Rejang Lebong, GC – Keseruan mewarnai babak kualifikasi lomba boulder Keano Climbing Competition 2019 (jumat,23/08). Dari belasan tim yang ambil bagian di empat nomor yang dipertandingkan tidak terlihat dominasi mencolok dari masing-masing tim. Semua tim masih berpeluang merebut podium tertinggi di final.

Atlit cilik asal Mukomuko melakukan pemanjatan di babak kualifikasi Kids Putra

Pantauan Garuda Citizen dilokasi Keano Climbing Competition. Dalam babak kualifikasi memperebutkan tiket final di masing-masing nomor persaingan ketat terlihat, puluhan atlit berjibaku menjaga enam posisi teratas untuk melenggang di final, sorak sorai pendukung juga menambah kemeriahan.

Di nomor Kids Putra, Bagaskara A Kamulian utusan dari SDN 71 Rejang Lebong mengunci posisi teratas. Ditempel ketat Agung Kaysan dari FPTI Musirawas dan Galang Piohiawata utusan Spiderwall Palembang di posisi ranking dua bersama karena memili poin sama.

Dibelakangnya Lutfi Ahmad rekan satu tim dari Spiderwall menyusul, Arya Putra Nusantara dan Kamal Ilfian Hermawan dari Mahira Climbing Bengkulu mengintai di posisi 5 dan 6.

Sementara itu untuk nomor Kids Putri Ranu Artha Annapurna dari Mahira Climbing Bengkulu mantap di peringkat pertama. Disusul Candy Meyliana utusan FPTI Musirawas di posisi kedua. Legiun Utara 06 Climbing Rejang Lebong menempatkan dua wakilnya yaitu Aufa Agya Alicia P serta Raya Vanda Hookeriana di posisi tiga dan empat. Dibayangi dua wakil FPTI Musirawas di peringkat lima dan enam atasnama Hartati Ningsih dan Alea Dika Sifa.

“Power mereka seakan tidak habis-habis” Affan Setiawan

Atlit Putri utusan Legiun Utara di Babak Kualifikasi Kids Putri

Semangat pantang menyerah menyelesaikan problem boulder di nomor kids menjadi warna tersendiri digelaran KCC 2019 ini.

Perjuangan atlit-atlit usia dini menuntaskan kesulitan jalur yang dibuat selama waktu pemanjatan lima menit.

Kondisi ini terlihat dengan banyaknya percobaan yang dilakukan, yang tentu saja sangat menguras energi.

“Perbedaan dari atlit usia dini dan kelas umur di atasnya adalah bagaimana daya juang mereka dalam bertanding. Power mereka seakan tidak habis-habis, itu memang sudah menjadi karakter anak-anak seusia mereka”. Terang Ketua Harian FPTI Provinsi Bengkulu sekaligus Technical Delegate, Affan Setiawan yang hadir dan menyaksikan langsung babak kualifikasi.

ke duabelas finalis nomor Kids Putra dan Kids Putri akan kembali bertarung di kuarter final. Yang rencananya akan dilaksanakan Sabtu 24 Agustus 2018 dimulai pukul 15.00 WIB sampai dengan selesai.(C009)