kapal perikanan

Disaat membahas kapal laut, terdapat banyak bentuk serta macam kapal. Dari kapal pesiar sampai kapal barang, berbeda beda kapal ini memiliki fungsi fungsi yang berbeda pula. Salah satu kapal yang juga sering dapat ditemui di lautan dan sering beroperasi adalah kapal perikanan. Kapal perikanan merupakan kapal yang digunakan untuk melakukan penangkapan ikan. Selain menjadi kapal untuk menangkap ikan, kapal perikanan juga mendukung operasi penangkapan ikan. Selain kedua tujuan ini, ada tujuan lain dari kapal perikanan. Diantaranya adalah pembudidayaan ikan. Selain itu, pengangkutan, pengolahan dan penelitian ataupun eksplorasi perikanan juga menjadi tujuan yang dapat ditunjang dengan adanya kapal perikanan.

Kategori kapal perikanan

Ada banyak kategori dari kapal perikanan. Di Indonesia khususnya, kapal perikanan dapat dibagi menjadi lima kategori. Yang pertama ialah kapal penangkap ikan yang secara khusus digunakan untuk menangkap ikan. Hal itu juga mencakup menampung, menyimpan, mendinginkan serta mengawetkan ikan. Kedua adalah kapal perikanan yang digunakan khusus untuk mengangkut ikan. Kapal ini digunakan khusus untuk mengangkut ikan yang telah ditangkap.

Sama seperti kapal penangkap ikan, di kapal pengangkut ikan juga berusaha untuk menampung, menyimpan, mendinginkan dan mengawetkan ikan. Ketiga adalah kapal latih perikanan. Kapal ini digunakan secara khusus untuk praktek kelautan. Hal ini mencakup navigasi, penangkapan ikan dan penanganan hasil ikan tangkapan. Keemat adalah kapal penelitian. Kapal ini khusus digunakan untuk melakukan eksplorasi perikanan. Disini, dilakukan kegiatan penelitian terhadap raga mikan serta ketersediaan sumber daya ikan. Selain itu, penelitian terhadap oceanografi juga dilakukan melalui kapal ini. Yang terakhir adalah kapal pendukung operasi penangkapan ikan. Kapal ini digunakan untuk membantu menangkap ikan.

Karena ini, terdapat pula banyak jenis jenis kapal penangkap ikan. Berbeda beda jenis kapal penangkap ikan akan berbeda dalam situasi digunakannya. Jenis kapal penangkap ikan pertama adalah kapal pukat cincin. Kapal ini merupakan jenis kapal yang paling efektif untuk menangkap sekumpulan ikan yang berada dekat di permukaan air.

Sebagai sarana pengamatan ikan, terdapat tempat jala di tiang utama kapal tersebut. Pada kapal pukat cincin berukuran besar terdapat fasilitas bangunan pengamatan serta helipad. Pada umumnya, kapal pukat cincin menggunakan tenaga manusia sebagai penggerak. Ini biasanya di penuhi oleh awak kapal yang berjumlah 20-35 orang. Kapal pukat cincin memiliki kapasitas muatan 30-600 tonase kotor atau gross tonnage.

Kapal Trawler

Jenis kapal perikanan lainnya ialah kapal pukat hela. Kapal ini memiliki nama lain yaitu trawler. Kapal ini didesain sedemikian rupa untuk menarik pukat hela di belakang kapal. Pada umumnya, kapal jenis pukat hela ini memiliki geladak kerja di buritan. Geledak kerja ini digunakan untuk mengoperasikan kapal puket hela samping (side trawl). Kapal pukat hela belakang (stern trawl) beserta kapal pukat hela samping dapat digunakan untuk mengoperasikan trawl dasar, pertengahan dan permukaan. Ikan yang ditangkap ada yang langsung ditangai di atas deck dan untuk kapal pukat hela yang berukuran besar di lakukan di bawah deck. Kapal jenis ini mampu memuat hingga 200 Ton. Kapal ini dilengkapi pula dengan slip way dan roller di buritan.

Selain itu, terdapat juga kapal ikan jenis kapal jarring angkat. Kapal ini didesain dan dilengkapi peralatan yang bertujuan untuk menggunakan jaring berukuran besar. Peralatan ini ditata di geledak untuk menarik-turunkan jaring di lambung kanan dan lambung kiri kapal secara bergantian. Kapal ini juga dilengkapi dengan lampu-lampu penarik perhatian ikan. Lampu ini juga dikenal sebagai underwater fishing lamp.

Alat alat dalam kapal perikanan

Kapal kapal perikanan ini juga dilengkapi dengan perlengkapan kapal yang membantu dalam penangkapan ikan. Alat alat ini juga dikenal sebagai Alat Bantu Penangkapan Ikan atau ABPI. Ada banyak jenis dari alat bantu penangkapan ikan. Diantaranya adalah rumpon. Rumpon merupakan alat bantu untuk mengumpulkan ikan dengan menggunakan berbagai bentuk dan jenis pemikat atau atraktor. Pemikat atau atraktor ini kemudia digunakan pada benda padat.

Nantinya, ini akan memikat ikan agar berkumpul. Alat ini terdiri dari rumpon hanyut dan rumpon menetap. Rumpon hanyut merupakan rumpon yang ditempatkan tidak menetap. Rumpon ini juga tidak dilengkapi dengan jangkar dan hanyut mengikuti arah arus. Di sisi lain, rumpon menetap merupakan rumpon yang ditempatkan secara menetap dengan menggunakan jangkar atau pemberat. Rumpon ini terdiri pula dari rumpon permukaan dan rumpon dasar.

GPS

Selain rumpon, terdapat juga GPS atau Global Positioning System. Alat navigasi ini juga merupakan alat yang sangat membantu dalam penangkapan ikan. GPS atau Global Positioning System ini menggunakan 24 satelit. Satelit ini kemudian mengirimkan sinyal gelombang mikro ke Bumi. Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan. GPS ini nantinya membantu kapal perikanan untuk menentukan posisi, kecepatan, arah dan waktu.

Setelah GPS, terdapat alat lainnya yaitu sonar. Sonar merupakan singkatan dari Bahasa Inggris yakni sound navigation and ranging. Hal ini merupakan penjarak dan navigasi suara. Sonar menggunakan penjalaran suara dalam air untuk navigasi atau mendeteksi kapal yang berada di perairan. Sonar digunakan oleh kapal perikanan untuk menentukan lokasi obyek dibawah laut – termasuk kumpulan ikan. Hal ini nantinya akan mempermudah nelayan untuk menentukan keberadaan ikan serta menangkapnya.

Yang terakhir dan yang paling lazim ditemui pada kapal perikanan adalah jaring lingkar. Jaring lingkar juga dikenal dengan sebutan surrounding nets. Jaring lingkar merupakan alat penangkapan ikan yang mempunyai prinsip penangkapan dengan cara melingkari gerombolan ikan. Gerombolan ini nantinya di jaring kemudian akan terperangkap dalam jaring lingkar tersebut. Pada umumnya, alat ini berbentuk empat persegi panjang. Alat ini kemudia dilewatkan melalui cincin yang diikatkan pada bagian bawah jaring. Dengan menarik tali kerucut bagian bawah ini, jaring dapat dikuncupkan. Jaring lingkar tersebut kemudian akan berbentuk seperti sebuah “mangkuk”.