Kampung Sembawan Krapyak Kidul Gg.8 Upaya kembali menghidupkan sejarah dan melahirkan karya dalam dunia Inovasi. Kampung Sembawan akan membrending sebagai kampung “DESTINASI” merupakan sentra karya agung Batik Pekalongan.

Kota Pekalongan- kembali canangkan kampung batik baru,  pencanangang kampung batik kali ini dipilih adalah Kampung Sumbawan  Krapyak Kidul Gang 8,Kecamatan Kota Pekalongan Utara. Pencanangan ditandai dengan pengecetan warna perdana oleh Plt Walikota Pekalongan H. M Saelany Machfudz, SE pada minggu (8/10) kemarin. Kini Kampung  Sumbawan dinamai “Kampung Batik Warna-warni” dengan bersekretariatkan di Balai Kalungguh, Krapyak Kidul Gang 8 no. 20 Kota Pekalongan.

M Eko Priyono selaku penggagas terbentuknya kampung batik warna-warni tersebut mengatakan, kedepan kampung batik warna-warni  akan dikemas dengan konsep asri. Yang akan memberikan nuansa kenyamanan, ramah dan bersahabat. Konsep penantaan kampung nantinya akan ditata taman hijau di sepanjang sisi kanan kiri jalan. Dan sebagai pintu masuk Gg sembawan juga akan di bangun gapuro “megah” untuk menyambut para pengunjung kampung batik warna warni, dimana para pengunjung juga akan disuguhkan dengan nuansa mural-mural batik.

Kelurahan Krapyak Kidul merupakan salah satu daerah yang masih kental dengan tradisi syawalan. Sehingga dengan dicanangkannya kampung batik ini diharapkan ada nuansa berbeda pada syawalan ke depan.

“kampung Sembawan krapyak akan menjadi kampung destinasi tahunan dimana setiap tahun ada perayaan syawalan yang dikunjungi dari dari berbagai elemen masyarakat, baik  dari kota Pekalongan sendiri maupun daerah lain.  Dengan dicanangkannya kampung batik  diharapkan bisa memberikan nuansa baru dan menarik bagi pengunjung,” papar Eko

Plt Walikota Pekalongan H.M Saelany Machfudz mengatakan bahwa Kota Pekalongan merupakan kota kretaif dunia. Sehingga predikat tersebut harus tetap dipertahankan untuk itu perlu menggali  potensi-potensi kreatif warga Kota Pekalongan. Guna melestarikan nilai budaya yang diwariskan oleh para pendahulu.

Saelani menegaskan “Warga Kota Pekalongan harus terus meningkatkan kretaifitasnya, seperti kampung batik ini pun nantinya jangan hanya menyuguhkan mural-mural batik saja, akan tetapi harus ada unggulan-unggulan yang disajikan. Seperti koleksi batiknya, bahkan kuliner-kulinernya juga, sehingga kana menjadi daya tarik tersendiri, tegas saelani .( HL)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here