Kali Loji Pekalongan Dan Masalahnya

Masih Menjadi Persoalan Utama Penyelamatan Dari Limbah

1
1750
Kali Loji Pekalongan Dan Masalahnya Masih Menjadi Persoalan Utama Penyelamatan Dari Limbah
Komunitas Peduli Kali Loji (KPKL) serentak kembali turun sungai bersama komunitas relawan dari Pecinta Alam, FRPB, Mahasiswa, Lanal Tegal dan Brimob Kalibanger, Sabtu 24/10 melakukan aksi bersih Kali Loji.

Kali Loji Pekalongan – Pada desir angin meliuk keindahan pohon-pohon bambu, kicau burung-burung kecil dan nyayian anak anak kali. Suara perempuan dengan kain tunjung asik mencuci dan bermandi. Air bening kehijauan mengkilau, segerombolan ikan berpesta berebut makanan pada lumut lumut yang menghias indah. Itulah sekilah gambaran Kali Loji yang melintasi jantung kota Pekalongan.

Lain dulu, lain pula sekarang. Kali loji Pekalongan kini hanya meninggalkan kenangan dengan nasib suram, terendam limbah dan warna hitam dipermukaan. Mengalirpun seolah lelah terhadang sampah melimpah.

Persoalan limbah Kali Loji Pekalongan ini, menuntut keseriusan pemerintah didalam menegakan PERDA terhadap industri dan masyarakat tepi sungai yang disinyalir banyak membuang limbah sebagai sumber utama penyebab pencemaran.

Dalam hal ini, sangsi harus diberlakukan. Demikian banyak di lontarkan oleh para aktivis sukarelawan Kali Loji atau masyarakat kota Pekalongan yang peduli lingkungan.

Semua itu kembali pada kata perlu “mengkaji lebih” persoalan limbah yang mengakibatkan pencemaran Kali Loji sangat dibutuhkan kesadaran masyarakat.

Dimana, lagi-lagi masyarakat yang terkena dampaknya, sementara para pengusaha, pabrik-pabrik yang banyak memproduksi pembuangan limbah pemerintah sendiri lemah dalam menerapkan tindakan tegas.

“Lalu samapai kapan semua itu akan terbiarkan..?” ungkap salah satu aktifis.

Menyikapi hal ini, Komunitas Peduli Kali Loji (KPKL) serentak kembali turun sungai bersama komunitas relawan dari Pecinta Alam, FRPB, Mahasiswa, Lanal Tegal dan Brimob Kalibanger, Sabtu 24/10 melakukan aksi bersih Kali Loji.

Dalam kegiatan aksi bersih tersebut juga sempat hadir PJ Wali Kota Pekalongan yang langsung ikut terjun melakukan penyisiran di sepanjang Kali Loji bersama para relawan.

Koordinator KPKL, Aji Gabus yang memandu kegiatan aksi bersih kali loji mengatakan, kegiatan bersih kali loji ini bukan yang kali pertamanya di lakukan. Sejak dulu sudah berkali-kali para relawan melakukan pembersihan di kali loji. KPKL di bawah koordinatornya melihat kondisi Kali Loji yang semakin memperihatinkan dari pencemaran limbah dan sampah, tidak bisa berpangku tangan.

“Untuk itu, KPKL senantiasa akan melakukan pemantauan Kali Loji didalam menjaga kelestarian lingkungan khususnya keasrian kali loji agar bisa bebas dari limbah dan sampah, sehingga diharapkan Kali Loji bisa kembali normal seperti dulu” papar Aji Gabus.

Lebih ditegaskan oleh Aji Gabus, bahwa untuk mewujudkan Kali Loji bersih bebas dari limbah, semua itu dibutuhkan kesadaran masyarakat khususnya masyarakat yang tinggal di bantaran kali loji, agar tidak sembarang membuang sampah ke dalam kali.

“Utamanya, juga para pengusaha pabrik yang banyak membuang limbah agar mematuhi peraturan daerah tidak membuang limbahnya langsung ke dalam kali,” ujarnya.

Disisi lain, Aji Gabus juga menekankan agar Pemerintah Daerah sendiri harus melakukan tindakan tegas dengan memberlakukan undang undang perda yang dibuat tanpa menyampingkan kepentingan sepihak.

Dalam kegiatan tersebut, ratusan relawan menyambut baik paparan coordinator KPKL, Aji Gabus, relawan siap mendukung dan menjadi garda depan untuk menjaga kelestarian dan kebersihan kembali Kali Loji.

1 KOMENTAR