Bengkulu Utara,GC-mencuatnya informasi dari ketua BPD Marga Sakti Unit 1 kecamatan Padang Jaya di media masa tentang persoalan gagalnya proyek pembangunan pasar,di tahun 2016, di bantah keras oleh Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Bengkulu Utara,Yogyo Santoso.

Menurut keterangannya, pada wartawan Garuda Citizen,kamis (11/8/2016) di ruangkerjanya, mengatakan tepat pada hari sabtu 6 agustus 2016 kemaren, dirinya baru saja pulang dari kementerian koperasi di jakarta untuk memastiakan anggaran untuk pembangunan pasar tersebut. ternyata anggaran untuk pembangunan pasar di unit 1 sebesar Rp.950 juta itu sudah di kucurkan ke daerah  bahkan saat ini hanya tinggal menunggu proses lelang.

“Mustinya pihak media konfirmasi dulu dengan saya,jangan asal publikasi aja.Hari sabtu kemaren kan saya baru pulang dari kementerian koperasi di pusat, kemudian pada hari selasa (9/8/2016) saya langsung melaporkan hasilnya ke Bupati dan sekarang masih dalam proses pengantian KPA,dari KPA yang lama ke pejabat yang baru,” Terang Kadis.

Selain dari itu,kadis juga menjelaskan,untuk saat ini tidak ada koperasi di Bengkulu Utara yang piktif, hanya saja ada beberapa koperasi tersebut tidak aktif lagi. Sebab dari hasil laporan dari bawahannya ,di Bengkulu Utara ada sekitar 206 koperasi ,sehingga dari jumlah 206 itu ada sekitar 143 koperasi yang masih aktif dan selebihnya sudah tidak aktif lagi, seperti dari 22 KUD,ada 17 KUD yang sudah tidak aktif ,kemudian koperasi Pegawai Negeri (KPN)  jumlah keseluruhannya ada 37KPN,namun dari jumlah tersebut ada  4 KPN yang sampai saat ini sudah tidak aktif lagi

“Kita tidak ada yang koperasi piktif,tetapi kalau untuk yang tidak aktif lagi banyak,makanya di 2016 ini kita data kembali dan kita benahi lagi,”Demikian Yogyo.(Ben)