Kabupaten Pekalongan, UN Berjalan Lancar Dan Tertib

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...
Bojong 1 
Kabupaten PekalonganUjian Nasioal Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Pekalongan berjalan jujur. Karena sampai selesai pemantauan Bupati Pekalongan,  nihil adanya laporan kebocoran soal atau yang kunci jawaban.
“ Tentang kebocoran soal atau jawaban, sampai detik ini saya belum mengidentifikasi bocoran jawaban, saya berharap semua itu tidak ada, karena pendidikan itu mengajarkan moral jiwa dan raga yang baik” ungkap Antono saat meninjau pelaksanaan UN SMP Tahun 2016.
Jika seandainya ada bocoran,  akan saya telusuri siapa yang bertanggung jawab. Kalau itu oknum ya saya beri sanksi sesuai aturan yang ada, karena lembaga pendidikan itu disamping mencerdaskan otak tetapi juga mendidik hati. Sehingga dapat membentuk generasi yang jujur dan percaya diri.
           
Selanjtunya bupati menyampaikan adanya peningkatan kualitas pelaksanaan UN semakin bagus karena adanya masukan dari berbagai pihak yang terkait. Kita percayakan dalam dunia pendidikan itu ya kepada pendidik jadi kita harus mempercayakan kepada yang memang bertanggung jawab jangan kita dicurigai terus dan terbukti hari ini mereka mampu.
“ Dengan datang tepat waktu, soal ujiannya tidak ada yang kurang dan rusak sampai detik ini Kabupaten Pekalongan dalam keadaan bagus, semua berjalan sesuai yang diinginkan.
Pastikan ujian berjalan baik
Tujuan tinjauan UN ini adalah untuk memastikan bahwa anak-anak itu bisa mengerjakan ujian dengan baik, tenang, kosentrasi sehingga nanti hasilnya bisa optimal. Oleh karena itu saya cek tentang soalnya datang terlambat atau tidak, soalnya cukup apa tidak, terus ada kesalahan-kesalahan apa tidak, itu saya pastikan sehingga anak-anak bisa mengerjakan dengan tenang, termasuk hal yang sepele seperti pensil, penghapus itu saya cek satu persatu kurang apa tidak biar anak-anak optimal dalam ujian dan diharapkan hasilnya bisa bagus juga optimal.
           
“Saya sudah mendatangi 2 sekolahan, sudah cek perorangan juga pengawasnya bahwa lembar soal datangnya tepat waktu, jumlahnya juga cukup apa kurang, materi dalamnya juga tidak ada yang rusak, perlengkapannya juga tercukupi. Semoga  pelaksanaan UN berjalan lancara dan tertib” imbuhnya.
Sementara itu Plt Dindik Kabupaten Pekalongan Dra Sri Sugiarti menjelaskan bahwa Rekap peserta ujian nasional SMP / MTs, SMPLB dan paket B/ wustha jumlah 14.416  siswa terdiri sekolah Negeri 8.916 dan Sekolah Swasta  5.500  siswa.
Dengan jumlah sekolah 150 Sekolah terdiri atas Sekolah Negeri 74 dan sekolah Swasta 76. Untuk SMPN ada 63 Sekolah  Negeri dan Sekolah Swasta 19 berjumlah 82 sekolah dan jumlah peserta Negeri 8.2777 sedang Swasta 1.767.
Jumlah satuan pendidikan MTs Negeru terdiri atas  2 sekolah dan  mts Swasta 31. Dengan jumlah peserta MTS Negeri 494 dan MTS Swasta  2.955 sehingga berjumlah 3.449 anak
Untuk jumlah satuan pendidikan SMP terbuka Negeri 8 sekolah dengan jumlah peserta 144 Siswa.  
Jumlah satuan pendidikan SMPLB Negeri  1 dengan peserta  1 orang. Jumlah satuan pendidikan paket B / wustha berjumlah 26 sekolah, dengan  jumlah peserta 778 peserta.
Ia berharap peringkat pendidikan tingkat pertama di Kabupaten Pekalongan meningkat. ‘ Jika pada tahun kemarin kita masuk dalam peringkat 20an semoga pada hasil UN ini kita bisa memasuki tingkat belasan untuk Jawa Tengah”terangnya.(***)

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat dipahami...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -