Kabupaten Pekalongan, Proyek Bantuan Aspirasi Dewan Diduga Tidak Sesuai Spek

0
212

Kabupaten Pekalongan- Gencarnya pemerintah baik pusat maupun daerah untuk meningkatkan berbagai sarana dan prasarana umum seperti peningkatan jalan dan jembatan tenyata tidak di barengi dengan kinerja yang baik di pemerintahan desa, salah satunya yang terjadi di desa kemplong, kecamatan wiradesa kabuten pekalongan.

Proyek aspirasi dewan senilai seratus lima puluh juta rupiah yang di gunakan untuk peninggian dan pengaspalan di desa tersebut di duga tidak sesuai aturan, pasalnya meski proyek ini sudah mencapai tahap tujuh puluh persen pengerjaanya, namun tidak ada papan proyek sebagai sarana informasi

Kepada masyarakat yang berisi informasi tentang kegiatan dan tanggal lokasi kegiatan pembangunan, jenis kegiatan dan  identitas pemilik. Pengawasan dan perancana saat di konfirmasi tentang hal ini kepala desa kemplong, sugiono mengaku sedang di pesankan prasasti untuk proyek tersebut, padahal harusnya papan proyek sudah dipasang sejak proyek ini masih nol persen untuk pengerjaannya, dikatakan oleh Sugiono selaku Kepala Desa Kemplong.

Material yang di gunakan pun di duga tidak sesuai,  urugan yang digunakan untuk peninggian jalan yang seharusnya menggunakan batu kali dan pasir, ini malah menggunakan lumpur sehingga menggangu pengguna jalan saat  hujan jalan menjadi licin dan becek, tentang hal ini kades mengaku bukan pihaknya yang melakukan pengurukan dengan menggunakan lumpur tetapi masyarakat. Sugiono mengakui bahwa pihak desa yang melakukan pemesanan material, kesalahan lain yakni proyek yang seharusnya di kerjakan dengan swakelola namun pengerjaan proyek ini menggunakan jasa pemborong. (kermit)

Top of Form

Bottom of Form

 sebelumnya berikutnya
Top of Form

Bottom of Form

Top of Form

Bottom of Form

loading...