Connect with us

Nasional

Jokowi Tanggapi #SayaBertanya, Telak Permalukan SBY

Published

on

SAYA BERTANYA JOKOWI

Beberapa hari ini netizen ramai dengan hastag saya bertanya kepada Presiden dan Kapolri. Kegaduhan ini bermula dari mantan Presiden Indonesia yang paling baper sejagad raya, SBY. Dia menulis “Saya bertanya kepada Bapak Presiden & Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak untuk tinggal di negeri sendiri, dengan hak asasi yg saya miliki? *SBY*” dalam akun twitternya.

Tweet ini adalah salah satu dari serangkaian tweet gara-gara SBY merasa rumahnya digedor oleh demonstran. Padahal menurut polisi, demonstran lebih dekat ke kedubes Kuwait dibanding ke rumah SBY. Jadi sebenarnya tidak ada yang mendemo rumah SBY, semua itu hoax dan ketakutan SBY yang berlebihan.

Tweet SBY ini termasuk lucu dan bodoh. Sama seperti cerita haji Lulung dulu yang jadi bahan bully sepanjang hari, kemudian ada kumpulan cerita lucu mati ketawa ala haji Lulung.

Gara-gara tweet bodoh tersebut, netizen pun jadi ikut-ikutan pura-pura bodoh. Ada yang menggunakan nama Kaesang Pangarep, anak Jokowi agar mudah viral. Pertanyaannya sangat lucu “Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah rasa sakit karena mencintai diam-diam itu ditanggung oleh BPJS?” tentu saja ini bukan tulisan Kaesang.

Selain itu ada banyak pertanyaan-pertanyaan yang mengikuti pola SBY:

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kenapa susu bear brand susu beruang itu susu sapi tapi iklannya naga?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, benarkah onde2 yang wijennya ganjil lebih enak daripada yang wijennya genap?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak untuk tinggal di hatinya selamanya, dengan hak asasi mencintai yang saya miliki?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak untuk tinggal di hatinya selamanya, dengan hak asasi mencintai yang saya miliki?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah saya berhak mengatakan “I don’t care” pada orang yang tidak menyukai saya. Dan anekah saya ketika teman saya mengacak acak rambut saya tapi hati saya malah senang?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak untuk Mencintai & Di cintai.

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, salahkah saya jika saya menggunakan hak selfie saya yang tak penting ini di negeri yang saya cintai ini?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah boleh kita mencintai seseorang walau kita telah berdua?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kenapa berat badan saya selalu naik setiap kali saya makan banyak? apakah saya tidak memiliki hak asasi untuk kurus?? meskipun saya doyan ayam goreng, bakso, nasi goreng, mie ayam…

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kenapa PDKT aja udah ditolak padahal nembak aja belum? apakah perasaan saya sudah disadap?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kenapa sang gajah terkena flu pilek tiada henti hentinya?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, Apakah Aliando-Prilly masih bisa dipersatukan kembali di TV yg sama meski mereka sdh berbeda PH?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kenapa alfam**t dan indom**t bisa bersebelahan? Apakah ini cinta?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kupu-kupu Kertas nya om Ebit G Ade itu kertasnya pake kertas HVS ato kertas karton?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, lagu nasar yang mati lampu itu emang beneran mati apa ngejepret doang?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kenapa sih banyak yang gengsi kalo kangen, kan dikangenin juga bukan prestasi?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah korban yang sakit hati ditinggal pacar pas lagi sayang-sayangnya bisa melapor ke polisi?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kenapa mantan bisa jadi lebih cantik daripada pas jadi pacar kita?

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah mantan saya yang bilang tidak bisa hidup tanpa saya sudah punya pacar yang baru?

Sebenarnya masih banyak lagi tweet tentang #SayaBertanya. Pada intinya mereka tidak sedang benar-benar bertanya, hanya memanfaatkan momentum untuk membully SBY gara-gara tweet bodohnya. Ya masa masih bertanya hak tinggal di Indonesia hanya karena ada demo di sebelah rumahnya? wong rumah Jokowi didemo bersikap biasa saja. Ahok didemo 7 juta orang juga biasa saja. SBY tidak didemo, hanya kebetulan berdekatan dengan rumahnya, tapi curhatnya terdengar sampai ke bumi datar.

Tidak pernah ada orang yang setelah didemo lalu bertanya ke Presiden dan Kapolri tentang haknya untuk tinggal di Indonesia. Tidak pernah ada, SBY manusia pertama di Indonesia yang bereaksi seperti itu.

Jadi wajar kalau kemudian netizen ikut bertanya hal-hal yang tidak penting dan sama bodohnya. Ya apa urusannya susu beruang, lagu mati lampu Nasar, kupu-kupu kertas HVS apa karton, dan yang paling kamfret soal Aliando sama Prilly. Apa hubungannya dengan Presiden dan Kapolri?

Tanggapan Presiden Jokowi

Gara-gara hastag #SayaBertanya menjadi trending topic, Presiden Jokowi jadi tahu. Hari ini, saat berada di Ambon, Jokowi ikut menanggapi hal tersebut.

“Sekarang semua jadi bertanya kepada Presiden dan Kapolri, iya kan? Banyak pertanyaan tentang segala soal. Lalu saya sendiri bertanyanya kepada siapa? Itu tadi guyonan ya,” ucapnya. Hahahhaa tanya saja sama Kak Emma Pak!

Namun versi seriusnya, “Saya kira akan lebih baik apabila semua hal yang berkaitan dengan negara itu dirembuk atau dibicarakan dalam forum tertutup untuk kemudian dicarikan solusi dan disampaikan kepada masyarakat, saya kira yang bagus seperti itu,” kata Presiden.

Hal serupa itu sebelumnya telah dilakukan Jokowi ketika menerima permohonan audiensi dari Presiden Republik Indonesia ke-3 B.J. Habibie dan juga Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 Try Sutrisno. Permohonan audiensi dari kedua tokoh bangsa tersebut sebelumnya dilayangkan secara resmi melalui Kementerian Sekretariat Negara. Dalam pertemuannya pada 19 Januari 2017 tersebut, kedua tokoh bangsa memberikan sumbangsih pemikiran terkait persoalan bangsa kepada Presiden Joko Widodo.

Meski tak menyebut nama SBY, tapi kita semua tau bahwa ini ditujukan pada SBY. Presiden kita yang sekarang memang terkenal sangat santun. Tidak mudah terpancing emosi. Memberi contoh Habibie dan Try Sutrisno yang datang ke istana adalah jawaban telak untuk SBY yang merengek ingin bertemu Jokowi. Maksudnya, kalau mau ketemu Jokowi ya kamu buat surat lah. Jangan cuma ngetweet sama konpres. Jokowi kan Presiden Indonesia, ada prosedurnya dan aturannya.

Terakhir, mari belajar dari kebodohan SBY dan ketenganan Presiden Jokowi. Mari belajar untuk bijak, santun dan tak mengurangi kewibawaan kita. Jika ada orang nyinyir, balaslah dengan canda. Karena dengan begitu mereka akan semakin terluka.

Begitulah kura-kura.

Garuda Citizen truly of Indonesia » politik, hukum, sosial, wisata, budaya, dan berbagai berita peristiwa menarik dan penting untuk dibaca.

Latest Updates

Garda Nusantara Jaya Bersatu Mendukung Prabowo Gibran dalam Satu Putaran

Published

on

Garda Nusantara Jaya Bersatu Mendukung Prabowo Gibran dalam Satu Putaran

Bandung, 9 Januari 2024 – Garda Nusantara Jaya, di bawah kepemimpinan Rudiyana Supriadi, SE, menggelar konsolidasi relawan di kantor pusat mereka, Jl. Raya Sapan 162 B, Kawasan Industri Blok C1A.

Acara ini dipimpin oleh seluruh jajaran pimpinan penasehat, antara lain H. Maman Separman SE, Asep Denyadi ST MM, kepengurusan Wakil Ketua Rasdian ST MT, sekum Cecep Daryus ST MT, Bendum Dede Khaerani SE, dan perwakilan asosiasi Tani Soleh M.Si.

Lebih dari 500 peserta hadir, mewakili berbagai daerah, wilayah, perkumpulan asosiasi, dan penggiat bidang masyarakat. Juga di adakan diskusi politik Bersama Mang Nusa sebagai pengamat untuk memberikan pandangan terkait strategi pemenangan.

Konsolidasi ini digelar dalam rangka mendukung Capres dan Cawapres Prabowo Gibran untuk meraih kemenangan dalam satu putaran pada pemilihan berikutnya. Relawan Garda Nusantara Jaya, yang memiliki jejarings nasional di setiap provinsi dan wilayah, mewakili berbagai asosiasi seperti para petani, kelompok nelayan, penggiat industri tekstil, garmen, konveksi, UMKM, serta asosiasi pedagang, menjadi corong bagi aspirasi dari berbagai kalangan.

Garda Nusantara Jaya melihat kesamaan visi dengan Capres Prabowo Gibran dalam mewujudkan Indonesia yang berkeadilan menuju Indonesia emas pada tahun 2045. Organisasi ini mengucapkan rasa terima kasih kepada Komjen. Pol. (Purn.) Dr. Drs. H. Mochamad Iriawan, S.H., M.M., M.H, dan Hashim Sujono Djojohadikusumo atas dukungannya.

Tujuan Konsolidasi Garda Nusantara Jaya

Garda Nusantara Jaya Bersatu Mendukung Prabowo Gibran dalam Satu Putaran

Konsolidasi ini bertujuan untuk menyiapkan program kampanye yang komprehensif di seluruh wilayah, hingga ke tingkat cabang dan ranting, guna memastikan semua elemen bergerak bersatu demi memenangkan Prabowo Gibran dalam satu putaran.

Hasil dari konsolidasi ini menetapkan program kampanye di setiap wilayah provinsi dan kabupaten/kota untuk segera dilaksanakan. Program tersebut mencakup pasar murah rakyat, pentas seni dan budaya, senam kebugaran bersama, jalan sehat, kompetisi olahraga pencaksilat, dan tim kampanye media sosial.

Dari hasil pendataan awal, jumlah relawan Garda Nusantara Jaya melebihi 1 juta orang, dengan proses pendataan yang masih berlangsung di setiap provinsi dan wilayah seiring dengan pelaksanaan program kampanye. Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung pasangan Prabowo Gibran guna memastikan kelanjutan pembangunan yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi, yang telah membawa Indonesia mendapatkan penghormatan dunia.

Garda Nusantara Jaya juga telah melaksanakan program kampanye dengan membagikan makanan gratis di sekitar posko, mendistribusikan ribuan kaos, stiker, dan kalender yang diperoleh dari iuran swadaya internal organisasi relawan. Konsolidasi ini juga dilakukan sebagai respons terhadap Debat Capres ke-3 pada Minggu (7/1/23).

Garda Nusantara Jaya menilai bahwa debat tersebut seolah telah terjadi persekongkolan antara Capres 01 Anies Baswedan dan Capres 03 Ganjar Pranowo untuk menyerang pribadi, bukan lagi adu gagasan. Hal ini dianggap sebagai tontonan yang tidak bermutu dan memberikan contoh yang tidak baik bagi masyarakat Indonesia.

Organisasi ini menegaskan bahwa demokrasi Indonesia mengalami kemunduran, dan sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa Indonesia, Garda Nusantara Jaya berkomitmen untuk memperkuat Gerakan Warga Garuda.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Rudiyana Supriadi
Ketua Umum
081220820575
Garuda-ri1.com

Continue Reading

Nasional

Alasan Memilih SMA Sebagai Pertimbangan Calon Siswa

Published

on

Alasan Memilih SMA Sebagai Pertimbangan Calon Siswa

Saat duduk di bangku kelas 9 SMP, kamu akan dihadapkan dengan beberapa pilihan. Seperti setelah lulus SMP akan melanjutkan pendidikan di SMA, SMK atau MA. Jika kamu ingin memilih untuk melanjutkan pendidikan di SMA tetapi belum seratus persen yakin sebaiknya mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang SMA. Sebab, ada banyak alasan masuk SMA yang bisa kamu jadikan pertimbangan agar semakin yakin.

6 Alasan Memilih SMA sebagai Pertimbangan Calon Siswa

6 Alasan Memilih SMA sebagai Pertimbangan Calon Siswa

Inilah beberapa alasan memilih SMA untuk pendidikan lanjutan setelah SMP:

1. Lebih Banyak Mempelajari Teori

Alasan yang pertama yaitu siswa SMA lebih banyak mempelajari teori. Hampir semua mata pelajaran yang dipelajari pasti ada teorinya. Dimana teori yang dipelajari bersifat umum dan masih sangat luas.  Ini dikarenakan lulusan SMA tidak dipersiapkan untuk langsung terjun di dunia kerja.

Jika kamu ingin memperdalam salah satu bidang yang disukai berarti harus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, misalnya kuliah di perguruan tinggi. Setelah lulus kuliah sudah siap untuk langsung terjun di dunia kerja dan bekerja di tempat yang diinginkan.

2. Materi Pelajaran yang Dipelajari Lebih Luas

Di SMA hanya terdapat tiga pilihan jurusan yaitu IPA, IPS dan Bahasa. Dimana masing-masing jurusan akan mempelajari materi pelajaran yang lebih luas dan detail. Ada banyak aspek yang akan dipelajari oleh ketiga jurusan ini.

Misalnya kamu mengambil jurusan IPS maka aspek pembelajaran yang akan dipelajari mencakup ekonomi, akuntansi, sosiologi, geografi, sejarah dan sebagainya. Sedangkan jurusan IPA akan mempelajari materi pelajaran Kimia, Fisika, Biologi dan Matematika.

3. Peluang Masuk Perguruan Tinggi Lebih Besar

Dikarenakan lulusan SMA tidak dipersiapkan untuk langsung terjun di dunia kerja dengan bidang yang spesifik, maka peluang untuk masuk di perguruan tinggi menjadi lebih besar. Ada banyak jurusan yang tersedia untuk lulusan SMA yang bisa dipilih, seperti kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, agroteknologi, hukum, akuntansi dan sebagainya.

Jika memang kamu memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, disarankan untuk memilih SMA ditimbang lainnya.

4. Memiliki Banyak Waktu untuk Mengikuti Organisasi

Alasan berikutnya yaitu kamu memiliki banyak waktu untuk mengikuti organisasi yang ada di sekolah. Mengikuti kegiatan organisasi seperti OSIS ataupun ekstrakurikuler tentu akan memberikan banyak manfaat dan pengalaman. Memiliki banyak waktu luang alangkah lebih baik dimanfaatkan untuk ikut organisasi di sekolah.

Ikut dan aktif di organisasi maupun ekstrakurikuler, tidak hanya akan menambah pengalaman dan pengetahuan saja tetapi juga akan membantu meningkatkan kreativitas dan melatih mental.

5. Biaya Lebih Ringan

Salah satu alasan kenapa kamu harus sekolah di SMA adalah biayanya jauh lebih ringan dibandingkan SMK. Pasalnya di SMA tidak banyak praktik sehingga tidak ada biaya untuk membayar kegiatan tersebut. Dimana siswa SMA hanya perlu membayar uang semester dan SPP bulanan dengan biaya yang sangat terjangkau.

Oleh karena itu, uang yang dimiliki bisa dialokasikan untuk hal lainnya. Seperti membeli buku penunjang pembelajaran, membayar les, mengikuti kursus bahasa inggris dan untuk keperluan lainnya.

6. Prospek Lulusan SMA

Meski tidak dipersiapkan untuk langsung bekerja, tetapi prospek lulusan SMA cukup menjanjikan. Dikatakan menjanjikan karena setelah lulus tetap bisa langsung bekerja. Bagi yang melanjutkan kuliah di perguruan tinggi bisa memperdalam bidang ilmu yang disukai agar bisa mendapatkan pekerjaan yang tepat dan sesuai keinginan. Dalam hal ini berarti lulusan SMA bisa lanjut kuliah maupun bisa langsung bekerja. 

Itulah 6 alasan memilih SMA sebagai pertimbangan calon siswa. Diharapkan dengan informasi diatas membuat kamu semakin yakin untuk melanjutkan sekolah di bangku SMA. Jika sudah yakin pastikan untuk memilih SMA favorit.

Apabila kamu sedang mencari SMA favorit, SMA Dwiwarna (boarding school) merupakan pilihan yang tepat. Alasannya karena salah satu Islamic Boarding School ini memiliki guru berkualitas dan menyediakan fasilitas penunjang pendidikan yang sangat lengkap. Selain itu, juga sudah memiliki akreditasi A (98). 

Baca juga: Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Continue Reading

Nasional

Jokowi Terima Perwakilan KAHMI Di Istana Kepresidenan Bogor

Published

on

GarudaCitizen – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (30/09/2022). Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI Ahmad Doly Kurnia Tandjung menjelaskan bahwa perwakilan KAHMI mengundang Presiden untuk hadir dalam musyawarah nasional (munas) yang akan dilaksanakan pada bulan November mendatang.

Korps Alumni Perhimpunan Mahasiswa Islam atau KAHMI akan melaksanakan munas nanti pada tanggal 24 sampai 27 November 2022. Tadi kami sudah mendengarkan kesediaan beliau (Presiden) untuk hadir di Palu, Sulawesi Tengah untuk membuka acara KAHMI,” ujar Ahmad Doly.

Selain itu, menurut Ahmad Doly, Presiden Jokowi juga memberikan sejumlah arahan terkait peran KAHMI ke depan untuk turut berkontribusi dalam pembangunan nasional.

“Tadi juga kami sudah mendapatkan arahan dan bimbingan tentang peran-peran KAHMI ke depan, sehingga bisa memberikan kontribusi terbaik juga buat pembangunan,” lanjutnya.

Pada pertemuan tersebut, Presiden juga menggambarkan situasi sulit yang sedang dihadapi Indonesia bahkan dunia saat ini. Pemerintah bersyukur Indonesia termasuk salah satu negara yang dinilai cukup baik dalam menangani pandemi Covid-19 dan memulihkan perekonomian nasional.

Meski demikian, lanjut Ahmad, Presiden berharap agar seluruh elemen bangsa, termasuk KAHMI, dapat terus bersinergi untuk mempertahankan situasi tersebut. Presiden juga mendorong KAHMI untuk ikut berkontribusi dalam kemajuan Indonesia di masa yang akan datang.

Tadi pesannya Pak Presiden adalah agar kita (KAHMI) bisa ikut juga menjelaskan kepada masyarakat tentang situasi ini dan kemudian berupaya untuk bisa terus bangkit untuk kemajuan Indonesia di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut yakni Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. (Redaksi)

Continue Reading

Trending