Islam dapat Certificate of Peace dari Unesco Ternyata HOAX

0
473
Islam dapat Certificate of Peace dari Unesco Ternyata HOAX

Kabar yang sempat membuat banyak umat muslim gembira tentang Islam dapat Certificate of Peace dari Unesco ternyata HOAX belaka. Sebagaimana dilansir Gatra Minggu, 10 Juli 2016 lalu.

Unesco tidak mengeluarkan pernyataan apapun soal ini, demikian juga dengan Peace Foundation International.

Sejak Sabtu, 9/7/16, beberapa situs Indonesia memberitakan tentang Badan PBB Unesco telah memberikan sertifikat Perdamaian pada Islam. Dalam foto sertifikat yang diteken direktur jenderal Unesco Irina Bokova itu disebutkan, Islam sebagai agama paling damai di dunia.

Berita Islam dapat Certificate of Peace dari Unesco tersebut juga menjadi viral diberbagai media sosial.

Beberapa situs islam Indonesia merujuk pemberitaan itu pada Times Indonesia yang dilepas pada 9 Juli 2016.

Namun, semua berita itu merujuk pada situs di India Junta Ka Reporter. Dalam berita di Junta Ka, yang dirilis pada 4 Juli 2016, memang dikabarkan bahwa Badan PBB itu pada hari berita itu ditulis (4 Juli 2016) telah mengeluarkan pernyataan resmi. Bahwa, Islam adalah agama paling damai di dunia.

Disebutkan pemberitan sertifikat Islam dapat Certificate of Peace dari Unesco adalah hasil kerjasama antara Unesco dengan organisasi Peace Foundation International.

“Setelah enam bulan analisis dan studi ketat, kami telah menyimpulkan bahwa Islam adalah agama yang paling damai,” ungkap Robert McGee, kepala studi banding Peace Foundation International dalam konferensi pers yang juga dihadiri oleh para pejabat UNESCO.

Ternyata berita tersebut adalah bohong. Junta Ka Reporter adalah situs berita satire atau parodi. Meski ditulis dengan gaya jurnalistik, namun semua tulisan di situs junta ka reporter adalah bikinan pengelolanya.

“Semua ditulis sekadar untuk humor,” kata penulis India Biswajit Khara. Menurutnya, selama ini yang dia tahu Junta Ka hanya menulis berita palsu dan tidak nyata atau fiksi. “Saya tidak pernah memperhatikan situs ini sampai dapat pertanyaan dari netter, apakah benar Unesco memngeluarkan sertifikat ini pada Islam,” ujarnya.

Memang, lanjut Biswajit, ada situs berita benar lain di India dengan nama jantakareporter. Plesetan “u” dari “a” pada huruf kedua itu bisa membuat orang bingung. “Kenyataanya Unesco tidak pernah mendeklare apapun soal ini,” ujar Biswajit.

loading...