Inspektorat Bengkulu Utara Bantah Disebut Main Mata Dengan Kades

0
259
Inspektorat Bengkulu Utara Bantah Disebut Main Mata Dengan Kades

Bengkulu Utara, GC – Inspektorat Kabupaten Bengkulu Utara membantah jika pihaknya dikatakan diduga bermain mata dengan kepala Desa (Kades) saat menjalani tahapan pemeriksaan laporan dugaan Korupsi Dana Desa di Desa Taba Kelintang yang masuk ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara pada bulan Juli 2019 lalu.

Hal ini ditegaskan oleh Inspektur Inspektorat Kabupaten Bengkulu Utara melalui inspektorat Pembantu wilayah satu (IRBAN Wil 1) Andi Daniel,SH, dalam menyikapi adanya pernyataan warga Desa Taba Kelintang, Kecamatan Batik Nau, setelah usai diminta keterangannya dari pihak inspektorat pada hari Rabu (28/8/2019) kemaren.

“Apa yang dikatakan oleh warga yang mangatakan kami bermain mata dengan Kades itu tidak benar,”Bantah Andi Daniel, Kamis (29/8/2019) dengan media ini di kantor Inspektorat.

Selain itu Andi Daniel juga mengatakan, saat ini pihaknya sedang menjalani tahapan pemeriksaan terhadap pengelolaan Dana Desa (DD) di Desa Taba Kelintang. Karena sesuai dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019, Dana Desa tidak boleh dibagi-bagikan dalam bentuk uang tunai kepada Masyarakat.

“Kami sekarang lagi menghitung jumlah TGR nya. Karena Berdasarkan peraturan, penggunaan DD itu tidak boleh diduitkan, dan harus dibangunkan. Sekarang kesalahan dari kepala desa itu, DD itu dibagi-bagikannya dengan masyarakat dalam bentuk uang tunai,”terang Andi Daniel.

Lanjut Andi Daniel, pihak inspektorat juga tidak membenarkan jika pihaknya dikatakan seolah-olah menekan warga agar membuat surat pernyataan, bahwa warga penerima uang DD untuk pembangunan WC telah menerima uang sesuai dengan RAB sebesar Rp.4.750.00 tersebut.

“Surat pernyataan yang kami minta itu tidak benar kalau dikatakan seolah-olah adanya penekanan. Karena warga yang dipanggil kemaren itu kami minta agar mereka benar-benar manyatakan berapa jumlah uang yang sebenarnya mereka terima,”tutup Andi Daniel. (Ben)

Baca : Masyarakat Taba Kelintang Sebut Inspektorat Diduga Bermain