Indonesia saat ini mengimpor bawang putih dari luar negeri hingga 90 persen dari kebutuhan dalam negeri atau jika dirupiahkan hingga 15 trilyun rupiah.

Kabupaten Pekalongan-“ jika PAD Kabupaten Pekalongan saja sekitar 1,8 tirlyun,  dapat kita bayangkan betapa besar cadangan devisa kita yang keluarkan hanya untuk satu jenis pangan saja”terang  Bupati Pekalongan Drs. Antono, Msi di sela – sela Penanaman Perdana Demplot Bawang Putih kerjasama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal dan Pemkab Pekalongan di Desa Yosorejo Petungkriyono.
Nampak yang hadir Deputi Kantor Perwakilan BI Cabang Tegal,  Joni Masius, Bambang Irianto Kepala Bappeda, Teguh Isdaryanto Kadinas Deperindagkop UMKM, Sumarno Dinas PPKP, camat Petungkriyono dan segenap SKPD terkait baru baru ini (9/6)
 
Penanaman demplot bawang putih ini sebagai usaha menuju kemandirian pangan kita agar sedikit demi  sedikit mengurangi ketergantungan import pangan kita pada negara asing. “ ini sebagai bentuk sumbangsih kita secara bertahap agar tak bergantung pada produk asing.  Oleh karena itu pihaknya menyampaikan terima kasih dan mendukung atas kegiatan penamaman demplot bawang putih di Petungkriyono ini ” terangnya
Meskpiun Petungkriyono ini sangat potensial akan kekayaan alam baik pariwisata maupun produk pertanian seperti kentang, bawang daun, kobis, kopi, cabe dan punya sejarah sebagai petungkriyono penghasil Bawang putih.
Selanjutnya Bupati berpesan kepada masyarakat untuk menjaga kepercayaan dari BI menanam Bawang di Petungkriyono karena jika berhasil dengan panen yang baik akan meningkatkan pintu kesejahteraan bagi wilayah Petungkriyono lainnya. “ Karena bawang putih ini dipasaran harganya mencapai 25 ribu perkilo sedangkan ongkos produksi dibawah 10 ribu sehingga dapat dibayangkan berapa keuntungan jika menanam bawang putih ini” terangnya.
Sementara itu Joni Masius Deputi Kantor Perwakilan BI cabang Tegal menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk aplikasi sumbangan CSR BI Cabang Tegal. Di Indonesia yang diamanatkan hanya BI Tegal dan Mataram. “ Dan Ini sebagai tempat yang ketiga Program penanaman BI setelah sukses di Tegal dan Batang” terangnya.
Penanaman demplot bawang putih di Petungkriyono ini seluas 1 hektar. “ Bawang putih yang kita  taman ini adalah jenis yang dikembangkan oleh ahli bawang dari IPB yang jika berhasil ukuran bawangnya akan dapat lebih besar bawang putih dari cina”tandasnya.
Oleh karena itu ia berharap agar tanaman bawang putih ini sukses, semua pihak terkait untuk bekerja keras mengelola tanaman ini. “ Mari selalu berusaha bersama – sama agar penaman bawang putih ini berhasil sehingga sumbangsih kita sesuai apa yang dicanangkan pemerintah akan kemandirian pangan dapat terwujud”tandasnya.***
Bener HUT Kota Arma Ke-41
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here