6.9 C
Alba Iulia
Rabu, April 1, 2020

Hutang Material Belum Dibayar, Kontraktor Sodorkan Cek Palsu

Must Read

Beredar Foto Seronok di Duga Siswi SMK Kandeman Kabupaten Batang

Sekolah perlu memberikan pengawasan ketat terhadap para siswa dalam lingkungan sekolah ataupun di luar sekolah, bila ada keterkaitanya anak...

Umat Islam Diambang Kehancuran?

Belakangan ini konflik atas nama agama sering kali mencuat. Baik di dunia maupun di Indonesia. Islam menjadi salah satu...

Tari Topeng Cirebon dan Makna Dibaliknya

Tari Topeng Cirebon dengan gerakan tangan dan tubuh yang gemulai, serta iringan musik yang didominasi oleh kendang dan rebab,...
Beni Irawanhttp://www.garudacitizen.com
Garuda Citizen adalah portal berita yang memuat berbagai artikel menarik dan penting. Seperti politik, hukum, HAM, wisata, opini hingga hiburan

Bengkulu Utara,(GC) – Salah seorang supplier proyek pembangunan peningkatan jalan Hotmix Kota Bani-Suka Baru kecamatan putri hijau kabupaten Bengkulu Utara, Arsi , melalui Via Handponenya dengan media ini mengaku, Dirinya merasa dirugikan lantaran hingga saat ini pihak kontraktor maupun Dinas pekerjaan umum dan Penataan Ruang (PUPR) belum membayar hutang meterial galian c sebesar Rp. 2 Miliar lebih dengannya.

“Saya sudah berapa kali ingin menemui kepala dinas PUPR, Heru Susanto untuk mempertanyakan terkait hutang kontraktor kepada kami, namun hingga saat ini belum mendapat jawaban yang pasti kapan dibayar hutang tersebut,” Jelas Arsi, Senin (12/3/2018).

Selain itu Arsi menjelaskan, Keterkaitan hutang kontraktor proyek yang menelan dana 11 miliar rupiah lebih dari APBD Bengkulu Utara itu dengan kepala dinas PUPR, lantaran adanya sebuah Nota dinas dari kepala dinas PUPR yang menerangkan sebuah perjanjian dari pihak Dinas PUPR yang akan menjaminkan hutang kontraktor proyek tersebut dengan supplier material.

Adapun isi dari perjanjian tersebut menurut Arsi menjelaskan, jika pihak kontraktor belum membayar hutang material dengan pihak supplier material, maka pihak dinas yang terkait yang akan bertanggungjawab dan  akan membayarkannya, dengan cara memotong langsung pada saat pencairan dana ketika pekerjaan proyek tersebut sudah selesai 100 persen.

 “Jika pihak kontraktor tidak mau membayar hutang material itu, sesuai dalam nota Dinas, maka kami akan menagihnya dengan kepala dinas PUPR,” Cetus Arsi.

Yang lebih mengejutkan lagi menurut penjelasan Arsi, pada saat dirinya mendatangi salah seorang kontraktor proyek tersebut dikediamannya tempo lalu guna untuk menagih hutang material proyek, salah seorang kontraktor langsung memberikan sebuah cek yang berisikan senilai Rp.300 Juta dengannya. Namun parahnya lagi, ketika dirinya ingin mencairkan uang menggunakan cek yang diberikan oleh kontraktor tersebut ke salah satu bank, ternyata menurut keterangan pihak bank mengatakan, bahwa cek tersebut hanyalah selembar cek palsu.

“Saya akan tunggu dalam mimnggu ini, jika belum juga mau membayar hutang material itu, maka tidak menutup kemungkinan saya akan lapor mereka dengan pihak aparat penegak hukum,”tegas Arsi.

Lebih jauh Arsi mengatakan, selain akan melaporkan dengan aparat penegak hukum, selaku pihak supplier material, dirinya juga mengancam akan mengambil paksa kembali material yang sudah terpasang.

“Bila perlu dalam waktu dekat ini kami akan membawa alat berat beserta kendaraan truk, untuk mengambil kembali material kami yang sudah terpasang,” Ujar Arsi.(Ben)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Karena Corona, Pilkada Serentak Tahun 2020 Ditunda

garudacitizen.com – Kesimpulan rapat kerja dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan...

Menkeu RI Hentikan Proses Lelang Barang Jasa DAK Fisik 2020

GARUDACITIZEN.COM – Upaya mencegah dan menanggulangi wabah penyeberan virus corona atau Covid-19. Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani Indrawati, mengeluarkan surat edaran...

Paripurna LKPJ 2019, Bupati Sinjai Siap Terima Kritikan dan Saran

Sinjai, GC – Bertempat di ruang rapat paripurna gedung DPRD Kabupaten Sinjai. Bupati Andi Seto Ghadista Asapa, SH,LLM, dihadapan 30 anggota DPRD...

DPRD dan Pemkab Sinjai Sepakat Bangun kios Pasar Darurat

Sinjai, GC - Hasil rapat Komisi gabungan DPRD dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, sepakat Membangun Kios Pasar Darurat sebanyak 24 Yunit, Selasa...

FPTI RL Gelar Kompetisi Panjat Tebing NGORBIT 2020

GarudaCitizen - Sebagai bentuk rasa syukur atas selesai dibangunnya sarana prasarana wall panjat tebing di area sport centre Dataran Tapus, Bermani Ulu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -