Siswa Klas 12 SMKN 2 Kota Pekalongan ini sudah 10 bulan terbaring tanpa daya, terkena kangker otak Stadium 4 sehingga tidak dapat mengikuti UAS. Dalam kondisi memperihatinkan menunggu nasib dan uluran tangan dari para hamba Allah

Kota Pekalongan- Nasib Hendri Budiman 18 tahun, anak laki laki pertama dari 4 saudara ini hanya pasrah merasakan kesakitan berat. Kondisi tubuh yang terlihat terbalut kulit kurus terus merintih menyedihkan.
Sepuluh bulan sudah Hendri Budiman hanya menunggu waktu mukjizat dari Allah kiranya penyekit yang diderita bisa tersembuhkan.
Ibu Yanti Maryati 35 tahun menyatakan, ia hanya bisa berserah pasrah atas kondisi penyakit yang menimpa anak sulungnya. Segala cara dan usaha sudah dilakukan bahkan mendatangngi rumah kediaman Wali Kota Pekalongan Alex, namun hanya bisa bertemu dengan seorang perempuan yang mengaku pegawai Pemkot.
Oleh perempuan tersebut dikatakan kalau ibu Yanti Maryati salah prosedur mendatangi rumah kediaman Wali Kota hanya untuk melaporkan anaknya yang sedang kesakitan. Tak hanya itu dari penjaga kediaman Wli Kota, yang dia ketahui adalah Satpol PP juga menyuruhnya untuk pulang saja. Dan di katakan percuma juga Ibu datang ke Pak Alex, karena pak alex bukan dokter yang bisa menyembuhkan penyakit anak ibu, jadi sebaiknya pulang saja.
Tutur Ibu Yanti Maryati saat wartawan Garuda Citizen mendatangi rumah kontrakannya di Jl.Kartini Noyontaan Gg. 9 Pekalongan, untuk melihat kondisi kebenaran Hendri Budiman yag di kabarkan sakit tersebut.
Yanti Maryanti menambahkan, jika ia juga sudah berusaha meminta bantuan dengan mendatangi Kantor Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan,  melaporkan keadaan anaknya dengan harapan mendapat perhatian dan segera mendapat bantuan melalui tangan pemerintah.
Namun upayanya itu tidak pernah mendapat tanggapan, bahkan kepala kelurahan Poncol dimana keterangan KK ia berdomisili di Kelurahan Poncol, juga tidak bisa membantu memberikn sulusi. Dalam kebingungan dan ketidakmampuanya Ibu Yanti Maryati hanya bisa berpasrah. Tutur Bu Yanti Maryanti.
Dari melihat kondisi yang sebenarnya Hendri Budiman, wartawan Garuda Citizen berjanji akan menyampaikan hal ini kepada Wali Kota Pekalongan, agar cepat mendapat perhatian dan bantuan untuk pengobatan Hendri.
Melalui Tim sukses alex yang kebetulan sehari harinya mendampingi wali kota, disampai tentang adanya warga masyarakat yang perlu mendapat pertolongan, agar segera disampaikan kepada Wali kota.
Tak hanya wali kota, wakil ketua DPRD Kota Pekalongan,Ismet Inonu juga di informasikan. selang beberapa waktu ada kabar jika wali kota segera mengumpulkan kepala SKPD untuk membahas adanya anak yang menderita penyakit kangker otak stadium 4, dan di rapatkan siang tadi. (***)
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here