6.9 C
Alba Iulia
Senin, Maret 30, 2020

Fengshui Desain Rumah Yang Baik

Must Read

Beredar Foto Seronok di Duga Siswi SMK Kandeman Kabupaten Batang

Sekolah perlu memberikan pengawasan ketat terhadap para siswa dalam lingkungan sekolah ataupun di luar sekolah, bila ada keterkaitanya anak...

Umat Islam Diambang Kehancuran?

Belakangan ini konflik atas nama agama sering kali mencuat. Baik di dunia maupun di Indonesia. Islam menjadi salah satu...

Tari Topeng Cirebon dan Makna Dibaliknya

Tari Topeng Cirebon dengan gerakan tangan dan tubuh yang gemulai, serta iringan musik yang didominasi oleh kendang dan rebab,...
Adminhttp://www.garudacitizen.com/
Garuda Citizen truly of Indonesia » politik, hukum, sosial, wisata, budaya, dan berbagai berita peristiwa menarik dan penting untuk dibaca.

Ada banyak aspek untuk membuat sebuah desain rumah yang baik dan sehat untuk pilihan. Baik dari sisi estetika, maupun fungsi.  Banyak kalangan percaya, Fengshui cukup berpengaruh dalam menentukan suasana rumah.

Ilmu Feng shui (風水) adalah ilmu topografi kuno Tiongkok yang mempercayai bagaimana manusia dan surga (astronomi), serta bumi (geografi), hidup dalam harmoni untuk membantu memperbaiki hidup dengan menerima Qi positif.

Qi terdapat di alam sebagai energi yang tidak terlihat. Qi baik disebut juga napas kosmik naga. jenis Qi ini dipercaya sebagai pembawa rejeki dan nasib baik. namun ada pula Qi buruk yang disebut Sha Qi sebagai pembawa nasib buruk. Perhitungan ilmu Fengshui bisa diterapkan ke banyak hal, salah satunya adalah untuk membuat/mendesain sebuah rumah yang baik.

Sebuah rumah yang baik memiliki halaman pekarangan hijau. Demikian menurut Meng Zi seorang filsuf di Zhong Guo yang sangat terkenal.

Dari sisi Fengshui, beberapa aspek berikut layak untuk dipertimbangkan dalam sebuah desain rumah yang baik;

  1. Penempatan ruangan dengan tepat dan baik menurut ilmu Fengshui (ada beberapa macam cara untuk mengatur/menentukan lokasi)
  2. Rumah harus mendapatkan cahaya yang cukup (tidak berlebihan)
  3. Keamanan lingkungan di sekitar rumah juga harus diperhatikan
  4. Harus mendapatkan sirkulasi udara yang bagus
  5. Buatlah rumah senyaman mungkin
  6. Jagalah kebersihan rumah
  7. Pilihlah warna yang baik
  8. Bentuk rumah

Syarat-syarat tersebut harus dipenuhi supaya menjadikan rumah itu baik ditempati secara ilmu pengetahuan. Lalu setelah itu bisa meminta bantuan seorang pakar Fengshui untuk mencari lokasi yang mempunyai 气 (QI/CHI) yang baik dengan bantuan LUOPAN dan yang lainnya.

Bagua/patkwa dengan bagian elemen. Lingkungan yang harus dihindari untuk sebuah rumah adalah :

  1. Jangan dekat dengan kuburan
  2. Jangan tinggal dekat rumah sakit
  3. Jauh dari tempat pemotongan hewan (jagal)
  4. Jangan tinggal di dekat jalan tol, rel kereta api
  5. Mungkin ada beberapa lagi lingkungan yang perlu dihindari
  6. Tidak dekat dengan menara listrik tegangan tinggi, menara telekomunikasi

Tidak boleh dekat kuburan karena sering terjadi peristiwa penguburan dan sering melihat orang-orang yang menangis. Inilah yang dinamakan memancarkan hawa negatif. Yang lainnya juga bisa dicerna dengan logika.

Inilah namanya Fengshui yang memakai logika.

Beberapa ruangan yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah :

  1. Ruang tidur utama
  2. Dapur
  3. Lokasi tangga
  4. Kamar mandi

Mintalah bantuan pakar fengshui untuk mencari daerah-daerah yang baik, daerah yang 气 (QI/CHI) nya bagus untuk ruang tidur, dapur dan aturlah posisi dan lokasi tangga dengan baik. Sementara daerah yang 气 (QI/CHI) nya kurang bagus dipakai untuk kamar mandi.

“Kesimpulannya, gabungan antara ilmu pengetahuan  arsitektur, desain interior dan yang lain) dengan penerapan ilmu Fengshui akan membuat rumah menjadi baik”

Berikut ada sebuah hikmah yang bisa kita ambil dari kisah “Meng Zi” yang dihubungkan dengan ilmu Fengshui.

Semasa kecil, Meng Zi diasuh oleh ibunya yang sangat bijaksana. Ia pernah berpindah tempat tinggal sampai tiga kali. Rumah yang pertama dekat tanah pemakaman, ibunya sangat khawatir ketika Meng Zi sering menirukan orang yang melaksanakan upacara pemakaman. Kemudian ibunya mengajaknya pindah ke dekat pasar, namun kembali ibunya juga merasa khawatir karena ia sering menirukan sebagai layaknya seorang pedagang yang melakukan transaksi jual beli. Akhirnya, sang ibu memilih untuk tinggal di dekat sekolah dengan harapan agar Meng Zi bisa belajar dan bersekolah seperti halnya anak sebayanya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Karena Corona, Pilkada Serentak 2020 Ditunda

garudacitizen.com – Kesimpulan rapat kerja dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan...

Menkeu RI Hentikan Proses Lelang Barang Jasa DAK Fisik 2020

GARUDACITIZEN.COM – Upaya mencegah dan menanggulangi wabah penyeberan virus corona atau Covid-19. Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani Indrawati, mengeluarkan surat edaran...

Paripurna LKPJ 2019, Bupati Sinjai Siap Terima Kritikan dan Saran

Sinjai, GC – Bertempat di ruang rapat paripurna gedung DPRD Kabupaten Sinjai. Bupati Andi Seto Ghadista Asapa, SH,LLM, dihadapan 30 anggota DPRD...

DPRD dan Pemkab Sinjai Sepakat Bangun kios Pasar Darurat

Sinjai, GC - Hasil rapat Komisi gabungan DPRD dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, sepakat Membangun Kios Pasar Darurat sebanyak 24 Yunit, Selasa...

FPTI RL Gelar Kompetisi Panjat Tebing NGORBIT 2020

GarudaCitizen - Sebagai bentuk rasa syukur atas selesai dibangunnya sarana prasarana wall panjat tebing di area sport centre Dataran Tapus, Bermani Ulu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -