Connect with us

Daerah

DPRD Bengkulu Utara Dinilai Hanya Gertak Sambal

Published

on

Anggota DPRD Bengkulu Utara Mohtadin dan Dedy Syafroni, Dinilai Hanya Gertak Sambal

Bengkulu Utara, GC – Terkait Pembentukan Pansus Proyek 2017, Dua Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara, Dedy Syafroni dan Mohtadin, dinilai hanya gertak sambal.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Gerakan Reformasi Anak Pekal (Gerap) Kabupaten Bengkulu Utara, Ibnu Majah dengan media ini, Sabtu (24/3/2018).

Pasalnya, pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Proyek 2017 yang banyak mengalami permasalahan lantaran banyak tidak selesai, yang dikatakan oleh dua anggota DPRD bagian komisi III tersebut, hingga kini belum terealisasi.

“Kami sebagai masyarakat menilai, ucapannya mereka itu hanya sekedar gertak sambal alias hanya mencari sensasi politik semata untuk pemilihan legislatif  tahun 2019 yang akan datang, potong kemaluan saya kalau terbentuk di tahun 2018 ini,” jelas Ibnu majah diruang kerjanya.

Padahal, pada waktu DPRD menggelar sidang Paripurna pembahasan 3 raperda beberapa bulan sebelumnya. Dua anggota DPRD bagian komisi III itu sempat dengan semangat yang membara menyatakan, terkait persoalan banyaknya proyek yang bermasalah dan tidak selesai dalam satu tahun anggaran 2017 lalu. Dewan harus segera membentuk Pansus.

Namun sangat disayangkan, sepertinya rencana anggota dewan yang akan membentuk pansus tersebut hannya sebatas rencana kosong. Karena, Hingga kini pembentukan pansus proyek tersebut belum juga dilakukan. Ibarat pepatah mengatakan “Tong kosong nyaring bunyinya”.

“Sebagai Wakil rakyat, pihak DPRD diminta agar komitmen untuk membentuk Pansus Proyek, jangan hanya berkomentar dimedia saja, tetapi tidak ada buktinya, untuk apa. Karena masyarakat tidak perlu mendengar koar-koar saja, buktinya yang penting,”tutur Ibnu Majah.

LSM Siap Membantu Jika Memang Wakil Rakyat Benar-Benar Ingin Menlalankan Pengawasannya

Ditambahkanya lagi, LSM yang dipimpinnya siap mendukung langkah-langkah wakil rakyat ketika benar-benar ingin menjalankan sosial controlnya dalam mengawasi setiap kebijakan-kebijakan eksekutif.

Celakanya sampai saat ini banyak kasus dugaan korupsi pada proyek DPUPR Bengkulu Utara tahun 2017 lalu, hingga kini belum pernah terdengar lembaga terhormat DPRD Bengkulu Utara tersebut memberikan dorongan kepada aparat penegak hukum agar dugaan korupsi itu diungkap hingga tuntas.

“Kalau tidak terbentuk pansus proyek 2017 ditahun 2018 ini, masyarakat Ngak usah milih lagi dia deh kedepannya, masa kita masih milih anggota dewan ini lagi, yang bisanya ngota bae alias Omong doang,” Ujar Ibnu Majah.(Ben)

Baca Juga :https://www.garudacitizen.com/proyek-pupr-2017-molor-fraksi-merah-putih-desak-bentuk-pansus/

Garuda Citizen adalah portal berita yang memuat berbagai artikel menarik dan penting. Seperti politik, hukum, HAM, wisata, opini hingga hiburan

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Daerah

Kelurahan Limo Memulai Kegiatan Pekerjaan Tahun 2022

Published

on

Depok, GarudaCitizen – Kelurahan limo Kota Depok memulai pekerjaan fisik di awali dengan pekerjaan Betonisasi jalan lapangan relis RT 9 RW 9 menggunakan APBD tahun 2022 dengan nominal Rp. 280.784.000. dengan waktu pekerjaan 25 hari. Ditahun 2022 ada 5 titik pekerjaan Kelurahan Limo meliputi saluran drainase dan jalan lingkungan.

Kegiatan yang dikerjakan oleh kelompok masyarakat (pokmas) mulai dari persiapan, pekerjaan, hingga pengawasan. Untuk kegiatan Betonisasi jalan lapangan relis dilakukan oleh Pokmas Nyaman Limo.

Intinya dari kita bisa memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, mudah mudahan bermanfaat bagi warga masyarakat” ujar AA. Abdul Khoir selaku Lurah Limo (29/09/2022).

Jalan Lingkungan Jalan Lapangan Relis Limo.

Harapannya kegiatan bisa berjalan dengan baik hingga selesai. masyarakat bisa menikmati serta melakukan pengawasan serta pemeliharaan secara berkesinambungan.

“Yang pastinya tidak ada yang tidak bermanfaat, sekarang ini kan pakai pokmas dari mereka yang mengusulkan, mereka yang mengerjakan artinya baik dan tidaknya pada akhirnya kita kembalikan pada mereka, itu sudah saya tekan kan sejak awal” tutur AA. Abdul Khoir. (ibn)

Continue Reading

Daerah

Empat Titik Pekerjaan Kelurahan Pangkalan Jati Berkolaborasi Dengan Pokmas

Published

on

Depok, GarudaCitizen – Tahun ini, Kelurahan Pangkalan Jati memiliki 4 titik pekerjaan fisik yang dilaksanakan secara swakelola pada tahun 2022 ini. Pekerjaan fisik tersebut meliputi pekerjaan saluran drainase dengan pemberdayaan warga melalui kelompok masyarakat (Pokmas) berbasis RW. Hal ini dilakukan guna mengikut peran serta masyarakat dalam membangun serta menjaga wilayahnya.

Kegiatan di tahun 2022 dikerjakan secara swakelola, Alhamdulillah sangat membantu masyarakat serta para ketua RT dan RW. Karena dalam satu titik pekerjaan kita membuat satu kelompok masyarakat disitu keterlibatannya ketua LPM, ketua RW, ketua RT, kader PKK, karang taruna. Jadi intinya semua masyarakat dilibatkan” ujar Tarmuji Lurah Pangkalan Jati (27/09/2022).

Pemberdayaan masyarakat dengan ikut andil dalam kegiatan pekerjaan pembangunan di wilayah, tercipta budaya gotong royong secara berkesinambungan serta menarik minat warga untuk bisa lebih peduli serta menjaga wilayahnya dengan seksama.

” Sesuai dengan tujuan memberdayakan masyarakat setempat sesuai dengan swakelola tipe 4 dikerjakan oleh pokmas, masyarakatnya pun ada kesempatan bekerja RT RW LPM disitu dilibatkan sebagai tim persiapan dan pengawasan” tutur Tarmuji.

Pekerjaan Di Jalan Cilobak RT 1 RW 7.

Di kesempatan yang sama Kasie Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Pangkalan Jati Rugby Andy yang juga PPTK kegiatan fisik Kelurahan mengatakan, ” tahun ini fokus pekerjaan di saluran drainase hasil Musrenbang tahun tahun sebelumnya, satu titik sudah rampung dijalan cilobak” ujarnya. (ibn)

Continue Reading

Daerah

Kerjasama Pemkot Depok Dengan Dirjen Holtikultura Gelar Pangan Murah, Tuai Respon Positif Warga

Published

on

Depok, GarudaCitizen – Kehadiran Gelar Pangan Murah yang diadakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Depok bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Hortikultura (Toko Tani Indonesia Center) Kementerian Pertanian (Kementan) RI mendapat respons positif dari masyarakat. Gelar Pangan Murah diadakan di dua lokasi yakni Kecamatan Cimanggis dan Pasar Depok Jaya pada 21-22 September dalam rangka  pengendalian inflasi di Kota Depok. 

“Alhamdulillah, menurut saya Gelar Pangan Murah sangat membantu kita masyarakat yang ada di sekitar kelurahan maupun kecamatan,” ujar Fufun, warga Kelurahan Mekarsari Sabtu (24/09/22). 

Menurutnya, di saat harga komiditi pangan sedang naik, barang-barang yang dijual di Gelar Pangan Murah tergolong lebih murah. Termasuk produk yang jual terbilang masih segar. 

“Produk-produk yang dijajakan bagus, harganya juga bagus di bawah pasaran,” ujarnya. 

Hal senada juga diungkapkan Sugiati, warga Kelurahan Tugu yang merasa terbantu dengan hadirnya Gelar Pangan Murah. Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. 

“Kegiatan ini mudah-mudahan bisa diadakan secara rutin lagi ya dan harganya kalau bisa lebih murah lagi,” ungkapnya.

Adapun komoditi yang dijual pada Gelar Pangan Murah di antaranya: 

1. Bawang Merah Brebes, Rp 29.000/Kg 

2. Cabai Rawit Merah dan Cabai Merah Keriting, Rp 55.000/Kg 

3. Bawang Putih Kating, Rp 26.000/Kg 

4. Bawang Putih Honan, Rp 18.000/Kg 

5. Ayam Broiler, Rp 34.000/Kg 

6. Telur ayam Rp 25.000/kg, Rp 46.000/tray 

Variasi Daging Sapi: 

1. Sop, Rp 75.000/Kg 

2. Semur, Rp 85.000/Kg 

3. Rendang, Rp 95.000/Kg 

Kerbau Rendang, Rp 85.000/Kg 

Gula Pasir kemasan, mulai dari Rp 13.000/Kg sampai Rp 13.500/Kg 

Minyak Goreng kemasan, mulai dari Rp 14.000 /liter sampai  Rp 16.000/liter

Beras, mulai dari Rp 9.400/Kg sampai Rp 11.400/Kg. (ibn)

Continue Reading

Trending