DPMD Tindaklanjuti Indikasi KKN ADD & DD Desa Durian Daun

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

BENGKULU UTARA, GC – Dinas Pemeberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bengkulu Utara akan menindaklanjuti soal adanya indikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) pada Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di Desa Durian Daun, Kecamatan Lais.

Kepala DPMD Bengkulu Utara Ir.Budi Sampoerno ketika dikonfirmasikan oleh wartawan di ruang kerjanya mangatakan, mengacu pada pemberitaan dibeberapa media. Sehingga dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera turun langsung melakukan pengecekan ke desa Durian Daun.

Selain itu, Kepala DPMD juga menghimbau kepada masyarakat desa, agar tidak usah merasa takut untuk melaporkan jika ada dugaan penyelewengan atau adanya indikasi KKN yang dilakukan oleh pihak pemerintahan desa setempat dalam pelaksanaan pengelolaan ADD dan DD.

“Informasi ini telah kami tindak lanjuti. Dalam waktu dekat ini kita akan menugaskan tim untuk turun melakukan pengecekan. Selain itu kami juga berharap pada masyarakat, jangan takut melapor kalau ada kejanggalan,”kata Budi Sampoerno, Jumat (21/6/2019).

Kepala PMD menambahkan, mengingat pihaknya tidak akan mungkin dapat mengawasi sebanyak 215 desa se kabupaten Bengkulu Utara. Sehingga pihak DPMD tentu sangat membutuhkan ketika adanya informasi dalam hal seperti ini. Artinya pihak DPMD merasa terbantu dalam mengawasi ADD dan DD disetiap desa.

Bahkan, jika kebenarannya informasi tersebut terbukti. Maka selanjutnya hal itu akan menjadi ranah pihak inspektorat dan aparat penegak hukum yang akan menindaklanjutinya. Dengan demikian, sekali lagi pihak DPMD sangat mendukung terhadap masyarakat yang berani bersuara ketika adanya unsur KKN dalam melaksanakan kegiatan yang bersumber dari ADD dan DD di desanya.

“Informasi seperti inilah yang kami butuhkan, karena kami tidak mungkin mengawasi setiap desa yang ada di Bengkulu Utara. Untuk masaalah ini Kita lihat saja nanti, jika hasil tim yang turun ke lapangan terbukti, maka pihak Inspektorat yang akan menindaklanjutinya. Tetapi alangkah lebih baiknya, jika masyarakat memiliki bukti kuat, segera melapor ke aparat penegak hukum,” imbuhnya.

Ternyata, Pengadaan Tenda Juga Terindikasi Mar-Up

Untuk diketahui, berdasarkan data tambahan dari sumber masyarakat yang namanya enggan untuk disebutkan. Ternyata ada juga indikasi KKN yang terdapat pada belanja kegiatan Bumdes. Dimana pos anggaran Bumdes untuk pengadaan 8 lokal tenda disinyalir Mark Up. Selain itu, ada juga dugaan pungutan fee pada setiap kegiatan ADD dan DD di desa setempat.

Kendati demikian, informasi ini juga dibantah oleh Kades Durian Daun Novian Aroza, yang menyatakan dengan tegas, semua tudingan warga tersebut tidak benar lantaran semuanya memiliki bukti yang jelas. Begitu juga soal pungutan Fee. Menurut Kades, hal itu bukannya pemotongan melainkan untuk pembayaran pajak sebanyak 11,5 persen.

“Semua tudingan warga itu tidak benar, dan saya siap membuktikanya didepan siapa saja. Kemudian perlu kita ketahui, selagi kita berada di negara Asia, yang namanya ucapan terimakasih itu tidak bisa dilakukan dengan ucapan saja,”tutur Kades.(Ben)

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat dipahami...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -