Dinkes Rejang Lebong Ajak Masyarakat Cegah DBD

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...
- Advertisement -

Rejang Lebong, GC Upaya menanggulangi Kasus Demam Berdarah Dangue (DBD). Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong terus memberikan pengertian dan mengajak masyarakat melakukan antisipasi dini. Dengan cara setiap Jum’at pagi membersihkan lingkungan.

Plt.Kepala Dinkes Rejang Lebong Syamsir,S.KM, M.KM, dengan media ini menjelaskan, selain untuk meminimalisir dampak penyakit demam benrdarah. Bergotong – royong membersihkan lingkungan sekitar tempat kerja, rumah dan parit, juga menumbuhkan rasa saling peduli terhadap lingkungan dan menguatkan tali silaturahim antar sesama.

“Seluruh punya peran, termasuk juga kader kesehatan di wilayah, agar terus melakukan sosialisasi mengingatkan kepada masyarakat,”kata Syamsir.

Syamsir juga mengatakan, kegiatan Jumat bersih untuk mencegah DBD tersebut, sudah diterapkan di setiap kecamatan. Bersama Kader kesehatan, pihak Dinas Kesehatan mengajak semua lapisan masyarakat untuk melakukan gotong royong kebersihan. Baiuk itu masyarakat yang berada disekitaran kota curup, di Kelurahan, hingga masayarakat yang ada di Desa.

“Jika dalam satu wilayah ada yang terkena DBD segera melapor ke pusat kesehatan terdekat, sehingga nantinya akan segera dilakukan pemantauan Epidemiologi (PE) untuk melihat sejauh mana penularan demam berdarah di wilayah bersangkutan,”jelas Syamsir. (Maeng)

Latest News

16 Tempat Ngopi Paling Asik di Jogja | COFFEE SHOPS YOGYA

Jika Anda mencari rekomendasi tempat ngopi paling asik di Jogja, mungkin 16 Coffee Shops ini layak untuk...

Apa itu internet marketing? Explore Strategi Pemasaran Online!

Apa itu internet marketing? Ini menjadi pembahasan paling menarik bagi para pelaku bisnis beberapa dekade belakangan ini. Strategi pemasaran online dianggap menjadi...

Tempat Wisata Malam Jogja | Tempat Nongkrong Asik

Berikut adalah rekomendasi tempat wisata malam Jogja. Cocok untuk tempat nongkrong menikmati suasana kunjungan Anda. Jogja adalah...

Apa Itu Bisnis RT RW Net? Prinsip Dasar dan Potensinya

Apa itu Bisnis RT RW Net, kenapa ia menjadi buah bibir ditengah masyarakat. Dimana mendorong sebagian besar orang, menggali lebih jauh tentang...

Perpanjangan Waktu Habis, Kontraktor Proyek GOR Segera Bayar Denda

Bengkulu Utara, GC – Pemberian kesempatan perpanjangan waktu proyek pembangunan gedung olahraga (GOR) Kabupaten Bengkulu Utara yang menelan anggaran Dana Alokasi Khusus...

More Articles Like This

- Advertisement -