Dinilai Melanggar Aturan, Eks ASN Bengkulu Utara Somasi Mian

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara, GC – Karena dianggap telah melanggar aturan Undang Undang Nomor 5 tahun 2014, tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebanyak 13 orang ASN yang telah dipecat mengirim surat Somasi kepada Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian.

Surat Somasi yang dilayangkan tersebut, bertujuan untuk mencabut kembali dan menunda Pemberhentian Tanpa Dengan Hormat (PTDH) terhadap 13 orang ASN pada tanggal 1 Januari 2019 lalu.

Karena mengacu pada regulasi aturan Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014, tentang Administrasi Pemerintahan 75 ayat (1) dan Pasal 77 ayat (1) dan Ayat (4).

Sesuai dalam pasal  75 ayat (1) menyatakan, warga masyarakat yang dirugikan terhadap keputusan dan/atau tindakan dapat mengajukan upaya administratif kepada pejabat pemerintahan atau atasan pejabat yang menetapkan dan/atau melakukan keputusan dan/atau tindakan.

Sedangkan untuk pasal 77 ayat (1) juga menyatakan, Keputusan dapat diajukan keberatan dalam waktu paling lama 21 (dua puluh satu) hari kerja sejak diumumkannya Keputusan tersebut oleh Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan.

Kemudian untuk Pasal 77 Ayat (4) menyatakan, Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan menyelesaikan keberatan paling lama 10 (sepuluh) hari kerja.

Selanjutnya, pada ayat III dan IV menyebutkan. Dalam hal keberatan, sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterima, Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan wajib, menetapkan Keputusan sesuai permohonan keberatan. Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan, menyelesaikan keberatan paling lama 10 hari kerja.

Terakhir, pada ayat 5 hingga 7 menyebutkan. Dalam hal Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan, tidak menyelesaikan keberatan, dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (4), keberatan dianggap dikabulkan.

Sehingga, Keberatan yang dianggap dikabulkan itu, ditindaklanjuti dengan penetapan Keputusan, sesuai dengan permohonan keberatan, oleh Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan.

Bahkan, Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan, wajib menetapkan Keputusan sesuai dengan permohonan, paling lama 5 hari kerja, setelah berakhirnya tenggang waktu, sebagaimana dimaksud pada ayat (4).

Hingga Sekarang Surat Keberatan ASN PTDH Belum Ada Tanggapan

Sementara dalam pengakuan salah satu Eks ASN, Kaisar Robinson dengan media ini. Sejak tanggal 7 Januari 2019 hingga sekarang, terhitung sudah 15 hari  lamanya. Bupati Bengkulu Utara, Ir.H.Mian selaku kapala pemerintahan daerah setempat,  belum membalas surat keberatan yang telah dajukannya tersebut.

“Alhamdulillah..sampai sekarang, surat kami belum juga mendapatkan tanggapan, dari pihak Pemkab Bengkulu Utara, terkhusus Bupati Bengkulu Utara yang terhormat Ir.H.Mian, maupun dari Baperjakatnya Sekda Haryadi, yang saat ini juga sebagai ketua Korpri Bengkulu Utara,”tutur kaisar Robinson.

Disisi lain, Tarzon yang merupakan salah satu ASN, yang telah dipecat oleh  Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian bersama Sekda Haryadi, juga membeberkan. Apabila somasi itu tidak kunjung ditanggapi, maka pihaknya akan membawa hal ini ke ranah yang lebih tinggi.

Mengapa hal ini akan dibawa keranah yang lebih tinggi?..Sebab menimbang Bupati Bengkulu Utara dan Sekda Bengkulu Utara, tidak mengindahkan aturan regulasi, yang berlaku di Indonesia Raya ini.

“Kami masih menunggu, jika tidak juga kunjung ditanggapi. Kemungkinan besar, akan kita bawa ini ke ranah yang lebih tinggi. Karena, keputusan yang diambil oleh pihak Pemkab Bengkulu Utara, jelas-jelas telah merugikan kami dan kawan-kawan, terlebih ini menyangkut hajat hidup keluarga kami,”jelasnya.(Ben)

Latest News

Rumjab KadisKes BU 2018 Dapat Anggaran Perabot, Berikut Rinciannya

Bengkulu Utara, GC – Anggaran pengadaan perlengkapan Rumah Jabatan (Rumjab) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Bengkulu Utara...

Pertarungan melawan ‘Berita HOAX’ di Indonesia

Indonesia benar-benar gagap, berada ditengah perkembangan dunia tehnologi saat ini. Media sosial dan berbagai sistem, yang memungkinkan informasi menyebar dan disebar, sepertinya...

Ada banyak jenis kanibalisme, selain orang makan orang

Mungkin Anda sedikit gugup atau hanya sekedar kebiasaan, lalu mengigit kuku. Meskipun ini mungkin tampak seperti tindakan yang tidak berbahaya, itu bisa...

Menyibak rahasia konspirasi hening pembunuhan massal Indonesia [PKI]

Pengantar - Tidak ada yang benar-benar tahu, kecuali mereka pelaku sejarah. Namun, pernah tercatat dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, tentang pembantaian...

Lahan Pulau Dua Enggano Diduga Dijual Oknum Secara Ilegal

Bengkulu, GC - Terkait soal dugaan lahan pulau dua yang dijual oleh oknum yang tidak bertanggung jawab secara ilegal. Kapala Dinas Kelautan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -