Connect with us

Daerah

Diklat Kepsek, Diknas Bengkulu Utara Disinyalir Lakukan Pungli

Published

on

Bengkulu Utara,(GC) – Walaupun saat ini pihak Pemerintah Daerah Bengkulu Utara telah menggaungkan sapu bersih pungutan liar ( Saber Pungli ), tetapi praktik-praktik pungli sepertinya masih saja terus dilakukan, terutama dilingkup Dinas Pendidikan Nasional.

Berdasarkan data yang dihimpun garudacitizen.com di lapangan, ada sekitar 150 orang kepala sekolah (Kepsek) SD dan SMP yang rencananya pada tanggal 15 September 2018 atau bulan depan yang ingin mengikuti diklat penguatan kepsek ke solo, disinnyalir dipungut biaya sebesar RP. 4 juta per orang oleh pihak Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Bengkulu Utara.

“Setiap Kepsek yang rencananya ikut diklat ke solo dipungut biaya sebesar  Rp. 4 juta, dan uang nya baru sudah kami setor malalui transfer rekening sebesar Rp. 2 Juta, ini bukti kita telah melakukan transfer uangnya,” terang salah seorang kepsek yang saat ini belaum mau disebut namanya dengan media ini, senin (20/8/2018).

Dia menambahkan, setelah seluruh kepsek membayar semua uang untuk biaya diklat ke solo, namun tiba-tiba pihak Diknas melalui koordinatornya menyatakan pemberangkatan diklat ke solo dibatalkan lantaran ada surat edaran dari kementerian pendidikan yang menerangkan, bahwa untuk diklat penguatan kepsek ke solo tidak diperbolehkan.

Namun yang menjadi  permasalahan dalam hal tersebut, saat ini pihak Diknas melalui koordinatornya mengembalikan uang dengan Kepsek yang telah menyetor sebesar Rp. 4 juta tersebut, hanya dikembalikan sebesar Rp.500 ribu. Tidak seutuhnya pengembalian uang itu menurut penjelasan pihak Diknas dengan salah seorang kepsek, karena sudah terpakai untuk pembelian tiket dan biaya booking penginapan di solo.

“Dari jumlah uang yang telah kami setor itu, tampaknya hanya dikembalikan Rp.500 ribu. Menurut keterangan dari pihak diknas, tidak seutuhnya uang kami itu dikembalikan lantaran telah terpakai untuk tiket dan biaya penginapan. Tetapi ketika kami mau bukti tiket dan bukti pemesanan penginapan, malah pihak Diknas tak dapat memperlihatkannya,” Jelasnya.

Kabid GTK Diknas Bengkulu Utara, Katwanto

Sementara kepala bidang (Kabid) Guru Tenaga kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara, Katwanto ketika dikonfirmasikan oleh media ini di ruang kerjanya membantah adanya pungutan tersebut.

“Kalau ada yang bilang dipungut biaya, itu tidak benar. Mengapa saya katakan demikian, pemberangkatan diklat itu tidak jadi lantaran ada surat dari menteri yang tidak memperbolehkan kegiatan ini, padahal kami telah beli tiket dan telah memesan penginapan,” ujar Katwanto.

Menurutnya, tidak adanya pemungutan uang yang dilakukan oleh pihak Diknas untuk biaya diklat kesolo, Sebab pihak Diknas tidak terlibat masalah biaya. Bahkan saat ini uang senilai Rp.4 juta per kepsek tersebut telah dikembalikan semua dengan kepsek.

“Uang itu sudah dikembalikan kepada kepala sekolah, dan kami dari diknas tidak ada terlibat soal biaya, karena setiap kecamatan ada koordinatornya,”demikian Katwanto. (Ben)

Garuda Citizen adalah portal berita yang memuat berbagai artikel menarik dan penting. Seperti politik, hukum, HAM, wisata, opini hingga hiburan

Advertisement
1 Comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Daerah

Kelurahan Limo Memulai Kegiatan Pekerjaan Tahun 2022

Published

on

Depok, GarudaCitizen – Kelurahan limo Kota Depok memulai pekerjaan fisik di awali dengan pekerjaan Betonisasi jalan lapangan relis RT 9 RW 9 menggunakan APBD tahun 2022 dengan nominal Rp. 280.784.000. dengan waktu pekerjaan 25 hari. Ditahun 2022 ada 5 titik pekerjaan Kelurahan Limo meliputi saluran drainase dan jalan lingkungan.

Kegiatan yang dikerjakan oleh kelompok masyarakat (pokmas) mulai dari persiapan, pekerjaan, hingga pengawasan. Untuk kegiatan Betonisasi jalan lapangan relis dilakukan oleh Pokmas Nyaman Limo.

Intinya dari kita bisa memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, mudah mudahan bermanfaat bagi warga masyarakat” ujar AA. Abdul Khoir selaku Lurah Limo (29/09/2022).

Jalan Lingkungan Jalan Lapangan Relis Limo.

Harapannya kegiatan bisa berjalan dengan baik hingga selesai. masyarakat bisa menikmati serta melakukan pengawasan serta pemeliharaan secara berkesinambungan.

“Yang pastinya tidak ada yang tidak bermanfaat, sekarang ini kan pakai pokmas dari mereka yang mengusulkan, mereka yang mengerjakan artinya baik dan tidaknya pada akhirnya kita kembalikan pada mereka, itu sudah saya tekan kan sejak awal” tutur AA. Abdul Khoir. (ibn)

Continue Reading

Daerah

Empat Titik Pekerjaan Kelurahan Pangkalan Jati Berkolaborasi Dengan Pokmas

Published

on

Depok, GarudaCitizen – Tahun ini, Kelurahan Pangkalan Jati memiliki 4 titik pekerjaan fisik yang dilaksanakan secara swakelola pada tahun 2022 ini. Pekerjaan fisik tersebut meliputi pekerjaan saluran drainase dengan pemberdayaan warga melalui kelompok masyarakat (Pokmas) berbasis RW. Hal ini dilakukan guna mengikut peran serta masyarakat dalam membangun serta menjaga wilayahnya.

Kegiatan di tahun 2022 dikerjakan secara swakelola, Alhamdulillah sangat membantu masyarakat serta para ketua RT dan RW. Karena dalam satu titik pekerjaan kita membuat satu kelompok masyarakat disitu keterlibatannya ketua LPM, ketua RW, ketua RT, kader PKK, karang taruna. Jadi intinya semua masyarakat dilibatkan” ujar Tarmuji Lurah Pangkalan Jati (27/09/2022).

Pemberdayaan masyarakat dengan ikut andil dalam kegiatan pekerjaan pembangunan di wilayah, tercipta budaya gotong royong secara berkesinambungan serta menarik minat warga untuk bisa lebih peduli serta menjaga wilayahnya dengan seksama.

” Sesuai dengan tujuan memberdayakan masyarakat setempat sesuai dengan swakelola tipe 4 dikerjakan oleh pokmas, masyarakatnya pun ada kesempatan bekerja RT RW LPM disitu dilibatkan sebagai tim persiapan dan pengawasan” tutur Tarmuji.

Pekerjaan Di Jalan Cilobak RT 1 RW 7.

Di kesempatan yang sama Kasie Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Pangkalan Jati Rugby Andy yang juga PPTK kegiatan fisik Kelurahan mengatakan, ” tahun ini fokus pekerjaan di saluran drainase hasil Musrenbang tahun tahun sebelumnya, satu titik sudah rampung dijalan cilobak” ujarnya. (ibn)

Continue Reading

Daerah

Kerjasama Pemkot Depok Dengan Dirjen Holtikultura Gelar Pangan Murah, Tuai Respon Positif Warga

Published

on

Depok, GarudaCitizen – Kehadiran Gelar Pangan Murah yang diadakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Depok bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Hortikultura (Toko Tani Indonesia Center) Kementerian Pertanian (Kementan) RI mendapat respons positif dari masyarakat. Gelar Pangan Murah diadakan di dua lokasi yakni Kecamatan Cimanggis dan Pasar Depok Jaya pada 21-22 September dalam rangka  pengendalian inflasi di Kota Depok. 

“Alhamdulillah, menurut saya Gelar Pangan Murah sangat membantu kita masyarakat yang ada di sekitar kelurahan maupun kecamatan,” ujar Fufun, warga Kelurahan Mekarsari Sabtu (24/09/22). 

Menurutnya, di saat harga komiditi pangan sedang naik, barang-barang yang dijual di Gelar Pangan Murah tergolong lebih murah. Termasuk produk yang jual terbilang masih segar. 

“Produk-produk yang dijajakan bagus, harganya juga bagus di bawah pasaran,” ujarnya. 

Hal senada juga diungkapkan Sugiati, warga Kelurahan Tugu yang merasa terbantu dengan hadirnya Gelar Pangan Murah. Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. 

“Kegiatan ini mudah-mudahan bisa diadakan secara rutin lagi ya dan harganya kalau bisa lebih murah lagi,” ungkapnya.

Adapun komoditi yang dijual pada Gelar Pangan Murah di antaranya: 

1. Bawang Merah Brebes, Rp 29.000/Kg 

2. Cabai Rawit Merah dan Cabai Merah Keriting, Rp 55.000/Kg 

3. Bawang Putih Kating, Rp 26.000/Kg 

4. Bawang Putih Honan, Rp 18.000/Kg 

5. Ayam Broiler, Rp 34.000/Kg 

6. Telur ayam Rp 25.000/kg, Rp 46.000/tray 

Variasi Daging Sapi: 

1. Sop, Rp 75.000/Kg 

2. Semur, Rp 85.000/Kg 

3. Rendang, Rp 95.000/Kg 

Kerbau Rendang, Rp 85.000/Kg 

Gula Pasir kemasan, mulai dari Rp 13.000/Kg sampai Rp 13.500/Kg 

Minyak Goreng kemasan, mulai dari Rp 14.000 /liter sampai  Rp 16.000/liter

Beras, mulai dari Rp 9.400/Kg sampai Rp 11.400/Kg. (ibn)

Continue Reading

Trending