Diduga Partai Baru Catut Nama Bupati Bengkulu Utara

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara,(GC) – Pada saat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bengkulu Utara mulai melakukan Verifikasi partai Berkarya sebagai partai pendatang baru yang sudah mendaftar beberapa waktu lalu tampaknya banyak menuai masalah. Salah satunya, diduga nama Ir.Mian selaku ketua DPC partai Gerindra yang saat ini juga menjabat sebagai Bupati Bengkulu Utara dicatut oleh pengurus partai Berkarya sebagai kader.

“Iya, memang pada saat kita melakukan pengecekan,terdapat 265 nama kader partai yang ganda, seperti nama Ir.Mian selaku Bupati Bengkulu Utara terdaftar didua Partai, yakni di Partai Gerindra dan Partai Berkarya,” Ungkap Rodi selaku ketua KPUD Bengkulu Utara di ruang Kerjanya,Rabu (1/11/2017).

Lanjutnya, dari hasil pengecekan Partai yang sudah mendaftar, pihak KPUD juga menemukan sebanyak 37 orang PNS serta beberapa angota Polri dan TNI yang namanya diduga juga dicatut sebagai kader pengurus Partai Berkarya dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Sehingga dengan adanya hal ini, pihak KPUD dalam waktu dekat akan mendatangi orang-orang yang namanya tercantum didalam daftar kader pengurus partai tersebut guna untuk menegtahui status mereka sekaligus mempertanyakan sejauh mana keterlibatan mereka ketika ada namanya di struktur pengurus Partai.

“Jika nanti ketika pihak kita datangi orang-orang yang namanya sudah terdaftar di partai tidak mengakui bahwa Ia tidak marasa sebagai pengurus partai maka namanya akan segera kita coret,” Jelas Rodi.

Selain itu Ketua KPUD juga Mengatakan, meskipun banyak ditemukan permasalahan pada saat melakukan Verifikasi Partai, namun pihak KPUD tidak akan memberikan sanksi. Bahkan jika ada salah seorang yang keberatan namanya dicatut oleh pihak partai, maka menurut ketua KPUD hal tesebut bukan ranah KPUD lagi melainkan sudah mengarah keranah hukum.

“Terkait bagi yang tidak terima namanya tercantum sebagai pengurus partai saat ini, itu tidak urusan kami melainkan ranah aparat penegak hukum untuk menindaklanjutinya,” Demikian Rodi.(Ben)

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -