ads
  • suasana TPI Kota Pekalongan
    suasana TPI Kota Pekalongan

    Pekalongan – Diduga terjadi prakk lelang yang dak sehat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Pekalongan, Jawa Tengah saat ini menjadi sepi. Berdasarkan informasi dari pekerja di lingkungan TPI

    Pekalongan saat ini banyak terjadi praktek lelang ikan segar yang dak sehat di TPI salah satunya yakni
    kapal yang sandar di pelabuhan Kota Pekalongan dak semuanya di lelang secara terbuka. Tapi dari kapal langsung di borong salah satu tengkulak ikan, “dengan adanya praktek demikian, kami sebagai pekerja di
    lingkungan tpi merasa di rugikan karena ikan – ikan tersebut dak di lelang secara terbuka otomatis jasa
    Kami sebagai pekerja dak di gunakan,” ujar salah seorang pekerja yang enggan namanya di mediakan. Selain itu keluhan juga datang dari pemilik basket (keranjang plask yang di gunakan untuk tempat ikan
    saat lelang) dengan praktek monopoli pembelian ikan pemilik kapal dan tengkulak langsung mengangkut
    Ikan ke dalam truk dan tidak menggunakan jasa sewa basket. “Padahal kapal yang sandar di pelabuhan Pekalongan pasca lebaran ini masih terbilang sedikit cuma satu sampai tiga kapal saja kalau banyak kapal
    kami tidak merasa dirugikan, karena sedikit kapal dan tidak semua kapal di lelang secara terbuka, ini sangat berpengaruh pada penghasilan kami,l tambah pekerja yang lain. Kecurigaan lain juga datang
    Karena adanya kerja sama tidak sehat antara pemilik kapal, tengkulak dan petugas UPT TPI Pekalongan pasalnya setiap kali terjadi monopoli pembelian ikan yang membeli selalu tengkulak yang sama.
    Sementara itu kepala TPI kota Pekalongan Kasim Sumadi saat di kon*rmasi tentang adanya hal tersebut tidak mau memberikan keterangan dengan alasan pihaknya dak mempunyai kewenangan “untuk masalah ini saya tidak berani menjawab, sebaiknya langsung kepala dinas saja,” elak kepala TPI. Ditemui
    di kantornya Senin (25/7) Kepala Dinas Pertanian Perternakan dan Kelautan Kota Pekalongan Ir Aris
    Sidharcahya mengatakan, “selama ini dak ada masalah soal pelelangan di tpi, kalaupun ada akan segera di selesaikan saat acara ngopi bareng antar seluruh komponen PPNP dengan dinas,” ujarnya. Namun
    dirinya tidak membantah jika ada lelang tertutup atau lelang sebagian di TPI Kota Pekalongan, “mungkin yang dimaksudkan itu lelang tertutup, memang sesuai dengan perda no 11 Tahun 2015, tetang
    pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan, dimungkinkan pemilik kapal melakukan lelang sebagian,” jelasnya.
    Lelang ini di lakukan dengan hanya mengeluarkan contoh ikan hasil tangkapan dan menghadirkan mereka yang akan mengiku lelang setelah terjadi transaksi dan ada pemenang lelang maka ikan hasil tangkapan langsung di angkut menggunakan alat transport milik pemenang lelang. “
    Jadi berdasarkan perda tersebut di mungkinkan pemilik kapal melakukan lelang tanpa harus mengeluarkan semua hasil tangkapannya, hanya sebagian saja dan itupun harus sesuai dengan mekanisme lelang yang ada di TPI,”
    tambah Aris.
    Di jelaskan bahwa perda tersebut merupakan perda usulan DPRD “harusnya kepala TPI bisamenjawab tentang hal ini dia kan di beri tugas untuk melaksanakan perda juga sebagai pelaksana lelang, kok sampai tidak tahu adanya hal ini kan lucu,” tukas Aris. (kermi)