Dewan Bantah Pembentukan Pansus Proyek Hanya Gertak Sambal

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara,(GC)-Ketua Bagian Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara, Mohtadin dengan media ini membantah atas komentar Ketua LSM Gerap beberapa hari yang lalu yang menyebutkan, pihak anggota dewan yang ingin membentuk Panitia Khusus (Pansus) Proyek, hanyalah sekedar gertak sambal semata.

“Soal Pembentukan Pansus Proyek, kami bukan hanya sekadar gertak sambal saja, tetapi masih dalam proses lobi-lobi untuk menyatukan persepsi dengan fraksi yang lain,” Jelas Mohtadin, Selasa (27/3/2018) diruang kerjanya.

Lanjutnya, selain masih proses lobi-lobi untuk menyatukan persepsi, lambanya proses pembentukan Pansus proyek tersebut saat ini, lantaran masih menunggu arahan dari pimpinan dan masih melakukan proses pengkajian dengan fraksi yang lain. Hal itu dilkaukan menurut, Muhtadin selaku  ketua Komisi III tersebut, agar pada saat pembentukan Pansus proyek oleh anggota DPRD nantinya, tidak meyalahi atuaran.

“Pembentukan Pansus Proyek itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, Katanya LSM lembaga kontrol juga, Tapi kenapa sampai hari ini tidak ada laporan, coba layangkan surat dengan kami kalau ada masalahnya. Kemudian, kalau memang pihak LSM ada yang menemukan bukti indikasi korupsi pada proyek DPUPR tahun 2017 lalu, coba laporkan dengan aparat penegak hukum, dan kami siap membantu mereka,” Tegas Mohtadin.

Selain itu Mohtadin juga mengatakan, dirinya juga tidak membenarkan jika rencana Para anggota dewan yang ingin pembentukan Pansus Proyek tahun ini, hanya mencari sensasi politik tahun 2019 yang akan datang.

“Sebagai lembaga pengawasan, kami memang benar benar punya rencana membentuk pansus proyek, sebab kami telah banyak mendengar bahwa proyek tahun 2017 lalu banyak yang bermasalah,” Tutup Mohtadin.(Ben)

Baca Juga : https://www.garudacitizen.com/dprd-bengkulu-utara-dinilai-hanya-gertak-sambal/

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -