Desak Novanto Dipecat, Mahasiswa Medan Menuai Pujian Netizen

Terkait Dugaan Skandal Freeport

0
530
Desak Novanto Mundur - Mahasiswa Medan Dipuji Netizen

Unjuk rasa Desak Novanto Dipecat dari jabatannya sebagai Ketua DPR-RI, Mahasiswa Medan menuai pujian dan dukungan dari netizen di media sosial.

Desak Novanto Dipecat - Mahasiswa Meda“Siiiiip, ini yang baru namanya mahasiswa pengawal revormasi… hidup medan,” demikian tulis salah satu akun Facebook bernama Adi Saputra

Mana yang lain ayo berjuang untuk bangsamu dari penindasan yang dilakukan oleh “ekstrimis” bangsamu sendiri. Mana Jakarta, Bandung, Makassar, Papua dan lainnya. Ayo selamatkan bangsa ini dari bahaya laten korupsi, lanjut Adi Saputra.

Sementara itu, akun bernama  Anastasia Silvana menulis; Puji Tuhan, ternyata masih banyak mahasiswa yang punya hati nurani. Lakukan dengan damai dan santun, tunjukan kalian mahasiswa yang santun dan berbudi pekerti luhur. Semoga perjuangan kalian membawa hasil yang positif buat negri kita,Tuhan memberkati.

Dalam tempo beberapa menit, berita tentang demo yang digelar di depan kampus Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Jalan Sisingamangaraja, Medan, yang dilakukan oleh Mahasiswa yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa Peduli Indonesia (GMPI), mendapat respon cukup banyak dimedia sosial.

Sebagian besar netizen mendukung dan berharap gerakan tersebut juga dilakukan oleh mahasiswa dari daerah lain.

Desak Novanto Dipecat - Mahasiswa Medan Dipuji Netizen

Untuk diketahui, demo yang dilakukan oleh GMPI, Senin (7/12), merupakan buntut dari ketidakpuasan atas sikap MKD yang dinilai tidak berpihak pada rakyat dalam mengadili kasus dugaan skandal freeport yang melibatkan Ketua DPR-RI, Setya Novanto.

“Tuntutan kami ada tiga. Pertama, usir Freeport dari Indonesia. Kedua, pecat Setya Novanto dan kocok ulang pimpinan DPR RI. Ketiga, bubarkan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD),” kata Saddam H Sianturi, koordinator lapangan GMPI kepada Wartawan.

Menurut mereka, izin Freeport di Indonesia jangan lagi diperpanjang agar warga negara Indonesia tidak menjadi kacung di negeri sendiri. Pertambangan itu harus diambil alih untuk kepentingan negara.

“Kalau untuk Setya Novanto, kami sudah muak dengan pimpinan DPR yang sekarang ini, karena bertindak tidak sesuai dengan kapasitasnya, seperti bertemu Donald dan terakhir diberitakan meminta saham,” ucapnya.

Mahasiswa juga menilai MKD yang “mengadili” Setya Novanto harus dibubarkan.

“Mereka terlihat tidak berpihak kepada rakyat, hanya mementingkan kekuasaan,” sambung Saddam.

Dalam aksinya, pendemo membawa spanduk dan sejumlah poster yang isinya sejalan dengan tuntutannya. Mereka juga melakukan aksi bakar ban di tengah Jalan Sisingamangaraja. Foto Setya Novanto juga ikut dibakar.

Akibat aksi massa, satu jalur Jalan Sisingamangaraja depan kampus UISU ditutup. Kemacetan tak terhindarkan saat demo berlangsung.

Mahasiswa Makassar juga gelar aksi desak Novanto dipecat

Sementara itu, pada hari yang sama Senin, (7/12) di Jalan AP Pettarani, tepat di depan gedung DPRD Makassar, sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan aliansi mahasiswa Makassar melakukan aksi serupa. Yakni, menuntut agar ketua DPR Setya Novanto, politisi asal Partai Golkar yang tengah mengikuti sidang ke tiga Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) segera dipecat.

Aksi berlangsung sejak pukul 14.00 WITA dengan mengambil sebagian badan jalan namun tidak memacetkan arus lalu lintas. Dalam aksinya, Arwan, salah seorang orator di tengah mahasiswa ini menyerukan agar MKD keluarkan keputusan yang objektif, tidak ada negosiasi politik, tidak ada diskriminasi hukum.

“Dari rekaman yang diperdengarkan oleh MKD jelas di sana ada upaya bagi-bagi saham jelas ini menciderai etika yang ada dan melukai hati rakyat. Setya Novanto harus segera turun dari jabatannya,” seru Arwan seraya menambahkan, mafia saham Freeport harus segera digantung.

Dalam aksinya, mahasiswa yang menyertai teatrikal ini juga menyuarakan agar seluruh elemen mewujudkan hukum yang demokratis. Mereka juga membakar poster ketua DPR sebagai bukti penolakan terhadap figur politisi ini.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here