6.9 C
Alba Iulia
Kamis, April 9, 2020

Cemarkan Nama Lembaga, Ketua AIPI Bengkulu Akan Lapor Polisi

Must Read

Beredar Foto Seronok di Duga Siswi SMK Kandeman Kabupaten Batang

Sekolah perlu memberikan pengawasan ketat terhadap para siswa dalam lingkungan sekolah ataupun di luar sekolah, bila ada keterkaitanya anak...

Umat Islam Diambang Kehancuran?

Belakangan ini konflik atas nama agama sering kali mencuat. Baik di dunia maupun di Indonesia. Islam menjadi salah satu...

Tari Topeng Cirebon dan Makna Dibaliknya

Tari Topeng Cirebon dengan gerakan tangan dan tubuh yang gemulai, serta iringan musik yang didominasi oleh kendang dan rebab,...
Beni Irawanhttp://www.garudacitizen.com
Garuda Citizen adalah portal berita yang memuat berbagai artikel menarik dan penting. Seperti politik, hukum, HAM, wisata, opini hingga hiburan

Bengkulu Utara,(GC) – Merasa Nama baik Sebuah Lembaganya tercemar akibat ulah oknum berinisial PS, yang saat ini juga diduga telah melakukan pemalsuan tanda tangan dan Cap Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Asosiasi Independen Petani Indonesia (AIPI) Provinsi Bengkulu, Amran Edi dalam waktu dekat ini akan melaporkan dengan pihak kepolisian.

“Karena telah mencemarkan nama baik sebuah lembaga kami, maka saya selaku ketua DPD LSM AIPI Provinsi Bengkulu dalam waktu dekat ini akan melaporkan PS Ke kepolisian, yakni Polres Bengkulu Utara,” kata Amran ketika mendatangi kediaman wartawan media ini, Kamis (6/9/2018).

Dia Menambahkan, berdasarkan koordinasinya dengan pihak kepolisian polres Bengkulu Utara, pihak kepolisian menyarankan sebelum melaporkan oknum berinisial PS, agar pihaknya selaku ketua DPD LSM AIPI Provinsi Bengkulu melengkapi berkas-berkas lembaga terlebih dahulu.

“Tadi saya sudah berkoordinasi dengan pihak polres, dan saya disarankan sebelum melaporkan oknum tersebut, agar melengkapi berkas-berkas LSM AIPI terlebih dahulu. Kalau tidak ada halangan dua tiga hari ini nanti saya kembali ke Arga Makmur lagi,” terang Amran.

Selain itu Amran Edi juga menerangkan, karena tidak ada sedikit pun menyampaikan laporan ke DPD LSM AIPI Provinsi Bengkulu, sehingga dari tahun 2016 sampai saat ini, oknum berinisial PS telah dikeluarkan dari kepengurusan LSM AIPI, alias tidak lagi bernaung lagi di LSM AIPI.

“Perlu diketahui, mulai dari tahun 2016 hingga saat ini, Oknum Berinisial PS tidak Lagi di LSM AIPI, karena sudah kami keluarkan. Sehingga apaun bentuk tindak tanduknya selama ini di Bengkulu Utara, kami dari DPD LSM AIPI Provinsi Bengkulu tidak bertanggung Jawab,”demikian papar Amran Edi. (Ben)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Tari Pendet – Bali, Ciri khas dan nuansa sakralnya

Tari Pendet adalah tari yang asli berasal dari Bali. Mulai ada sejak tahun 1950 an, ada asal...

Mengapa Optimasi SEO Website Penting Dalam Strategi Konten Marketing

Optimasi SEO Website adalah cara untuk meningkatkan traffic organik. Dan ini bagian dari strategi konten marketing paling banyak dibicarakan di dunia internet.

Kabar Duka, Wakil Jaksa Agung RI Tutup Usia

Garuda Citizen – Kabar duka. Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia (RI) Dr Arminsyah, tutup usia. Ia meninggal akibat kecelakaan tunggal di Tol...

Ini Daftar 48 Media Massa Yang Kerja Sama di DPRD BU 2019

Bengkulu Utara, GC – Anggaran publikasi media massa di sekretariat DPRD Kabupaten Bengkulu Utara (BU) tahun 2019 lalu mencapai Rp 1.743.700.000. Anggaran...

Karena Corona, Pilkada Serentak Tahun 2020 Ditunda

garudacitizen.com – Kesimpulan rapat kerja dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -