Wow… selamat!!! Ketika anda mengunjungi halaman ini, saya yakin bukan iseng. Anda akan segera menghadapi malam pertama. Hmm… Pertanyaan tentang cara menghadapi malam pertama agar sukses jelas mengemuka dalam benak anda. 

Malam pertama adalah malam yang penuh makna dengan pasangan anda. Bayangan indahnya bercumbu dengan pasangan tercinta, mungkin sudah menari-nari dalam pikiran anda. Sekali lagi selamat bercinta…

Cemas, canggung, takut mungkin juga sebuah alasan anda mengunjungi halaman ini. Setidaknya, hal itu mungkin terlintas dan menghantui  perasaan menjelang malam pertama tiba. Ada banyak pertanyaan yang juga berputar-putar dikepala. Apa yang harus dilakukan bersama si dia? Apa langkah pertama yang harus dipersiapkan? Bagaimana memulai nya?

Cara Menghadapi Malam Pertama Agar SuksesYang jelas, jantung pun akan berdegub kencang ketika membayangkannya. Ya.. kan??? he… he…

Oke, tak perlu terlalu banyak berbasa-basi, agar bersahabat dengan semua perasaan tersebut, ikuti beberapa tip berikut, seperti dikutip Times of India dan tentunya pengalaman saya sendiri.

Mari, langsung saja kita berbicara tentang cara menghadapi malam pertama

Banyak pasangan terserang virus nervous saat menghadapi malam pertama. Apalagi, tingkat kecemasan kian meningkat saat mendengar pengalaman dari sesama teman yang baru menikah. Dan atau mendengar mitos umum seputar seks yang menambah ketegangan seksual Anda. Hal ini wajar, namun tidak begitu bagus kawan…

Informasi dan ilmu yang cukup bukanlah modal utama agar Anda dapat melakukannya dengan baik. Pasalnya, Anda mungkin akan dihadapkan pada situasi yang kurang kondusif sehingga menambah ketegangan yang Anda rasakan. Misalnya, kalimat yang dijuruskan kerabat dan kolega yang menggoda Anda dan pasangan saat atau setelah pesta pernikahan berlangsung. Itu biasa terjadi, tenang aja kawan…

Tak perlu menanggapi situasi tersebut dengan ketegangan karena tindakan yang tak terkontrol ini hanya akan memunculkan kesalahan yang terjadi secara tak sengaja. Ya, seks memang bukanlah hal yang terjadi pada malam pertama saja.  Tapi yang pasti, mencipta malam pertama yang tak terlupakan adalah impian semua pasangan.

Berikut adalah tips cara menghadapi malam pertama yang dapat Anda lakukan agar terhindar dari kesalahan yang umum dialami banyak pasangan.

1. Jangan tergesa-gesa untuk bercinta

Kesalahan yang sering kali dilakukan adalah kurangnya pengetahuan Anda dan dia seputar seks. Sehingga, perasaaan canggung kerap muncul saat  menghadapi situasi seperti ejakulasi dini baik pada pria atau wanita. Atau wanita yang secara terang-terangan mengakui rasa sakit dan pendarahan pada selaput dara vaginanya.

Ini adalah ketakutan terbesar yang bisa memengaruhi kenikmatan malam pertama Anda.

Tips: bertindak dengan menyenangkan

Tidak seorangpun berperan sebagai “master” pemain seks. Apalagi ketika pertama kali. Jadi, nikmatilah foreplay dengan santai agar malam pertama Anda tercipta pengalaman yang indah. Bahkan, jika salah satu di antara Anda dan pasangan melakukan kesalahan. Tetaplah berlaku tenang dan mencoba kembali beberapa waktu kemudian.

Terkadang, stres karena pernikahan menimbulkan ketidaknyamanan mental pasangan. Tubuh dan pikiran biasanya tidak terbuka sepenuhnya untuk menjelajahi pengalaman seksual. Karenanya, pasangan harus bisa mengontrol kadar emosi dan mental mereka agar kenikmatan seks bisa tergapai.

2. Menunda eksperimen bercinta

Mungkin ini adalah pengalaman pertama seks bagi Anda maupun pasangan. Sehingga, belum banyak hal yang dimengerti. Apalagi pemahaman secara teknis. Tapi jangan khawatir, semua pengalaman akan terasah dengan waktu. Teruslah mencoba eksperimen baru di tempat tidur pada waktu-waktu selanjutnya, tapi tidak untuk pengalaman pertama. Ini hanya akan membuat kenyamanan Anda dan pasangan terusik.

Tips: jadikan setiap malam adalah malam pertama

Jangan berpikir bahwa malam pertama adalah satu-satunya kesempatan Anda untuk melimpahkan gairah. Malam pertama hanyalah awal dari kesenangan. Karenanya, jangan khawatir dengan kecemasan yang kerap melanda. Perjalanan waktu akan mematangkan pengalaman ranjang Anda dan pasangan dengan sendirinya.

3. Tampil seksi di malam pertama

Tradisi ini mungkin menjadi petuah umum bagi semua pengantin. Bahwa di malam pertama, Anda harus tampil seksi di ranjang.

Dengan pakaian mewah yang membalut tubuh, Anda pun menunggu pasangan di bibir ranjang. Tapi itu hanyalah sebuah petuah belaka. Pengantin modern tak terlalu tertarik dengan anjuran mengenakan pakaian mewah seperti itu. Mereka lebih memilih menanggalkan pakaian seksi dan berganti dengan “lingerie” atau gaun malam. Jadi, tak peduli seberapa sensual Anda dalam balutan busana yang Anda pilih tersebut. Ini adalah kecerobohan yang kerap dilakukan para pengantin.

Tips: berikan dia kejutan

Sebagai pasangan yang baik, sudah selayaknyalah Anda menghargai pasangan dengan pemberian kejutan romantis. Anda dapat memberikan “surprise” untuknya dengan memberikan dia cincin, liontin, kalung, paket bulan madu romantis dan hal lain yang membuatnya tampak memesona sesuai dengan harapan Anda.

4. Seks itu mengalir dengan sendirinya

Perlu diketahui seks itu adalah sesuatu yang alami. Sama seperti bayi menyusu kepada ibunya. Tidak perlu rumus, tehnik, jurus, atau strategi tertentu. Dia akan berjalan dengan sendirinya mengikuti naluri kebutuhan akan pemenuhan birahi.

Setiap gerakan atau tindakan dari kita atau pasanganya kita, secara reflek akan mendapat respon secara otomatis. Seluruh anggota tubuhkan akan bergerak dengan sendirinya, mengikut naluri dan birahi.

Tips: Jadi pada malam pertama tidak perlu terlalu pusing berpikir tentang gaya

Sebagai pasangan baru, sebaiknya anda dan pasangannya sama-sama memahami hal ini. Sehingga tidak perlu telalu berpikir tentang gaya atau cara yang terlalu sulit. Cukup dengan mengikuti naluri dan mengalir dengan normal atau seadanya saja. Sehingga, hakikat dari seks tersebut berjalan dengan semestinya tercapai, yaitu orgasme.

Inti dari bercinta sebenarnya ya orgasme itu. Artinya, mau pakai gaya atau tidak tetap akan nikmat.

5. Orgasme berbarengan

Impian semua pasangan!! Baik malam pertama atau selanjutnya. Namun hal ini sulit terjadi. Karena jelas kita tidak bisa memprediksi kapan anda atau pasangan anda berada pada tahap terdekat untuk orgasme. Jadi tidak perlu terlalu menjadi prioritas utama.

Namun jika memungkinkan, upayakanlah agar si wanita lah yang mencapai orgasme terlebih dahulu. Agar si Pria dapat menyusul setelahnya. Jika sebaliknya, jelas berakibat fatal, karena perang terpaksa harus terhenti.

Tip: Nikmati setiap detil hubungan intim tanpa harus berpikir hasil akhir

Cara menghadapi malam pertama terbaik adalah mengalir apa adanya. Tanpa harus risau tentang berbagai kesalahan. Karena toh.,.. masih banyak perang selanjutnya 😉

Kesimpulan 

Sebenarnya tidak ada persoalan yang cukup berarti dimalam pertama, ketika antara keduanya berupaya untuk saling memahami. Apalagi, ketika sistem komunikasi bisa berjalan dengan baik. Minimal, jika canggung untuk berbicara tentang hal ini, upayakan agar pasangannya ikut membaca artikel ini.
Adalah wajar, ketika kondisi terburuk si Pria harus terlebih dahulu orgasme pada permainan pertama. Dan hal itu pun tidak perlu untuk terlalu dikhawatirkan. Karena, masa-masa malam pertama adalah masa dimata antara anda dan pasangan anda mempunyai banyak energi untuk mengulang kembali, bahkan berkali-kali.
Tidak perlu berfikir hal-hal yang luar biasa. Cara menghadapi malam pertama yang terbaik ya lakukan secara natural saja. Tidak perlu mempelajari berbagai tehnik bercinta untuk menunjukan anda ahlinya. Toh, kenyataannya memang anda dan pasangan adalah sama-sama pemula.

Tips: Anggaplah, pada perang pertama sebagai pemanasan lalu kedua, ketiga, dst adalah inti. Dan yakinlah, secara bertahap hubungan intim akan berjalan secara terkendali.

Oke, demikian  tips Cara Menghadapi Malam Pertama dari kami. Dan selamat menikmati malam pertama, semoga menjadi moment yang tak terlupakan…