Connect with us

Bisnis

5 Cara Membuat Infografis Untuk Meningkatkan Brand

Published

on

cara membuat infografis

Infografis marketing adalah sebuah strategi yang fantastis untuk dicoba. Strategi konten marketing biasanya saja mungkin tidak membawa banyak perkembangan pada brand anda. Namun jangan takut, strategi marketing infografik bisa menjadi solusinya. Anda telah datang ke halaman yang tepat untuk mengenal cara membuat infografis.

Infografik marketing merupakan salah satu cabang dari strategi konten marketing. Biasanya konten marketing dilakukan dengan menggunakan gambar dan ilustrasi visual.

Jenis konten marketing satu ini sangat efektif. Terutama jika konten anda mempunyai banyak angka atau data. Secara otomatis, pembaca akan kesusahan memproses angka tersebut. Ada banyak sekali jumlah angka yang bisa membuat pembaca kebingungan.

Solusinya terletak pada tampilan visual dalam bentuk infografik. Anda bisa menggabungkan angka menjadi diagram yang mudah dan enak untuk dinikmati. Sebuah strategi konten marketing harus terus bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Jika anda ingin mengenal cara membuat infografik lebih jauh lagi, ayo kita membedah lebih jauh terkait konten marketing.

Manfaat Menggunakan Strategi Marketing Infografis

1. Bisa Menangkap Perhatian Dengan Efektif

Manusia adalah makhluk hidup yang sangat mudah tertarik dengan suatu hal. Apalagi jika hal tersebut berbentuk unik atau memiliki warna yang menarik perhatian. Jika dari teks saja, mungkin orang orang sudah bosan melihat alfabet. Itulah mengapa banyak kampanye konten marketing menggunakan teknik infografis untuk menarik perhatian.

Pelanggan dan pembaca akan lebih mudah menyerap 90 % dari informasi apabila diterima secara visual. Hal ini menjadi tambahan jika anda ingin menerapkan strategi marketing infografis.

2. Meningkatkan Kesadaran Terhadap Brand

Infografik dibuat dengan tujuan untuk menyajikan informasi yang relevan. Secara visual, penyajian dari infografik akan termasuk website, nomor telefon, logo, dan brand website anda. Ini menjadi cara yang paling populer masa kini untuk meningkatkan kesadaran brand.

Apabila brand anda sudah terkenal, maka traffic dan pembeli akan bertambah seiring berjalannya waktu. Ini dikarenakan infografik tidak hanya memperlihatkan sebuah brand. Melainkan memberikan penjelasan atau gambaran secara visual dibandingkan dengan menggunakan paragraf.

3. Infografik Dapat Meningkatkan Hasil Pencarian Marketing

Strategi marketing infografik ternyata memiliki banyak manfaat. Salah satu manfaat tersebut adalah meningkatkan pencarian dari website originalnya. Sebenarnya cara membuat infografis dapat dipadukan dalam konten penulisan. Anda bisa menambahkan gambar dalam tulisan atau teks panjang.

Secara otomatis, website lain akan memberikan anda back link kepada konten infografik yang original. Back link yang banyak bisa melontarkan brand anda ke puncak search engine.

Konten infografik memiliki peluang yang tinggi untuk membuat pembaca datang ke website. Memang awalnya orang hanya melihat promosi dalam bentuk poster. Akan tetapi, ada studi yang membuktikan peningkatan angka konsumen sebanyak 60%.

4. Mudah Untuk Mendapatkan Backlink Gratis

Popularitas dari sebuah website bergantung kepada jumlah pengunjung yang bisa diterima. Jika konten yang anda buat dapat disebarkan secara luas, maka akan ada manfaat positifnya juga. Manfaat positif dari infografik adalah kemudahan website anda untuk mendapatkan backlink.

Backlink bisa ditempelkan pada setiap konten infografik yang berbentuk seperti foto atau video. Tentunya akan ada website lain yang ingin mengambil foto tersebut untuk dipasang. Jika hal ini terjadi, pemilik asli konten tersebut akan menerima backlink secara otomatis.

Bayangkan saja kalau ada website besar yang menggunakan konten infografik anda. Anda bisa menerima backlink yang seharusnya jutaan rupiah secara gratis!

5. Perkembangan Strategi Marketing Infografis Lebih Mudah Dilacak

Setiap strategi marketing infografik harus dilacak untuk melihat perkembangannya. Jika tidak dapat melacak perkembangan, maka semuanya akan sia sia bukan? Strategi marketing ternyata jauh lebih mudah untuk dilacak dibandingkan strategi lainnya.

Pada strategi marketing infografik, pengguna bisa melihat berapa kalinya konten dilihat, di share, dan juga di klik. Semua informasi ini dapat anda gunakan untuk merancang konten infografis selanjutnya.

Kenali sasaran konsumen yang ingin anda dapatkan. Karena dengan informasi tersebut, anda bisa mengatur kembali dan membuat konten infografis jauh lebih menarik.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas Untuk Website

Cara Membuat Infografis Untuk Dicoba:

1. Infografis Statistik

Penyampaian statistik tidak perlu memusingkan bagi para pembaca lagi. Ada banyak diagram yang menarik dan bisa dimengerti oleh pembaca dengan lebih mudah. Contoh dari infografis statistik adalah seperti penggunaan ikon, grafik, diagram, dan font yang estetik.

2. Infografis Informatif

Infografis informatif adalah template yang sempurna untuk menyampaikan informasi yang banyak. Jenis infografis ini dapat banyak jumlah teks menjadi beberapa paragraf saja.

Jangan lupa juga untuk memadukan paragraf tersebut dengan gambar dan warna yang menarik.  Karena hal ini akan menarik perhatian pembaca untuk pertama kalinya.

3. Infografis Linimasa

Infografik linimasa adalah bentuk infografis yang menggabarkan sebuah sejarah dalam urutan waktu tertentu. Contohnya anda ingin menampilkan sejarah dari suatu brand.

Akan sangat membosankan jika sejarah tersebut disajikan dalam bentuk teks. Ini akan mengambil waktu 3 hingga 6 menit untuk dibaca oleh orang. Dan dalam waktu sekian, orang orang sudah malas untuk melihat konten anda.

Solusinya adalah dengan cara membuat infografis linimasa. Infografik linimasa menyajikan 2 jenis informasi penting. Yaitu ada gambar, kemudian diikuti dengan informasi penjelasan.

4. Infografis Proses

Mirip dengan sebuah teks atau artikel, infografis proses dapat menjelaskan langkah secara singkat. Jenis infografis ini cocok untuk menampilkan kesimpulan terkait langkah yang dibutuhkan dari satu titik ke titik berikutnya.

Infografis proses dirancang sedemikian rupa supaya bisa diikuti dari atas sampai bawah. Biasanya infografis ini identik dengan heading kemudian diikuti dengan angka.

5. Infografis Perbandingan

Infografis perbandingan sering sekali digunakan untuk membandingkan dua hal yang berbeda. Strategi marketing infografik ini penting jika anda ingin meningkatkan brand.

Contoh terbaik dalam penggunaan infografik perbandingan adalah dengan membandingkan produk atau jasa anda dengan brand lain.

Membuat konten infografis perbandingan dapat berdampak bagus kepada brand anda sendiri. Secara tidak langsung, anda bisa meningkatkan popularitas dari brand. Pelanggan lainnya pun akan lebih mudah untuk mengambil keputusan untuk membeli suatu produk atau jasa.

Kesimpulan

Infografik menjadi bentuk strategi marketing yang efektif untuk menjangkau semua kalangan pembaca. Apabila dibandingkan dengan semua bentuk strategi marketing lainnya, infografik merupakan strategi yang paling efektif untuk dipadukan dengan strategi marketing lainnya.

Ada banyak manfaat yang akan diterima ketika anda memadukan konten infografik kepada strategi marketing lainnya. Setelah mengenal strategi konten marketing ini, kami mengharapkan bahwa anda akan langsung menerapkannya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending