Bupati Pekalongan Tutup TMMD Tahap II 2015

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap II (Reguler 95 dan Sengkuyung II) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015, hari ini  (28/10) berakhir.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 21  hari, dimulai dari tanggal  8 – 28 Oktober 2015 di Kab. Pekalongan dilaksanakan di Desa Gutomo, Kecamatan Karanganyar. Bertempat di Lapangan Desa Gutomo  upacara penutupan dilaksanakan dengan inspektur upacara Bupati Pekalongan Drs. H.A. Antono, M.Si dan dihadiri oleh Danrem 071/Wijayakusuma,  Muspida Kab. Pekalongan, Sekda Kab. Pekalongan, SKPD terkait serta Muspika Karanganyar.

DANRAMIL 04/Karanganyar Kapten INF. Abdul Azis Lallo dalam laporannya menginformasikan capaian TMMD diantaranya sasaran fisik berupa pengaspalan jalan desa sepanjang 1.300 meter dan lebar 2,5 meter, pembuatan saluran air dengan panjang 227 meter middle line 0,5 meter serta Rehap rumah tidal layak huni sebanyak 10 unit. “Untuk melaksanakan kegiatan ini, kami menghabiskan dana sebesar 231 juta 500 ribu rupiah yang berasal dari APBD Provinsi 130 juta dan dari APBD Kabupaten sebesar 101 juta 500 ribu rupiah,“ terangnya.

Selain sasaran fisik tersebut, kegiatan ini juga menyelenggarakan penyuluhan kesadaran Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan, Penyuluhan Kamtibmas dan Kenakalan Remaja, Pemutaran Film KB dan Hiburan, Penyukuhan Ketahanan Pangan, Penyuluhan Kerukunan Antar Umat Beragama, Kependudukan dan Catatan Sipil, serta Penyuluhan Peranan PKK Diversivikasi Bahan Pangan Lokal. Seluruh kegiatan yang dilaksanakan dalam TMMD tersebut dimaksudkan antara lain untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat, memperlancar arus lalulintas, mendorong semangat masyarakat dalam membangun desanya, serta meningkatkan kemanunggalan TNI – Rakyat.

Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, SH dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bupati Pekalongan, Amat Antono menyampaikan sejalan dengan tema TMMD Sengkuyung II/2015, kerjasama TNI, POLRI, Kementrian, Lembaga Pemerintah Non Kementrian, Pemerintah Daerah dan seluruh komponen Bangsa lainnya dalam melaksanakan percepatan pembangunan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan adalah wujud dari kemanunggalan. “Inilah kesengkuyungan, inilah kegayengan. Inilah yang saya harapkan dari semua elemen masyarakat, bersatu padu, guyub rukun saiyeg sak ekoprono mbangun Jawa Tengah. Nek wes koyo ngene, mudah-mudahan segala permasalahan yang ada segera bisa diselesaikan,” ujar Ganjar.

Ditambahkan Ganjar, TNI dengan kepekaan dan kepedulian sosialnya, bisa mengembangkan komunikasi sosial dan memberdayakan masyarakat sekitar untuk bergotong royong, serta mensosialisasikan dan menanamkan kesadaran bela negara, karena NKRI adalah harga mati. Dengan kondisi fisiknya yang terjaga, TNI dapat membantu percepatan penyelesaian pembangunan fisik. Sementara disisi lain, Badan/Dinas terkait menyediakan uba rampenya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. “Kalau semua itu bisa dilakukan secara terpadu, maka kemiskinan akan bisa berkurang dan angka kemiskinan bisa ditekan,” tambahnya.

Lebih lanjut Ganjar menyampaikan sampai dengan Februari 2015 angka kemiskinan dan pengangguran di Jawa Tengah masih cukup tinggi. Dijelaskannya, dari jumlah angkatan kerja 17,32 juta orang (72,19%)  yang tidak terserap adalah 0,97 juta orang atau 5,13%. Sedang angka kemiskinan per Maret 2015 sebanyak 4,577 orang atau 13,57% mengalami peningkatan dibanding September 2014 sebanyak 15,21 ribu orang. Jauh lebih tinggi dari angka kemiskinan nasional sebesar 11,22%.

Terkait hal tersebut, Ganjar mengharapkan untuk selalu bergandeng tangan, saling mengisi dan memberi dukungan sehingga segalanya lebih baik menuju Jawa Tengah sejahtera berdikari, mboten korupsi, mboten ngapusi. “Gak usah sok gengsi, gak usah rumangsa bisa, nanging kudu bisa rumangsa. Saya menunggu aksi-aksi nyata berikutnya dalam kemitran yang semakin erat, bersahabat antara semua elemen yang ada di Jawa Tengah,” tegasnya.

Latest News

Jaksa Geledah Pemkab Dan DPRD Kepahiang, Indikasi Kasus Tanah Kantor Camat TB Karai

BedahBerita.Co.Id, Nampaknya Kasus pengadaan Lahan Tanah Kantor Camat Tebat Karai mulai serius di garap Kejaksaan Negeri Kepahiang,...

Spiritual Retreat, Love & Unity Tour, Indonesia 2019

Sri Bhagavan, pemimpin spritual dan pendiri International Vedanta Society yang berpusat di Kolkata, India akan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 2-13 Desember...

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun 2018 di Dinas Kesehatan (Dinkes)...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -