Connect with us

Daerah

Bupati Pekalongan, Serahkan Berbagai Penghargaan Dalam HKG PKK Ke.44

Published

on

Bupati  Amat Antono bersama Ketua Umum PKK Kabupaten Pekalongan, Menyerahkan berbagai penghargaan dalam Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK.

KAJEN – Penghargaan Adhi Bhakti Pratama Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Pekalongan Tahun 2016 siang hari Kamis (31/3) kemarin,diserahkan kepada 7 Anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan dalam acara Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 44 Kab. Pekalongan Tahun 2016 di Pendopo Rumag Dinas Bupati Pekalongan di Kajen.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Bupati Pekalongan Drs.H.A.Antono, MSi masing-masing kepada Ny. Hiendarti Soesilo Oetomo, Ny. Tutik Djoko Pranowo, Ny. Ning Budiarti, Ny. Azizah Sri Hartati, Ny. Sri Sutatiningsih, dan Ny. Dayati serta Ny. Rukmini atas komitmen dan pengabdiannya pada Gerakan PKK.

Penghargaan lain diserahkan kepada para pelaksana terbaik 10 Program Pokok PKK Tingkat Kabupaten Pekalongan tahun 2015 yang masing masing diserahkan kepada desa Kemplong Kecamatan Wiradesa sebagai pelaksana terbaik I TP PKK Desa/Kelurahan dan kepada Kecamatan Kajen sebagai pelaksana Terbaik I TP PKK Kecamatan.

Selain itu beberapa piagam penghargaan dan piala juga diserahkan kepada para pemenang lomba yang digelar dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK Kab. Pekalongan Tahun 2016 ini.

Diantaranya adalah Lomba Tertib Administrasi, Lomba Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT), Lomba UP2K PKK (Usaha Peningkatan Pendapatan Kesejahteraan PKK), lomba Hatinya PKK, Lomba Pemanfaatan Toga, Lomba Percontohan Pemanfaatan Halaman Sekretariat PKK, Lomba Simulasi Ular Tangga, Lomba Kader Umum Tahun 2016 dan Lomba Kader Posyandu tahun 2016.

Bupati Pekalongan sebagai Ketua Pembina PKK Kabupaten Pekalongan dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasihnya pada TP PKK khususnya yang ada di desa atas apa yang sudah dilakukan baik itu menyangkut program pemerintah maupun kiprahnya bermasyarakat. “Atas dukungan dan partisipasi PKK, beberapa program pemerintah dapat berhasil dengan baik dan mencapai capaian yang cukup tinggi. Seperti PIN misalnya, yang atas dukungan PKK capaiannya bisa lebih dari 90%. Belum lagi dengan kegiatan yang lain.

Lebih lanjut Antono juga mengaku senang dengan semangat, kreatifitas dan kepercayaan diri TP. PKK yang selalu nampak dalam PKK. “Ini saya minta bisa menjadi spirit dan motivasi para Kepala SKPD untuk melaksanakan kegiatan dengan penuh semangat dan kreatifitas yang tinggi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Antono juga menyampaikan bahwa menurutnya gerakan PKK ini juga merupakan wadah bagaimana kita mengekspresikan diri kita didalam rangka keimaman kepada Tuhan Yang Maha Esa yang artinya kalau dalam perspektif keagamaan adalah juga lahan ibadah.

“Mudah-mudahan gerakan ini juga dapat memotivasi organisasai yang lain dalam melaksanakan kiprahnya walaupun dalam keterbatasan masih punya jati diri,” harapnya.

Mengakhiri sambutannya, tak lupa Bupati menyampaikan harapannya agar hubungan yang sudah baik antara Pemerintah dan PKK tidak terputus, bahkan justru akan semakin baik, baik dengan Pemerintah maupun mitra yang lain.

“Terimakasih pada Aisiyah dalam penanggulangan TB Paru dan HIV, Muslimat dengan Narkoba. Semoga organisasi yang lain dapat berperan lebih aktif lagi. Kalau masing-masing mengambil perannya maka Pemkab akan merasa terdukung,” tambahnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Ir. Arini Antono saat membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK dr. Erni Guntarti Tjahyo Kumolo menyampaikan bahwa tema sentral Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK kali ini adalah “Dengan HKG PKK ke 44 tahun 2016 Kita Wujudkan Kinerja Gerakan PKK Melalui Penguatan Dasawisma”.

“Tema ini mengandung makna bahwa dengan peringatan HKG PKK diharapkan jajaran Tim Penggerak PKK secara berjenjang harus mampu membuktikan kinerjanya dengan berupaya keras untuk memperkuat perananan kelompok Dasawisma yang merupakan ujung tombak Gerakan PKK,” jelas Arini.

Melalui tema tersebut Ketua Umum PKK juga mengajak seluruh jajaran TP PKK untuk memberikan bimbingan, pembinaan dan fasilitasi yang berkelanjutan kepada kader kader PKK termasuk Kader Dasawisma.

“Saya juga menaruh harapan besar agar Gubernur, Bupati dan Walikota selaku Ketua Pembina TP PKK di daerah berkenan memberikan dukungan dan fasilitasi terhadap program-program PKK sehingga PKK dapat memberikan andil dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kehidupan keluarga menunju masyarakat yang maju dan sejahtera menunju hari esok yang lebih baik,” jelasnya.

Lebih lanjut dr. Erni menyampaikan beberapa hal kepada segenap jajaran TP PKK, para Kader PKK dan Kader Dasawisma untuk senantiasa bekerja dengan semangat relawan dan tanpa pamrih.

Serta mengembangkan jalinan kemitraan dan kerjasama dengan berbagai pihak untuk kelangsungan program-program PKK. “Jangan pernah lelah untuk selalu menimba ilmu karena perkembangan ilmu dan teknologi dewasa ini menuntut kita untuk selalu menyesuaikannya,” tegasnya.

Dibagian lain Ny. Tutik Djoko Pranowo dalam laporannya menyampaikan tujuan diadakannya kegiatan HKG tersebut adalah untuk memasyarakatkan gerakan PKK sebagai gerakan yang dikelola dengan prinsip dari oleh dan untuk masyarakat.

Disamping itu juga untuk meningkatkan pemahaman segenap jajaran Tim PKK dan masyarakat dalam rangka memberdayakan kesejahteraan keluarga. “Serta untuk meningkatkan motivasi masyarakat untuk lebih tahu, mau dan mampu melaksanakan kegiatan PKK dan melaksanakan program programnya,” Katanya. ***

Hadi Sulistiyono R adalah wartawan Garuda Citizen yang bertugas di wilayah Pekalongan dan sekitarnya. Juga aktif sebagai penggiat seni Teater dan Sastra Indonesia sekaligus mengajar seni Teater dan Sastra di SMA dan Perguruan tinggi di Pekalongan dan Pendiri Teater di Kota Pekalongan

Daerah

Tari Andun dari Bengkulu yang Bersejarah

Published

on

Tari Andun dari Bengkulu yang Bersejarah

Tari Andun merupakan salah satu tarian rakyat, Tari Andun dari Bengkulu dan dilakukan pada saat pesta perkawinan. Biasanya dilakukan oleh para bujang dan gadis secara berpasangan pada malam hari dengan diringi musik kolintang. 

Pada zaman dahulu, tari ini biasanya digunakan sebagai sarana mencari jodoh setelah selesai panen padi. Sedangkan untuk saat ini Tari Andun lebih difokuskan sebagai tarian penyambut tamu serta digelar pada acara-acara yang dianggap penting seperti pesta perkawinan. 

Dalam pelaksanaannya, Tari Andun biasa ditarikan oleh para pemuda laki-laki dan perempuan secara berpasang-pasangan, tidak jarang juga hanya ditarikan oleh perempuan terutama yang belum menikah.

Bagaimana Sejarah Tari Andun dari Bengkulu ini?

Tari Andun di Bengkulu memang pada awalnya merupakan tarian yang bersifat hiburan dan difungsikan untuk memeriahkan suatu acara. Namun seiring dengan perkembangan jaman, maka tari ini berkembang pula menjadi seni tari untuk pertunjukan. 

Tari Andun biasanya ditampilkan oleh lelaki dan perempuan. Jumlah penari biasanya disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk upacara adat, siapa saja diperbolehkan untuk ikut menari. Sedangkan untuk pertunjukan tari, biasanya jumlah penari disesuaikan dengan kelompok tari yang akan menampilkannya.

Karena sifatnya yang semua orang boleh ikut menarikannya, maka Tari Andun sengaja dibuat sederhana. Sehingga pemula sekalipun mampu ikut serta di dalamnya. Akan tetapi, meskipun gerakannya sederhana, setiap gerakan dalam tarian ini tentu memiliki makna khusus di dalamnya.

Kostum dan Musik Iringan Tari Andun

Dalam pertunjukan Tari Andun, biasanya para penari menari dengan diiringi musik pengiring. Boleh dibilang kemeriahan acara salah satunya bergantung kepada kepiwaian pemain musik dalam menghasilkan alunan nada yang indah dan meriah.

Alat musik yang digunakan pun biasanya alat musik tradisional seperti gong, gendang dan musik kolintang khas Bengkulu. Irama dalam musik bertempo cepat, sehingga berkesan ceria dan enerjik. Seolah mengawai para penari pria dan wanita muda yang menari bersama.

Uniknya lagi, pada acara adat para penari boleh menggunakan busana bebas namun harus tetap sopan. Sedangkan untuk acara pertunjukan tari, biasanya akan menggunakan busana tradisional khas Bengkulu.

Baca juga: Pentingnya Pendidikan Karakter Bagi Generasi Muda Indonesia

Makna Tari Andun

Berdasar sejarahnya, Tari Andun pada awalnya memang digunakan sebagai sarana mencari jodoh dimusim panen padi.  Pada saat itu Tarian Andun digelar pada malam hari dengan diiringi oleh alat musik tradisional yang disebut dengan Kolintang.

Karena itu tidaklah mengherankan apabila Tari Andun sangat lekat dengan penari berusia muda. Inilah sebabnya tari ini sebenarnya cocok untuk para anak muda. 

Dengan berbagai makna dan atribut di dalamnya, membuat tari Andun menjadi tarian wajib di Bengkulu untuk berbagai acara. Selain untuk acara adat, adanya tari ini juga menjadi upaya untuk melestarikan budaya bukan? 

Perkembangan Tari Andun

Dalam hal perkembangannya, tarian ini masih dilestarikan dan dikembangkan hingga saat ini. Tarian ini masih sering dipentaskan di berbagai acara, seperti pernikahan adat, penyambutan tamu penting, pesta rakyat dan acara adat lainnya.

Selain itu, tari Andun juga sering digunakan dalam acara budaya, seperti seni, festival budaya, bahkan promosi wisata. Karena itulah tidaklah mengherankan jika saat ini Tari Andun sudah dikenal luas secara nasional hingga ke seluruh penjuru Indonesia.

Unsur Gerak Tari Andun

Unsur Gerak Tari Andun – Sumber: pesona-indonesia.info/tari-andun

Apakah sobat muda tahu, dalam gerakan tari Andun pun terkandung filosofi bijaksana sebagaimana tari-tarian khas Indonesia lainnya? Makna yang terkandung dalam tarian masyarakat adat kabupaten Serawai Bengkulu Selatan ini adalah wujud perasaan syukur masyarakat akan apa yang telah mereka terima selama ini.

Di lain pihak, Tari Andun juga menyimpan makna kebersamaan. Karena ditarikan bersama-sama secara ramai, maka Tari Andun seolah menggambarkan kerukunan dan keharmonisan hubungan antar masyarakat selama ini. Dan ini penting sebab hanya dengan persatuan dalam masyarakat, maka suatu tempat bisa menjadi kuat. Sungguh filosofi yang indah bukan?

Satu yang pasti, jika sobat muda travelling termasuk pecinta seni, maka jangan lewatkan menyaksikan tarian yang satu ini. Sambil berwisata dan menonton pertunjukannya, sobat bisa menyelami satu lagi budaya Indonesia yang khas. Sungguh pengalaman yang menyenangkan bukan? Sekian berita Bengkulu yang dapat saya sampaikan melalui artikel ini. Semoga bermanfaat!

Continue Reading

Daerah

Camat Seberang Musi Ke KASN, Jalal Ke Plt Bupati, Hasil Kajian Laporan Bawaslu

Published

on

KEPAHIANG BB, Laporan Tim Advokasi Paslon 01 Ujang Sarifudin dan Firdaus Djailani tertanggal 19 Oktober terkait
dugaan pelanggaran ketidaknetralan ASN pada pemilihan Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Kepahiang tahun 2020 berujung sudah, pasalnya Bawaslu Kepahiang sudah menyelesaikan pemeriksaannya terhadap laporan yang masuk dan hasil kajian Bawaslu Kepahiang sudah di rekomedasikan ke KASN untuk Camat Seberang Musi Gunawan dan Ke PLT Bupati Kepahiang untuk Jalal.
Ketua Bawaslu Kepahiang Rusman Sudarsono SE membenarkan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat rekomendasi ke KASN untuk Camat Gunawan dan Jalal ke PLT Bupati.

Baca Juga : https://bedahberita.id/2020/10/18/netral-masih-ada-oknum-camat-yang-berani-kampanyekan-calon-video-oknum-camat-sm-viral/

” Benar sudah ditindak lanjuti ke instasi lain yaitu KASN dan PLT Bupati pada tanggal 26 Oktober yang lalu, karena kami Bawaslu Kabupaten Kepahiang telah menemukan indikasi dugaan pelanggaran netralitas ASN yang di lakukan oleh yang bersangkutan untuk itu di teruskan ke KASN beserta barang bukti berupa video rekaman,” ujar Rusman.

Lanjut Rusman, Bawaslu akan menunggu rekomendasi dari KASN yang biasanya disampaikan ke Sekda dan ditembuskan Ke Bawaslu, jika sudah ada itu Bawaslu akan ikut mengawasi sangsi yang diberikan tersebut apakah di terapkan apa tidak.

Baca Juga : https://bedahberita.id/2020/10/19/oknum-camat-sm-resmi-dilaporkan-rusman-laporan-sudah-registrasi/

Sementara itu Ketua Tim Keluarga Paslon 01 Edwar Samsi mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan kunjungan ke KASN Jakarta dan meminta agar KASN dapat segera menindaklanjuti apa yang telah dikaji oleh Bawaslu Kepahiang.

Baca Juga : https://bedahberita.id/2020/10/21/bawaslu-proses-pendalaman-kasus-oknum-camat-sm-apakah-ke-kasn-atau-ada-unsur-lain/

” Saya sudah ke Jakarta dan berkoordinasi dengan KASN untuk bisa segera melakukan kajian dan memberikan sangsi terhadap ASN yang telah melakukan dugaan ketidaknetralannya dalam Pilkada 2020 ini,” papar Edwar.

Lanjut Edwar pihaknya juga meminta agar ASN, Tenaga Kontrak yang ada di Kepahiang bekerja saja sesuai dengan tugas dan kewajiban mereka, karena kinerja yang bagus akan tetap mendapatkan tempat dan jabatan yang sesuai siapapun Bupatinya.

Baca Juga : https://bedahberita.id/2020/10/24/kasus-video-camat-sm-lanjut-pelapor-dimintai-klarifikasi-oleh-gakkumdu/

” Dan kita dari Paslon 01 akan melaksanakan UMR Propinsi untuk tenaga kontrak yang ada, kebetulan saya juga merupakan ketua K-SPSI Kabupaten Kepahiang, Kita akan perjuangkan itu untuk Kepahiang, UMR Propinsi,” tutup Edwar. (bcp)

Continue Reading

Daerah

Polres Kepahiang Bekuk SL Pelaku Tindak Pidana Pencabulan Anak Dibawah Umur

Published

on

KEPAHIANG BB, Pukul 14.00 Wib Unit Reskrim PPA Polres Kepahiang Bersama Dengan Kanit Intel Polsek Kabawetan telah membekuk dan mengamankan pelaku tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur, kamis (22/10). Pelaku yang berinisial SL (55) di bekuk dirumah kontrakan korban dan keluarganya di Kecamatan Kepahiang. Mirisnya tindakan pencabulan ini dilakukan oleh ayah tiri (SL) ke anak tirinya Bunga (nama disamarkan,Red) sejak tahun 2016 hingga bulan agustus 2020 dengan kata lain lebih kurang 4 tahun, pelaku terancam PASAL 76E Jo Pasal 82 ayat (1) UU No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang – Undang RI No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang undang.

Kapolres Kepahiang AKBP Suparman S.IK, M.AP melalui AKP. Umar Fatah SH. MH membenarkan adanya penangkapan dalam kasus tindak pidana pencabulan anak di bawah umur yaitu SL (55).
Kronologis Kejadian, Pada tahun 2016 sampai dengan bulan Agustus tahun 2020 tersangka telah melakukan pencabulan terhadap anak tiri tersangka setiap kali ibu anak korban pergi ke pasar dan pernah di bulan Mei 2020 Anak tiri ke 3 dari tersangka pernah melihat tersangka didalam kamar bersama anak korban, saat melewati kamar anak korban ia melihat ada celana tersangka di kamar tersebut dan tersangka sedang memakai celana dalam sebatas lutut dan setelah kejadian tersebut anak tiri ke 3 tersangka selalu diperintahkan untuk pulang mengikuti ayah kandung nya, dan kejadian tersebut terus berulang hingga terakhir pada bulan agustus sebelum anak korban pergi ke suatu daerah provinsi jambi.

Berdasarkan LP / B- 892 / X / 2020 / BKL / KPH / KPH, tanggal 17 Oktober 2020 yang sudah dikantongi Polres Kepahiang maka pada hari Sabtu tanggal 24 Oktober 2020 pada puku 14.00 Wib, Anggota unit PPA Reskrim Polres Kepahiang mendapatkan informasi tentang pelaku yang diduga keras telah melakukan Pencabulan terhadap anak tersebut sedang berada dirumahnya di Kecamatan Kepahiang, maka anggota unit PPA sat Reskrim Polres Kepahiang langsung bergerak menuju Ketempat yang di duga tempat Tersangka berada.
Setelah tiba disana petugas langsung menangkap terduga pelaku.
Pelaku di tangkap tanpa melakukan perlawanan sedikitpun dan mengaku bahwa benar telah melakukan aksi pencabulan terhadap anak tirinya Bunga. Pelaku langsung dibawa ke Polres Kepahiang guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.
” Saat ini pelaku sudah di tahan di RTP Polres Kepahiang (24/10) untuk proses lebih lanjut,” jelas Umar.(bcp)

Continue Reading

Trending