Bupati Bengkulu Utara Sampaikan Nota Pengantar 2 Raperda

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara, GC – Menindak lanjuti badan musyawarah DPRD  nomor 1/KPTS/BM/2019 pada bulan Februari lalu. Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian, Senin (4/3/2019) dalam sidang Paripurna di gedung DPRD setempat, menyampaikan nota pengantar 2 Rancangan peraturan daerah (Raperda).

Raperda yang disampaikan oleh Bupati dalam rapat Paripurna yang dipimpin oleh ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Utara Aliantor Harahap tersebut diantaranya, yang pertama Raperda tentang perubahan kedua atas Perda nomor 9 tahun 2016. Kemudian yang kedua Raperda tentang pengelolaan sampah.

Menurut Bupati saat menyampaikan Nota Pengantar mengatakan, sebagai mana diketahui bahwa sampah merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi banyak daerah diseluruh indonesia, termasuk kabupaten Bengkulu Utara. Semakin bertambah jumlah penduduk, tentu volume sampah juga terus meningkat.

“Sesuai dengan undang – undang nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, sehingga ada 3 R cara untuk mengatasi sampah yang terus meningkat ini. Tiga cara itu yakni pertama (Reduce) Mengurangi Sampah, kemudian yang kedua (Reuse) menggunakan kembali dan yang ketiga (Recyle) mendaur ulang kembali,”terang Bupati.

Hadir dalam rapat Paripurna yang digelar oleh DPRD Kabupaten Bengkulu Utara yakni, Ketua dan wakil ketua DPRD Bengkulu Utara, unsur FORKORPIMDA, ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, mewakili dari Kejaksaan Negeri Arga Makmur, Polres Bengkulu Utara dan Kodim 0423 Bengkulu Utara, serta seluruh para anggota dewan. (Adv)

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -