Bupati Bengkulu Utara Membuka Acara Pawai Ogoh-Ogoh

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara,(GC) – Dalam rangka menyambut hari raya nyepi tahun baru saka 1940, seluruh Umat Hindu di Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis (15/3/2018) berkumpul di Desa Rama Agung kecamatan kota Arga Makmur untuk melaksanakan pawai ogoh-ogoh.Menariknya, pawai ogoh-ogoh kali ini, tak hanya sarat ritual keagamaan saja, tetapi juga sarat pesan persatuan. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Bengkulu Utara,Ir.Mian pada saat menyampaikan kata sambutannya sekaligus membuka acara pawai ogoh ogoh yang ditandai dengan pemukulan kentongan sebanyak lima kali.

“Saya sangat bangga atas toleransi yang ditunjukkan masyarakat bali yang berada di kabupaten bengkulu utara ini, terlebih dengan di gelarkannya acara pawai ogoh-ogoh ini, maka saya berkeyakinan, bahwa kita mampu terus meperkuat toleransi antar umat beragama. Yang mana pada hari ini kita sama-sama melihat, berbagai suku dan agama berkumpul secara rukun dan damai untuk turut memeriahkan acara ini,” kata Mian.Lanjut Mian menyatakan, Pawai ogoh-ogoh yang dilaksanakan oleh masyarakat bali Bengkulu Utara kali ini, selain menjaga rasa persatuan dan kesatuan bangsa, acara ini juga bermakna mengusir roh-roh jahat agar tidak mengganggu kehidupan manusia, Seperti iri dengki dan hasut menghasut dengan sesama.

Kemudian acara ini juga merupakan salah satu upaya pelestarian budaya yang dapat menjadi perekat antar suku budaya yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara.

“Kita sudah sepatutnya memberikan apresiasi, karena acara ini merupakan wadah mempererat silaturahim kita sesama umat beragama dan masyarakat Bengkulu Utara, kemudian kita berharap dengan pawai ogoh-ogoh yang setiap tahun dilaksanakan ini agar kedepannya menjadi agenda wisata Kabupaten Bengkulu Utara,” papar Mian.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati, unsur FKPD dan Sekda, Kepala Dinas,Badan dan Kantor, kapolres, Camat  sekabupaten Bengkulu Utara beserta para anggota peserta ogoh-ogoh dan tamu undangan.Dari pantauan media ini, suasana acara pawai ogoh-ogoh kali ini menjadi lebih semarak dan meriah, dimana Arak-arakan ogoh-ogoh mulai dari ukuran kecil, sedang hingga besar melintasi Jalan dua jalur desa rama agung, hingga Bundaran kota arga makmur.

Kemudian acara pawai ini juga mampu menarik perhatian kerumunan warga, mulai dari anak-anak, remaja sampai dengan orang dewasa yang tampak berbaris di kiri kanan sepanjang jalan guna untuk menyaksikan arak-arakan.Agus, salah seorang warga yang menyaksikan arak-arakan ogoh-ogoh dengan media ini mengaku merasa terhibur dengan penampilan peserta pawai, menurutnya pawai tersebut menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat, terutama bagi dirinya sendiri.

“Serasa di Bali kita ya, sebab acara seperti ini baru pertama kali saya melihatnya, selama ini saya hanya Cuma melihat lewat TV atau Internet,” ujarnya, yang pandangan matanya selalu kearah arak-arakan ogoh-ogoh.(Ben/Adv)

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat dipahami...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -