Bupati Antono berikan 32 Penghargaan Pada Peringatan HKN KE-51

Bupati Antono Berikan 32 Penghargaan

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

KAJEN – Tepat di hari ini, 12 Nopember 2015, Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-51 diperingati. Berbagai rangkaian kegiatan telah digelar di seluruh nusantara, tak terkecuali di Kab. Pekalongan. Puncaknya pada hari ini dilaksanakan upacara di Lapangan Setda Kab. Pekalongan dengan inspektur upacara Bupati Pekalongan, Drs. Amat Antono, M.Si. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua HKN ke-51 Tingkat Kab. Pekalongan dr. Chamim Yuniarto, M.Kes, MH di depan peserta upacara dan undangan yang terdiri dari Sekretaris Daerah beserta jajaran SKPD serta keluarga besar Dinas Kesehatan Kab. Pekalongan.

Menteri Kesehatan RI (Menkes RI), Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K) dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bupati mengungkapkan bahwa tema peringatan tahun ini adalah Indonesia Cinta Sehat : Generasi Cinta Sehat, Siap Membangun Negeri. Dimana generasi cinta sehat menurutnya adalah semua bangsa Indonesia dari berbagai usia yang diharapkan mau turut serta dalam pembangunan kesehatan.

Ditambahkan Menkes, bahwa Presiden RI menggagas gerakan Revolusi Mental dan menetapkan sembilan agenda prioritas yang disebut Nawa Cita. Sembilan agenda proritas tersebut digunakan untuk mewujudkan visi pembangunan nasional yaitu: Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong. Untuk itu melalui Nawa Cita butir 5, Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk mewujudkan kualitas Hidup Manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan dan kesehatan, maka Prioritas Pembangunan Kesehatan pada periode 2015-2019 melalui Program Indonesia Sehat dengan 3 pilar, yaitu Paradigma Sehat, Penguatan pelayanan kesehatan, serta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Kartu Indonesia Sehat

Lebih lanjut Menkes berharap Peringatan HKN tahun ini dapat menjadi sebuah momentum yang tepat untuk menyampaikan kepada masyarakat di seluruh penjuru negeri agar bangkit dan mulai meninggalkan cara menjaga kesehatan yang bersifat kuratif menuju semangat preventif dan promotif.

Tak lupa Menkes menyatakan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten/ Kota serta Provinsi yang telah menyediakan 10% dari anggaran pembangunannya untuk kesehatan dan mengajak semua pihak untuk berbagi tantangan dan menguatkan komitmen, meningkatkan tekad dan semangat untuk lebih memberi makna pada masyarakat akan pentingnya kesehatan. Semangat melayani, semangat menggerakkan, semangat untuk mampu menangkap aspirasi masyarakat, semangat memandirikan dan memberdayakan, daam pencapaian derajat kesehatan harus menjadi konsep pembangunan nasional kita. “Saya mengajak semua pihak untuk bekejasama dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan yang sedang kita lakukan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ujarnya menutup sambutan.

Sementara itu, usai upacara Bupati Pekalongan memberikan berbagai piala dan penghargaan kepada 32 orang pemenang lomba yang digelar dalam rangka HKN ke-51, antara lain Penghargaan sebagai Penggerak Masyarakat di Bidang Kesehatan, yaitu TP. PKK Kab. Pekalongan, PMI Kab. Pekalongan, Aisyiyah dan Muslimat Kab. Pekalongan, Penghargaan sebagai Desa Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan) kepada 14 desa, serta penghargaan bagi Para Juara Lomba Balita Sehat, Pembina PKD dan FKD terbaik, Pelaksana terbaik Posyandu dan PHBS terbaik (Desa Sumurjomblangbogo), tenaga kesehatan teladan, pembina Saka Bakti Husada terbaik, serta bidan inovatif. Pada kesempatan tersebut juga dikukuhkan 2 orang dokter kecil oleh Bupati Pekalongan dengan menyematkan PIN, Topi dan Piagam Penghargaan.

Latest News

Rumjab KadisKes BU 2018 Dapat Anggaran Perabot, Berikut Rinciannya

Bengkulu Utara, GC – Anggaran pengadaan perlengkapan Rumah Jabatan (Rumjab) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Bengkulu Utara...

Pertarungan melawan ‘Berita HOAX’ di Indonesia

Indonesia benar-benar gagap, berada ditengah perkembangan dunia tehnologi saat ini. Media sosial dan berbagai sistem, yang memungkinkan informasi menyebar dan disebar, sepertinya...

Ada banyak jenis kanibalisme, selain orang makan orang

Mungkin Anda sedikit gugup atau hanya sekedar kebiasaan, lalu mengigit kuku. Meskipun ini mungkin tampak seperti tindakan yang tidak berbahaya, itu bisa...

Menyibak rahasia konspirasi hening pembunuhan massal Indonesia [PKI]

Pengantar - Tidak ada yang benar-benar tahu, kecuali mereka pelaku sejarah. Namun, pernah tercatat dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, tentang pembantaian...

Lahan Pulau Dua Enggano Diduga Dijual Oknum Secara Ilegal

Bengkulu, GC - Terkait soal dugaan lahan pulau dua yang dijual oleh oknum yang tidak bertanggung jawab secara ilegal. Kapala Dinas Kelautan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -