Bendera yang Masih Terpancang di Bulan

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

B-MAGAZINE | California – Selama bertahun-tahun, para ilmuwan dan pemerhati ruang angkasa bertanya-tanya apa yang terjadi pada enam bendera Amerika yang ditanam di bulan selama misi Apollo yang bersejarah. Kini, berkat resolusi tinggi kamera yang mengorbit bulan, misteri terpecahkan: dari semua bendera itu, hanya satu yang tidak berdiri.

“Pengecualian adalah bendera untuk Apollo 11, yang mencatat pendaratan bersejarah pada tahun 1969,” kata profesor Mark Robinson dari Arizona State University, ilmuwan yang memimpin misi kamera pencitraan Lunar Reconnaissance Orbiter.

Tak adanya bendera Apollo 11 konsisten dengan memori astronot Buzz Aldrin tentang misi terkenal itu. Aldrin mengatakan bendera AS tertiup oleh ledakan roket ketika astronot meninggalkan permukaan Bulan.

Robinson sebelumnya telah ragu apakah bendera lainnya akan terlihat. “Secara pribadi, saya agak terkejut bahwa bendera itu selamat dari sinar ultraviolet dan suhu permukaan bulan yang tinggi, tetapi tetap berdiri,” katanya. Ia menuliskannya dalam website Orbiter.

Gambar yang diambil oleh Orbiter menunjukkan gambar bendera dan bayangannya. Namun tak jelas apakah bintang dan garis-garis – motif pada bendera AS – masih terlihat.

Lunar Reconnaissance Orbiter adalah wahana tak berawak yang telah mengitari bulan untuk lebih dari tiga tahun. Orbiter memiliki peralatan untuk memotret permukaan bulan, merekam suhu, dan mengukur radiasi.

Foto-foto itu berguna untuk memetakan permukaan bulan dan dapat digunakan untuk mengidentifikasi tempat pendaratan masa depan, meskipun Amerika Serikat sekarang tidak memiliki rencana untuk mengirim manusia kembali ke bulan.

Program Apollo NASA pada akhir tahun 1960 dan awal tahun 1970 dirancang terutama untuk mewujudkan cita-cita mendaratkan manusia di bulan dan membawa mereka kembali ke Bumi dengan selamat. Enam misi tercapai dan lainnya tidak berhasil.

Sebuah kebakaran pada kabin Apollo 1 menewaskan tiga astronot selama tes peluncuran tahun 1967. Apollo 13 tidak dapat mendarat setelah sebuah tangki oksigen meledak dan memaksa awak kembali ke Bumi pada tahun 1970. Misi berawak terakhir ke bulan adalah Apollo 17 pada bulan Desember 1972.

Tanda-tanda misi masih terlihat di permukaan bulan. Foto diambil oleh Orbiter menunjukkan trek yang dibuat oleh astronot dan peralatan yang tertinggal, termasuk ransel yang sengaja dibuang oleh astronot. Gambar yang diambil dari situs Apollo 17 menunjukkan jejak kaki astronot di bulan. ORBITER | TRIP B

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -