Kondisi Rusunawa Yosorejo Pekalongan
Kondisi Rusunawa Yosorejo Pekalongan

Sedikitnya ada sembilan puluh unit rusunawa yang rusak dan harus di perbaiki, padahal rusunawa baru diremikan hari jumat minggu lalu.

Kurang lebihnya  seratus sepuluh kepala keluarga yang menempati Rusunawa di Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Seletan. Namun kondisi Rusunawa ada sekitar sembilan puluh unit  yang rusak, hampir semua yang rusak pada saluran air pembuangan di kamar mandi dan saluran pembuangan di kamar mandi bampet tidak bisa mengalirkan air keluar sehingga keamik kamar mandi di banjiri air.

Lebih parah lagi air tersebut bocor sehingga membasahi unit rusunawa yang ada di bawahnya, dari hasil informasi di lapangan kerusakan ini sudah terjadi sejak para penghuni pertama kali memasuki unit rusunawa, namun mereka hanya bisa menerima saja dan baru di perbaiki saat ini terelah banyaknya keluhan dari para penghuni rusun ini, ungkap Sugiono salah satu pekerja bangunan.

lebih ironisnya saat perbaikan sjumlah penghuni terpaksa keluar dari rusunawa yang mereka sewa pasalnya kamar mandi yang ada di unit mereka tidak bisa di pakai. Sehingga mereka tidak dapat melakukan mck di unit yang mereka sewa ini  padahal para penguni sudah membayar sewa.

Dengan kondisi yang ada sehingga mereka merasa dirugikan, sementara itu pengelola rusunawa tak saat di mintai konfirmasi tenteng hal ini tidak mau meberikan keterangan, dia berdalih hanya mengelola para penghuni saja tidak menangani masalah kerusakan bangun jika ada yang rusak pihaknya hanya melaporkan ke bagian cipta karya, dinas pekerjaan umum kota pekalongan.

sejumlah penghuni mengharapakan agar perbaikan di akukan secepatnya pasalnya mereka sudah membayar sewa dan tidak bisa menggunakan unit mereka secara maksimal. kata Roman penghuni rusunawa.

Sementara itu kabid cipta karya  dinas pekerjaan umum kota pekalongan, Andrianto saat di konfirmasi soal hal ini mengaku belum menerima laporan dari pihak pengelola tentang hal ini, dan berkilah tidak ada kerusakan di rusunawa yang di bangun dengan dana dua puluh milyar lebih ini.

Dia juga mengaku tidak tahu menahu masalah pembangunan rusun tersebut karena kota pekalongan hanya menerima bangunan yang sudah jadi dari kementrian pusat. Dikatakan dari dua banguan rusunawa ini setiap satu bangunan berisi sembilan puluh enam unit rusun sehingga jika yang terjadi kerusakan sembilan puluh unit hampir separuh bangunan yang rusak, katanya.

Lebih lanjut ,saat di tanya tentang banyaknya keluhan ini, andrianto mengatakan akan melakukan pengecekan di lapangan hari jumat ini. Sementara itu pula wakil walikota pekalongan Saelany yang di konfirmasi melalui ponselnya, juga mengaku baru menerima laporan dari wartawan dan akan melakukan penijauan secepatnya ( Kermit )