Banyak Proyek PUPR 2017 Molor, Masyarakat BU Kecewa

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Garudacitizen.com,Bengkulu Utara-Salah seorang ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Anti Korupsi (LAK), Tarmizi.BS Bengkulu Utara (BU) mengaku kecewa lantaran banyaknya proyek dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2017 lalu yang menelan APBD miliaran rupiah banyak terkesan molor dan tidak selesai dalam satu tahun anggaran.

“Tentu kami masyarakat Bengkulu Utara dari lembaga kontrol sangat kecewa dengan banyaknya proyek dari Dinas PUPR tahun 2017 lalu molor dan terkesan tidak selesai dalam satu tahun anggaran,” ungkap Tarmizi, Sabtu (24/2) di kediamannya.

Selain kecewa, Tarmizi.BS juga menilai, banyaknya proyek yang molor alias tidak selesai dalam satu tahun anggaran tersebut lantaran diduga kurangnya pengawasan dari pihak dinas yang terkait.

“kalau saya menilai, selain kesalahan dari pihak kontraktor, sepertinya pihak Dinas PUPR juga kurang pengawasan pada saat pihak kontraktor sedang melakukan pekerjaan,” ujar Tarmizi.

Bahkan Tarmizi juga memaparkan, Seperti pekerjaan proyek peningkatan jalan Hotmix yang beralokasi di Kota Bani-Suka Baru kecamatan putri hijau yang menelan dana Rp.11,5 Miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017 lalu pekerjaannya molor hingga habis masa satu tahun anggaran belum juga selesai. Dengan demikian, mesikpun proyek pekerjaan jalan tersebut saat ini diselesaikan pekerjaannya namun penyelesaiannya terkesan dipaksakan.

Lanjut tarmizi.BS, dari hasil pantauannya lapangan, selain proyek peningkatan jalan Hotmix Kota Bani-Suka Baru, tampaknya pembangunan bendungan irigasi di desa sengkuang kecamatan kerkap yang menelan dana Rp.5 Miliar juga dikerjakan tidak tepat waktu sesuai dalam kontraknya. Bahkakan berdasarkan data yang dihimpun dari pengakuan kepala Desa setempat menjelaskan, bahwa pihak kontraktor proyek tersebut  diduga juga telah melakukan penyimpangan karena tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditentukan.

“Sehingga dengan ini saya berharap kepada Bupati Bengkulu Utara, Ir.Mian agar tahun ini dapat mengevaluasi kembali para pejabat PUPR, kemudian pihak dinas yang terkait juga harus berhati-hati dan teliti saat memilih kontraktor,” Demikian harap Tarmizi.(Ben)

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat dipahami...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -