6.9 C
Alba Iulia
Rabu, April 1, 2020

Banyak Molor, Dewan Akan Sidak Proyek PUPR Bengkulu Utara

Must Read

Beredar Foto Seronok di Duga Siswi SMK Kandeman Kabupaten Batang

Sekolah perlu memberikan pengawasan ketat terhadap para siswa dalam lingkungan sekolah ataupun di luar sekolah, bila ada keterkaitanya anak...

Umat Islam Diambang Kehancuran?

Belakangan ini konflik atas nama agama sering kali mencuat. Baik di dunia maupun di Indonesia. Islam menjadi salah satu...

Tari Topeng Cirebon dan Makna Dibaliknya

Tari Topeng Cirebon dengan gerakan tangan dan tubuh yang gemulai, serta iringan musik yang didominasi oleh kendang dan rebab,...
Beni Irawanhttp://www.garudacitizen.com
Garuda Citizen adalah portal berita yang memuat berbagai artikel menarik dan penting. Seperti politik, hukum, HAM, wisata, opini hingga hiburan

Bengkulu Utara,(GC) – Pasca banyaknya proyek Infrastruktur dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2017 lalu yang pekerjaannya molor hingga lewat satu tahun anggaran, membuat kalangan para anggota dewan geram. Bahkan dalam waktu dekat ini akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah proyek tersebut.

Seperti yang dikatakan oleh salah seorang anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Dedy Syafroni dari Partai Demokrat ketika dikonfirmasikan oleh wartawan media ini saat menghadiri acara pisah sambut Kasi Pidsus di gedung kantor Kejaksaan Negeri Arga Makmur menjelaskan, Molornya pelaksanaan proyek PUPR tahun 2017 lalu akibat dari perencanaan yang buruk dan kurangnya pengawasan dari pihak dinas yang terkait.

“Dalam waktu dekat ini, kami dari dewan akan turun melakukan sidak kelokasi proyek, kemudian dalam hal ini menurut saya sebenarnya pihak dinas PUPR sangatlah berperan, dan ini warning bagi pejabat Dinas PUPR,” cetus Roni dengan wajah yang geram.

Dedy Syaproni juga menegaskan, Selain dikenakan denda 1/1000 (satu perseribu) dari harga Kontrak dan di-blacklist perusahaan,  kontraktor yang molor dalam mengerjakan proyek wajib diultimatum untuk tidak lagi terlibat dalam proyek Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara pada tahun-tahun berikutnya.

“Hampir seluruh proyek PUPR tahun 2017 lalu molor akibat menggunakan kontraktor dari luar daerah, dan itu harus di-blacklis atau tidak diperbolehkan lagi ikut serta untuk proyek tahun-tahun berikutnya, jika ada yang ikut lagi, akan saya perta­­nyakan nanti, baik Dinas PUPR maupun unit lelang,’’ tuturnya Roni.

Selain itu, selaku anggota DPRD kabupaten Bengkulu Utara, Dedy Syaproni juga sangat berharap, sebelum melaksanakan pelelangan paket proyek tahun 2018 ini, agar Bupati Bengkulu Utara, Ir.Mian dapat melakukan Evaluasi kembali para pejabat PUPR.

“Karena tahun 2017 kemarin banyak pekerjaan proyek yang molor, maka menurut penilaian saya, sebaiknya saudara Bupati Ir,Mian melakukan rotasi penyegaran dengan para pejabat PUPR,” tutup Roni.(Ben)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Karena Corona, Pilkada Serentak Tahun 2020 Ditunda

garudacitizen.com – Kesimpulan rapat kerja dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan...

Menkeu RI Hentikan Proses Lelang Barang Jasa DAK Fisik 2020

GARUDACITIZEN.COM – Upaya mencegah dan menanggulangi wabah penyeberan virus corona atau Covid-19. Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani Indrawati, mengeluarkan surat edaran...

Paripurna LKPJ 2019, Bupati Sinjai Siap Terima Kritikan dan Saran

Sinjai, GC – Bertempat di ruang rapat paripurna gedung DPRD Kabupaten Sinjai. Bupati Andi Seto Ghadista Asapa, SH,LLM, dihadapan 30 anggota DPRD...

DPRD dan Pemkab Sinjai Sepakat Bangun kios Pasar Darurat

Sinjai, GC - Hasil rapat Komisi gabungan DPRD dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, sepakat Membangun Kios Pasar Darurat sebanyak 24 Yunit, Selasa...

FPTI RL Gelar Kompetisi Panjat Tebing NGORBIT 2020

GarudaCitizen - Sebagai bentuk rasa syukur atas selesai dibangunnya sarana prasarana wall panjat tebing di area sport centre Dataran Tapus, Bermani Ulu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -