Banyak GBD Bengkulu Utara Tidak Melaksanakan Tugasnya Dengan Maksimal

0
176

Bengkulu Utara,(GC) – Sudah seharusnya pihak pemerintah daerah Kabupaten Bengkulu Utara melakukan perombakan tugas para Guru Bantu Daerah (GBD) secara berkeadilan. Hal tersebut bertujuan agar pihak pemerintah setempat benar-benar menugaskan para GBD di sekoah yang memang betul-betul membutuhkan tenaga pengajar, sesuai dengan tujuan awal program pengrekrutan GBD sebelumnya.

Berdasarkan pantauan wartawan media ini di lapangan, hingga saat ini tenaga Guru Bantu Daerah (GBD) di Kabupaten Bengkulu Utara masih banyak ditemukan tidak melaksanakan tugasnya secara maksimal. Hal itu karena GBD tersebut tidak kebagian jam mengajar di sekoah tempat tugas nya. Apalagi saat ini program sertifikasi yang memang membutuhkan jam mengajar yang tinggi bagi guru yang telah menjadi PNS.

Seperti yang dikatakan oleh kepala sekolah (Kepsek) SD 166 Bengkulu Utara di kelurahan kemumu kecamatan Arma Jaya, Kasidin pada media ini, Jumat (6/4/2018) di ruang kerjanya menjelaskan, sebanyak 6 orang GBD yang ada di sekolahannya saat ini hanya satu bulan sekali datang kesekolah. Jarangnya mereka datang ke sekolah tersebut, lantaran mereka tidak kebagian jam untuk melaksanakan tugasnya sebagai tenaga pengajar. Semetara gaji dari pemerintah daerah setempat setiap bulan terus mengalir.

“Kami disini ada 6 orang GBD mas, tetapi jarang mengajar, sebab mereka tidak kebagian jam mengajar, hanya saja saat ini yang masih sering mengajar, yaitu pak ansor selaku guru mulok bahasa rejang,” jelas kepsek.(BN)

loading...