Aneh.. Ada Seorang Kakek Cabuli Anak Sapi

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

BENGKULU UTARA,  GC – Hebob sudah pasti. Menjadi pergunjingan hangat ditengah masyarakat, ini juga pasti. Bagaimana tidak, seorang kakek, sebut saja namannya Botur (60), warga Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara. Pria yang sudah lanjut usia itu, di duga sudah 3 kali di pergok oleh warga desa, saat melakukan pencabulan dengan seekor anak sapi muda belia. Yang baru saja berukuran setinggi pinggang orang dewasa.

Perbuatan ini sudah tersebar dan menjadi buah bibir para warga desa. Namun sayangnya, tidak ada warga yang berani mengungkapkan langsung. Lantaran, pada waktu salah seorang warga menyaksikan perbuatan tersebut, tidak ada saksi lain. Bahkan, warga tidak terpikir untuk mengambil foto. Sebagai bahan bukti.  Bahwa, seorang kakek sudah berulang kali mencabuli anak sapi itu.

Ketika Awak media meminta keterangan dengan salah seorang sekretaris Desa simpang ketenong, Hamidin, (12/10/2016) di kediamannya, mengakui adanya isu perbuatan aneh itu.

Kemudian, menurut keterangan Hamidin, sudah ada tiga orang warga desa yang mengaku mengetahui sang kakek telah melakukan pencabulan dengan seekor anak sapi di belakang rumahnya. Tetapi, sangat disayangkan perangkat desa tidak berani memberikan sanksi. Lantaran, warga yang melihatnya sendiri-sendiri. Atau tidak secara berbarengan sekaligus tiga orang.

“Kami perangkat desa tidak bisa memberikan sanksi. Karena, tidak punya bukti,” ungkap Hamidin.

Hamidin juga membenarkan, kalau hal ini sudah menjadi buah bibir warga desa. Warga mengaku sering melihat Botur melakukan pencabulan di tempat yang sama. Lokasinya itu tidak jauh dari rumah pemilik sapi.

Botur sendiri, sudah di kenakan sanksi oleh pemilik sapi. Lantaran di laporkan oleh warga setempat.

“Kakek itu sudah didenda oleh pemilik sapi. Menurut penjelasan pemilik sapi, dirinya sudah di rugikan. Sebab, sapi yang sudah di perkosa oleh kakek tersebut pasti tidak mau kawin lagi,” terang Hamidin.

Di saat awak media mempertanyakan apa sanksi kakek yang telah melakukan pencabulan anak sapi? Tampaknya, Hamidin agak bingung menjawabnya. Ini kasus langka. Sanksi adat selama ini berlaku pada orang bukan dengan seekor hewan.

“Waduh saya bingung jawabnya. Karena sanksi adat itu berlaku dengan orang. Kalau perbuatan cabul dengan hewan, pihak kami belum tahu apa sanksinya. Jadi, kalau menurut saya biarlah pembicaraan warga yang menjadi sanksi kakek tersebut,” tutup Hamidin. (BEN)

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -