Ajaran Ekstreem Agama – Eksperimen Sosial “Al-Quran” Isi “Bibel”

Ini bukan soal, Islam, Kristen, Hindu, Budha atau agama lainnya. Tapi tentang sifat manusia.

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Ternyata, tidak hanya dalam Islam, yang dianggap memiliki nilai-nilai ajaran ekstreem agama atau kekerasan. Pun demikian juga Kristen.

Jangan menilai isi buku dari sampulnya!! Mungkin itu kata yang tepat, atas hasil eksperimen sosial dilakukan Youtuber Belanda dimana meminta pendapat publik tentang ayat-ayat “Bibel” yang diberikan sampul “al-Quran”.

Hasilnya, memberi fakta yang sangat mencengangkan.

Eksperimen sosial yang dilakukan dua pemuda Youtuber itu mengungkap penilaian masyarakat terhadap Bibel setelah membacakan beberapa ayat dari kitab suci mereka (Bibel) dan mengatakan bahwa itu berasal dari al-Quran.

Dalam video yang diunggah channel Dit is Normaal“, dua pemuda Youtuber tersebut, Sacha Harland dan Alexander Spoor melakukan eksperimen dengan mengganti sampul Bibel dengan sampul al-Quran.

Kemudian menandai beberapa ayat yang dinilai ekstrem dan membacakannya kepada orang-orang yang mereka temui di jalan.

Beberapa ayat (Bibel) tersebut seperti: “Jika dua orang laki-laki tidur bersama, maka keduanya harus dibunuh.” (Imamat 20:13).

seperti dikutip laman huffpost.com.

Setelah dibacakan ayat yang dianggap ajaran ekstreem agama ini, ternyata memicu reaksi ngeri para partisipan

Selain itu dalam Timotius 2:12 disebutkan, “Aku tidak memperbolehkan wanita mengajar.” Juga isi Ulangan 25:12 yang menebutkan, “Kau harus memotong tangannya.”

Dan pada ayat lainnya disebutkan, “Jika kamu menolak perintah-Ku, dan membenci hukum-Ku, kamu akan makan daging anak-anak laki-laki dan perempuanmu.”

Dalam video itu, setelah dibacakan beberapa ayat di atas, para partisipan memberi pendapat yang beragam mengenai ayat-ayat tersebut.

Dan pada akhirnya, mereka kemudian diberitahu bahwa beberapa ayat tersebut justru berasal dari Bibel, dan itu sangat mengejutkan mereka.

“Ini semua hanya prasangka buta saja, aku selalu berusaha untuk tidak berburuk sangka terhadap diri sendiri namun ternyata aku melakukannya,” kata salah seorang partisipan.

Sedang wanita lainnya berkomentar, “Tentu aku sudah mendengar kisah-kisah Bibel semasa aku masih kecil, dan aku juga masuk ke sekolah Kristen, tapi aku tidak tahu bahwa (ayat-ayat) itu ada di sana (Bibel).”

Aksi Eksperimen dua Youtuber ini dilakukan setelah mencuatnya peristiwa pemboman di Paris  di mana membuat kaum muslimin di bawah pengawasan ketat dan Islam dianggap sebagai agama yang tidak memiliki tempat dalam kebudayaan Barat.

Hal itulah yang membuat keduanya bertanya-tanya, bagaimana dengan  Kristen sebagai sebuah agama yang mempengaruhi budaya Barat? Sementara itu, di dalam beberapa ayat Bibel yang ia sebutkan, ternyata juga dinilai memilik ajaran ekstreem atau kekerasan.

Dit is Normaal : Catatan Redaksi

Ajaran Ekstreem Agama tergantung orangnya

ajaran ekstreem agama
Ilustrasi

Penomena ini seharusnya bisa memberi pelajaran yang sangat berharga dalam kehidupan sosial. Sehingga menumbuhkan sikap toleransi beragama yang baik.

Harus kita akui, seorang pemeluk agama yang baik dan taat, akan sangat susah melihat nilai-nilai kebenaran dari agama lain.

Persoalannya, ketika si pemeluk agama memiliki jiwa picik dan tidak bijaksana, maka akan timbul sikap egois yang cenderung merasa paling benar. Dan celakanya, akan men-judge, pihak lain salah.

Agama sejatinya, akan membuat umatnya sebagai manusia yang mempunyai ahlak dan moral yang baik. Namun ketika salah dalam menterjemahkan ajaran-ajaran dari agama itu sendiri, maka, akan menimbulkan polemik hebat dalam kehidupan sosial. Ini sangat berbahaya.

Dewasa ini, tindak kekerasan dan penghakiman secara sepihak dengan mengatasnamakan agama sering terjadi.

Ini bukan soal, Islam, Kristen, Hindu, Budha atau agama lainnya. Tapi tentang sifat manusia.

Implementasi agama cenderung berbeda dari satu umat dengan umat yang lain. Walau pun agama nya sama. Ada yang terlihat anarkis dan ada pula terlihat bijaksana.

Dalam hal ini, tokoh agama memiliki peran penting dalam memberi warna ajaran agama kepada pemeluknya. Bisa memberi sentuhan nilai-nilai kebijaksanaan yang membawa umat sebagai mahluk yang arif  atau sebaliknya, menumbuhkan sikap egoisme dan ekstrimis.

Teroris agama yang sering muncul saat ini adalah aktualisasi dari sebuah kebencian yang amat sangat. Benci terhadap berbagai hal yang tidak sejalan dengan pandangannya dalam memaknai ajaran sebuah agama.

Kita pun, bisa menjelma sebagai teroris. Kebencian terhadap pelaku teror membuat kita menjelma menjadi monster penuh teror melalui hate speech. Kita menghujani mereka dengan kata-kata penuh kebencian. Dan amat sangat menyakitkan bagi mereka.

Sementara dalam fikiran mereka, bisa jadi merasa paling benar.

Ini bukan soal, Islam, Kristen, Hindu, Budha atau agama lainnya. Tapi tentang manusia. Teroris dapat muncul dari mana saja. Dari agama apa pun.

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -