Ahirnya Keluarga bayi malang sudah terungkap

0
289
maruyah yang berhijab warna hitam,warga unit 5 lagi di ruang bangsal anak RSUD arga makmur.

Bengkulu Utara,Garudacitizen.com Identitas tiga pria yang menitipkan seorang bayi laki-laki kepada ibu Maruya (60 tahun), warga unit 5 Desa Sidomukti, Kecamatan Padang Jaya, Bengkulu Utara (BU), akhirnya terungkap. Mereka diketahui berinisial As (60 tahun), Su (54 tahun), dan Ar (33 tahun). Ketiganya mengaku warga Dusun Sukaraja Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma.

Hal itu diungkapkan Kepala Desa Sidomukti,Yanto, yang dihubungi Garudacitizen.com  Minggu (18/9/2016) pagi. Yanto,mengatakan, ketiga orang itu sudah menemuinya dengan tujuan mengambil bayi yang dititipkan kepada Maruya kemaren itu.

 “Katanya mau mau di bawa dan dirawat oleh pihak keluarga si bayi di daerah Seluma,” ujar Yanto.

selanjutnya Yanto,menjelaskan, ia tak bisa langsung mengabulkan permintaan ketiga orang tersebut. Karena hal ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, Polsek Padang Jaya,dengan demikian Ia meminta ketiga pria itu mendatangi Polsek Padang Jaya.

“Karena sudah kita lapor ke polisi, maka tidak mungkin saya yang bikin keputusan sendiri. Sehingga Mereka saya arahkan ke Polsek padang jaya. Untuk kelanjutannya, kami serahkan kepada pihak kepolisian,” kata Yanto.

Saat Garudacitizen.com menemui ,Maruya salah seorang wanita warga unit 5 desa sido mukti yang berumur 60 tahun,membenarkan tiga orang laki-laki yang menitipkan bayi kepadanya kemaren itu sudah menemuinya di rumah sakit. Dan Maruya pun,mengatakan  bahwa ketiga orang yang datang itu memang orang yang sama yang menitipkan bayi kepadanya.

“Mereka bilang tahu saya dari seorang kenalan saya, AB. Makanya mereka mendatangi dan menitipkan bayi itu ke pada saya,” Tutur Maruya.dengan wajah yang pilu

Berdasarkan Informasi yang dihimpun Garudacitzen.com, ibu bayi itu adalah salah seorang warga daerah seluma yang berinisial Da (20 tahun). Menurut keterangan tiga orang laki-laki kepada Maruya,Proses persalinan bayi memang berlangsung di RSUD M Yunus Bengkulu. Namun di karenakan orang tua bayi itu tak punya cukup dana untuk membayar biaya persalinan sehingga harus meninggalkan rumah sakit dan menitipkan bayi kepadanya (Maruya,red).

“katanya kepada saya,dia tidak punya BPJS,yang mana saat persalinan di RSMY Ia menjadi pasien umum sehingga biaya persalinan,tak sanggup Dia membayarnya” kata Maruya.

ketika di konfirmasikan media ini kepada Kapolres BU melalui Kasat Reskrim AKP M Jufri SIK mengatakan, pihak kepolisian sudah mengetahui kedatangan tiga pria yang menitip bayi kepada maruya tersebut. Namun pihak kepolisian belum mau buru-buru mengambil keputusan,di karenakan ingin mengutamakan keselamatan bayi,sehingga bayi malang tersebut masih di rawat di rumah sakit umum daerah arga makmur.

 “Kami masih mau mendalami. Termasuk memastikan apa benar ketiga orang itu keluarga si bayi,saat ini kami masih mengutamakan keselamatan bayi” tutup Jufri.(BEN)