Connect with us

Random

Adi Rosadi | Warna Cinta

Published

on

kenapa wajahmu berkabut, sayang
bukankah secangkir kopi telah dicumbu
singkong rebus pun tersaji di imaji
senyumlah, biar ranum pipimu membakar
luka-luka hingga segala
jingga

bukankah kau mengais kata
bahwa semua pasti berjubah indah
kala yakin-doa dipegang
tapi mengapa kau bertudung hujan
atau sudah lupa?

jangan bergerimis, sayang
meski aku tak sempat bercerita tentang malam
tapi aku akan tetap bersama
walau kutahu dirimu adalah daun
yang gugur ditebas angin
aku tetap cinta pun segala membekas
di tubuh tak bermusim

singkirkan resah-gelisah, sayang
biarkan pandang menembus ke depan
meski kita tak merangkai bunga di dada kembali
yakinlah aku akan tetap hidup di langkahmu

Adi Rosadi
Galudra, 2013

Garuda Citizen truly of Indonesia » politik, hukum, sosial, wisata, budaya, dan berbagai berita peristiwa menarik dan penting untuk dibaca.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply