8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

0
583

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di lewati 8 Desa, jalan tersebut bernama jalan Genting Surian.
“Jalan Genting Surian ini di bangun pada tahun 2009 yang lalu masa kepemimpinan Bupati Bando Amin, jalan ini digunakan oleh 8 desa yaitu Desa Cugung Lalang, Tanjung Alam, Lubuk Penyamun, Bumisari, Meranti Jaya, Pulo Geto, Durian Depun, dan Simpang Kota Bingin, Jalan ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Rejang Lebong, serta menghubungkan Kecamatan Merigi dan Kecamatan Ujan Mas, jadi kami masyarakat 8 desa sangat berharap jalan sentral pertanian dan perkebunan ini dapat di bangun dan disempurnakan,” harap Sumantri.

Proposal Pengajuan Perbaikan Jalan Tahun 2017 (Dok.BedahBerita.Co.Id)

Lanjut Sumantri, dulu pada zaman pemerintahan Bando Amin daerah yang melewati jalan Genting Surian ini merupakan lokasi percontohan atau pilot project Dishutbun Kepahiang. Jadi pertanian dan perkebunan disini maju pesat.
“hingga saat ini para petani sangat berharap jalan ini di perbaiki untuk melancarkan transportasi pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan,” ujarnya.

Untuk Perbaikan ini pihak Genting Surian sudah dua kali memasukan proposal permohonan perbaikan jalan.
“Kami sudah dua kali memasukan proposal permohonan perbaikan jalan ini selama kurun waktu 4 tahun ini namun tidak ada tanggapan sama sekali jangankan di bangun, dilihat saja tidak, jalan dengan panjang 3,2 KM dan lebar 6 Meter ini sangat kami butuhkan, karena sekarang melalui binaan organisasi petani Genting Surian perkebunan dan pertanian sudah lebih baik lagi, baik perkebunan kopi maupun kebun jeruk gerga pilot project dari pusat. Jadi untuk pemerintahan Kabupaten tolong lirik kami, karena kami mendapatkan info akan ada pembangunan jalan tahun ini karena Kepahiang mendapatkan pinjaman dari SMI yang katanya untuk jalan, kami ini 8 desa dan masyarakat petani yang sangat membutuhkan jalan yang layak untuk membawa hasil pertanian dan perkebunan kami, Sedangkan jalan Genting Surian ini dengan panjang 3,2 km itu merehap dan peningkatannya paling tinggi 2 M biayanya, semoga pak Bupati dapat memberikan tanggapan,” ujar Sumantri.

Kondisi Salah Satu Jalan Yang Diajukan Untuk Perbaikan (Dok.BedahBerita.Co.Id)

Saat di minta tanggapannya terhadap keinginan masyarakat 8 desa tersebut, Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid MM.IPU mengatakan bahwa, untuk pembangunan jalan jalan yang ada di Kepahiang, ada beberapa bagian diantaranya yang di bangun dengan dana DAK (pusat), APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten. “Cuma sejujurnya saya tidak hafal penganggaran jalan yang mana yang akan dibangun Tahun anggaran 2020 yang akan datang. Dalam arti mana mana yang dibangun dari dana DAK Fisik (Pusat), mana akan dibiayai dari APBD Propinsi Bengkulu dan mana yang dibiayai APBD Kabupaten Kepahiang. Untuk lebih detailnya tanyakan ke Kadis PU Rudy Sihaloho,” jelas Bupati.

Sementara Plt Kadis PU Kabupaten Kepahiang Rudi Andi Sihaloho ST mengatakan bahwa Sebenarnya pemerintah Kabupaten Kepahiang mau menganggarkan semua jika bisa, namun pemerintah perlu mempertimbangkan keterbatasan anggaran, makanya digunakan skala prioritas. Dimana skala prioritas itu sendiri menurut Rudi berdasarkan beberapa bagian yaitu, sangat mendesak, mendesak, dan penting. Untuk anggaran tahun ini jalan Genting Surian belum termasuk jalan yang akan dibangun.
“Sementara ini belum kita masukkan dianggaran 2020, tapi tidak menutup kemungkinan dianggarkan di tahun 2020, Karena pembahasan RKA dan Perda APBD 2020 akan dilaksanakan minggu depan,” Ujar Rudi.(bcp)