Kota Pekalongan- Sebanyak 18 Seniman Rupa Kota Pekalongan, Sabtu (25/11) akan menggelar pameran Galeri Seni Rupa terbuka. Rangkaian acara ini akan berlangsung selama 5 hari dimulai tanggal 25 hingga 29 Nopember 2017, yang di pusatkan di halaman Musium Batik Kota Pekalongan. Sesuai acara pembukaan pamemeran pada pukul 15.00 wib,dan akan di buka langsung oleh Wali Kota Pekalongan ( jika tidak berhalangan )

Heri Panjang selaku penggagas acara tersebut mengatakan, bahwa penyelenggaraan pameran ini semua bermuara dari para Pelukis Kota Pekalongan. Dengan konsep kemandirian yang tertanam dalam jiwa pelaku seni dan kekuatan idiologi sebagai seniman seni rupa serta karya yang tak bisa dibatasi,”kami memiliki ruang apresiasi”.

Lebih lanjut Heri memaparkan dimana penyelenggaran pameran ini bermaksud mengedepankan kebersamaan,mengajak seluruh masyarakat seni bisa bersatu dan saling mengapresiasi. kami komunitas seni rupa menggagas pelaksanaan pameran ini, semua kami lakukan secara mandiri. Dengan biaya patungan dari masing masing seniman seni rupa.

Disinilah kami berani membuktikan, jika kami memiliki karya tinggi yang bisa dibanggakan. Dan untuk mensuksekan kegiatan tersebut kami tidak mengandalkan bantuan Pemerintah atau “lembaga lain yang berkedok kesenian”. papar heri

Sama halnya yang diutaran Arifin Jombor, ia yang sudah jauh melintang, lalang buana dalam duania seni rupa bersama rekan rekan seni rupa lainya. Hanya bisa berpengharap seluruh komponen pelaku seni bisa saling merapat,meyatu dalam derap jiwa kesenian dengan menjunjung tinggi sebuah karya. Ia juga mengatakan jika ada lembaga kesenian seharusnyalah dijalankan sesuai mekanismenya  secara baik. Katanya.

Dari sisi lain Rida Sounda Musisi juga pengelola Warung Apresiasi Seni ( Wapress ) juga berkomentar, bahwa Kota Pekalongan sebenarnya tidak krisis karya seni. Kota Pekalongan memiliki banyak ragam kesenian yang eksistensinya ada. Hanya Pemerintah kurang dalam memberikan ruang apresiasi, kurangnya kepercayaan terhadap kesenian lokal sendiri, yang semestinya harus diperjuangkan, dibina secara benar dan baik sebagai aset budaya daerah.

Berikan kepercayaan untuk berkarya dan mewujudkan karya terbaik yang bisa menjadikan kebanggaan Kota Pekalongan, sehingga setiap ivent budaya karya kesenian lokal daerah bisa diandalkan. Rida Sounda juga sangat mengapresiasi dalam pelaksanaan pameran seni rupa terbuka yang diselenggarakan oleh komunitas seni rupa. Bahkan ia bersama komunitasnya juga akan turut meramaikan sebagai bentuk kesatuandan kebersamaan. Selain musik juga seni lainya yaitu Sastra dan teater bakal turut mengapresiasi untuk mensukseskan acara tersebut. papar rida. ( HL )