WONOSOBO – Kepala Tim Search And Rescue atau SAR Kabupaten Wonosobo, Muha’il Effendi mengatakan bahwa status gunung Sindoro sampai saat ini masih aktif normal,

Hal tersebut merujuk berdasarkan laporan dari Pos pemantauan Sindoro Gentingsari. “Status Gunung Sindoro yang aktif masih dalam tataran normal dan tidak perlu dikhawatirkan oleh masyarakat.

Akan tetapi, di himbau khususnya kepada para pendaki untuk tidak berada pada bibir kawah dalam jarak dekat”, papar Mua’il kepada Garuda Citizen.

Sementara, hujan deras yang cukup lama ditambah angin kencang terus mengguyur gunung Sindoro pada Rabu sore (29/3), mengakibatkan naiknya asap sulvatara atau asap belerang yang berasal dari kawah.

Asap tersebut terbawa oleh angin kearah Selatan. Sekitar pukul 6 petang sampai dengan 10 malam.  Dalam situasi seperti itu warga dibeberapa tempat seperti Kecamatan Kertek sampai dengan Adiwarno Selomerto sempat dicemaskan oleh bau asap yang cukup menyengat tersebut.

Namun, menurut Muha’il, asap tersebut tergolong aman, sehingga tidak membahayakan. “Setelah mendapat informasi dari pos pantauan Gentingsari bahwa Sindoro aman, anggota kami dari SAR membantu menenangkan masyarakat supaya tidak resah.

Hal itu karena tidak menunjukkan kenaikan terhadap kegempaan di Gunung Sindoro, sedangkan asap Sulvatara jika diatas membahayakan, tetapi kalau sudah di bawah Gunung tidak membahayakan, sehingga aman“, Tegas Muha’i (Arintoko)