Cinta dan Rasa Dalam Puisi Aksara Syair Dhinasti

0
1520

Aksara Syair Dhinasti, cinta adalah anugrah yang perlu disyukuri dan diterima dengan ‘RASA’ dimana cinta tak memberikan batas namun ada batasan. Cinta itu juga yang menghadirkan rasa, kasih sayang tidak hanya pada seseorang, tapi cinta dengan segala rasa juga terhadap orang tua yang di sayangi, memberikan jalan untuk mengerti arti cinta yang sebenarnya. Inilah puisi puisi  Ara yang ingin membawa pada perasaan ‘RASA’

“CINTA”

Menabur benih-benih cinta

Disetiap titik luka yang belum sempat kering, oleh rasa

Padanya kuncup bunga tidakkah masih setia

butir bening air mata

Menui sejarah cinta

Rindu katanya

Sayang janjinya

Setia ikhrarnya

Namun,namun

Luka oh terjahit luka

Oleh rayu kata-kata cinta.

Begitukah cinta yang bukan rasa

_*_

“SENJA”

Kau pikat hati ini dengan bahasa jiwa

Layu kemarin tersiram sudah olehmu senja

Langkah bersanding

Bawakan teduh hati

Dibias jingga merona bahagia

Burung-burung bernyanyi dalam pelukan senja

Malam berteduh rindu.

-Ara-

“DAUN MENUA”

Ringkih langkah tertatih

Garis-diwajahnya

Mewakili usia senjamu

Tajam sorot matamu

Tak pernah lelah engkau memberi semangat

pada generasimu daun waktu menghitung hari-hari

Dalam nafas berat

Senyum itu tak pernah berubah

Rebahlah rebahlah ayah

Lepaskan semua lelahmu

kami ikhlas bila sudah kehendak-NYA.

-Ara-